Aku sungguh sangat bersyukur karena Engkau begitu nyata dalam setiap kehidupanku dalam setiap apapun yang aku lakukan, Kau selalu besertaku..
Setiap jalanku Kau maklumi..
Tuhan, terima kasih atas teguran-teguran yang Kau berikan membuatku lebih yakin lagi bahwa Kau adalah Allah satu-satunya yang begitu hidup dan tetap memaklumiku yang sering menyimpang dari jalanMu.
Yang begitu mengerti keadaanku di saat segalanya menjadi berantakan di saat segalanya ada di luar kendaliku di saat kenyataan kadang tak sesuai dengan apa yang kuinginkan..
Terima kasih atas orang-orang yang hanya singgah dalam kehidupanku dan membuat segala sesuatunya menjadi berantakan, yang merusak hari-hariku dengan kehadirannya :)
Terima kasih atas segalanya Tuhan..
Tuhan pernahkah Kau berpikir merasa lelah dan tak sanggup lagi memeliharaku sebagai anakMu?
Aku sering membuat-Mu terluka, membuat-Mu menangis, membuat-Mu menghela nafas panjang karena jalanku yang menyimpang..
Setiap hari selalu membuat-Mu kecewa..
Kenapa Tuhan Kau begitu sangat menyayangi aku anakMu yang begitu susah untuk diatur?
Tuhan kenapa Engkau selalu hadir di saat kesukaranku tapi di saat Kau memberikan berkat yang melimpah kepadaku mengapa aku tak pernah mengingatMu?
Berdosanya diriku.. Aku malu Tuhan untuk datang kepadaMu..
Setiap hari diberikan berkat yang melimpah, entah itu kesehatan, entah itu materi, entah itu orang-orang yang berada disekitarku dan menyayangiku, tapi sering juga tak kugunakan untuk bersyukur kepadaMu..
Berkat yang melimpah, kehidupan yang layak, di saat semuanya bisa kudapatkan dengan mudah, mengapa aku tak berjalan bersama-Mu?
Mengapa aku berusaha berjalan sendiri tanpa-Mu?
Tapi di saat kesukaran itu datang kenapa aku mencari-Mu?
Dan mengapa Engkau tetap menerimaku?
Aku tak layak menjadi anak kebanggaanMu..
Aku tak layak menjadi anak kerajaan sorga..
Aku tak dapat mengubah dunia..
Aku tak mampu menjangkau jiwa-jiwa yang terhilang, aku tak mampu Tuhan, aku tak dapat melakukan apa-apa..
Seketika itu Tuhan mendengar setiap keluhan-keluhanku dan memberikan aku pengertian, Ya seperti Bapa kepada anaknya..
→ Continue



