PADA AKHIRNYA SIAPA YANG MENANG?

6

Category : Simply Articles

winners_diceBerkali-kali kita udah bahas berbagai sisi tentang perjuangan anak-anak Tuhan. Kita tau kalo setiap anak Tuhan pasti ngalamin yang namanya pertempuran secara rohani (Artikel Everyone’s Battle), kemudian kita bahas dari dua sisi supaya adil antara pertempuran yang dihadapi oleh setiap kaum cowok (Every Boy’s Battle) dan pertempuran yang dialami oleh setiap kaum cewek (Every Girl’s Battle). Bahkan sebelum itu juga kita tau kalo keinginan daging itu berperang melawan keinginan roh, tapi kita harus pilih untuk menang (Choose To Win) melawan kedagingan dan tunduk pada keinginan roh.

Masalahnya adalah…

Banyak anak Tuhan akan mulai bertanya-tanya, gimana kalo aku kalah? Gimana kalo aku gagal lagi ngadepin pertempuran ini? Gimana kalo aku nggak kuat?

Pasti yah setiap kita pernah ngalamin kegagalan dalam peperangan melawan kedagingan kita. Nggak jarang juga loh kita jatuh untuk yang kedua kalinya, ketiga kalinya, bahkan untuk yang kesekian kalinya dalam kesalahan yang sama. Saat kita jatuh, satu hal yang muncul dalam pikiran kita adalah “duh aku nggak layak”, atau “Tuhan pasti marah banget sama aku.” → Continue

Seandainya Saya Superman

1

Category : Pojok Tukang Bakmi, Simply Articles

Saya akan bingung…bukan bingung mau ganti kostum yang model gimana karena saya enggak akan mau pake kostum superman logomodel lama dengan celana dalam merah diluar. Tapi bingung mau melakukan apa? Punya kekuatan yang besar memang bagus, tapi apa yang harus dilakukan dengan kekuatan yang bisa menjungkirbalikkan dunia ini?

Hmmm…superman kan pahlawan kebenaran yang melawan kejahatan kan? Jadi gimana kalo saya melawan kriminalitas saja? Nangkepin penjahat di seluruh dunia?

Masalahnya, penjahat itu yang mana yah? Memang ada tukang rampok atau preman terminal yang emang jahat, tapi kan ada juga orang yang nyuri karena terdesak kebutuhan, misalya untuk biaya makan anak di rumah. Masa superman nangkap mereka juga? Kan harusnya dibantu?

Kalo gitu sekarang nyari preman-preman aja lah. Tapi, menangkap mereka juga enggak akan menyelesaikan masalah. Mereka jadi preman bukan karena terlahir dengan muka preman, tapi seringkali juga karena kemiskinan membuat mereka mengambil jalan pintas. Selama ada kemiskinan, tentu saja akan selalu ada kejahatan. Kalau perut lapar, urusan benar dan salah itu nomor 2.

Baik, karena akar kriminalitas adalah kemiskinan, berarti sebagai superman saya harus memberantas kemiskinan kan? Daripada ngegunting daunnya lebih baik dicabut akarnya sekalian kan?Gimana caranya memberantas kemiskinan yah? Cara paling gampang mungkin meniru rekan superhero lain, Robin Hood. Tapi masa superman mencuri? Biarpun untuk orang miskin tapi kan tetep aja mencuri. Lagipula , dalam jangka panjang enggak akan ada orang yang mau berusaha bekerja menjadi kaya karena nanti kalau sudah kaya pastinya dirampok. Lebih baik diam dan menunggu superman membawa hasil rampokan. Gimanapun juga enggak boleh seorang superman yang menjadi simbol kebenaran memakai cara salah untuk mencapai hasil yang baik. Kalau orang lain juga meniru dengan melakukan cara yang salah untuk mencapai hasil yang mereka anggap baik, gimana caranya superman mau melarang? → Continue

EVERY GIRL’S BATTLE

2

Category : Simply Articles

girl emotion1Hi FOSters! Setelah beberapa waktu yang lalu kita ngebahas tentang Every Boy’s Battle. Nah sekarang giliran kita ngebahas tentang Every Girl’s Battle!

Apa sih yang menjadi peperangan rohani buat kebanyakan cewek-cewek? Walaupun ada sebagian cewek-cewek yang mengalami peperangan rohani yang sama seperti cowok-cowok (dalam hal dosa pornografi dan masturbasi) Tapi ada jenis peperangan rohani yang kayanya hampir semua cewek ngalamin.. anehnya cewek-cewek kebanyakan enggak nyadar loh kalo itu adalah sebuah pergumulan yang harus dimenangkan! Kebanyakan dari kita menganggap hal itu adalah hal yang wajar.. Jadi faktor apa sih sebenernya yang seringkali bikin kita ‘jatuh’? Ada 2 guys “Emosi” dan “Lidah”.

Sebagai kaum perempuan kita paling sulit yang namanya mengendalikan emosi. Kita bisa sering banget yang namanya tiba-tiba marah, tiba-tiba ngambek, tiba-tiba BT , apalagi kalo pas lagi masa PMS (beberapa hari sebelum haid) bawaannya mungkin kita pengen marah-marah terus tanpa alasan. Akhirnya jadilah kita melampiaskan kemarahan kita kepada orang-orang di sekitar kita, entah itu orangtua kita, saudara kita, sahabat kita atau mungkin pacar kita. Saat kita sedang berada pada masa itu kita pengen semua orang mengerti bahwa emosi yang ditimbulkan adalah sebuah hal yang ‘Wajar’ karena pengaruh hormon yang sedang berubah. → Continue

Di Balik Sebuah Lagu

1

Category : Lifestyle, Simply Articles

note_symbol_1Hmmm, lagu itu apa sih? Lagu itu yang sedang terjadi sama orang bingung antara ya atau tidak, ya ga sih?? Hahaha,,itu sih ragu alias ragu-ragu ya (jayus yak??? Hehehe). Di dunia ini mungkin ada ribuan atau jutaan bahkan bisa lebih lagu tercipta. Lagu tercipta dilatarbelakangi dengan banyak perbedaan. Ada yang menciptakan lagu karena terinspirasi sama seseorang atau sesuatu atau terhadap kejadian yang pernah terjadi. Bisa juga lagu dilatarbelakangi sebuah curahan hati seseorang akan kasih yang ia punya atau orang yang dicintai (uiihh,, so sweet *-*). Seperti halnya juga lagu rohani. Pencipta lagu rohani menciptakan lagu rohani terinspirasi dari karya tangan Tuhan di hidup mereka. Disini, aku mau bahas latarbelakang beberapa lagu rohani yang mungkin sudah agak jadul, hehehe, dan mungkin sudah sedikit terlupakan. Aku kagum akan kisah cerita dibalik lagu ini. Mau tau apa lagunya dan ceritanya? Yuk, baca selanjutnya.

Ada yang sudah pernah dengar lagu “It Is Well With My Soul”? Yup, itu Lagu dikarang oleh Horatio Spafford. Lagu itu adalah salah satu Lagu himne NKB 195. Lagu ini diciptakan oleh Horatio setelah kejadian-kejadian traumatik yang dialami oleh Horatio. Yang pertama adalah kematian putra satu-satunya pada tahun 1871, lalu tak lama setelah itu terjadi kebakaran besar di Chicago yang menghancurkan keuangannya (Horatio adalah seorang pengacara sukses sebelumnya). Tahun 1873, ia berencana untuk bepergian bersama keluarganya dengan S.S Ville Du Havre (nama kapal), tetapi akhirnya ia menyuruh keluarganya pergi duluan karena masih ada pekerjaan. Sampai suatu hari, Horatio menerima telegram dari Wales- waktu itu tahun 1873- yang ternyata dikirim oleh Anna, istrinya dan hanya berisi dua kata. Saved. Alone (Selamat. Seorang diri). Ternyata, kapal yang ditumpangi oleh istri dan keempat putrinya (Annie, Maggie, Betsy, Taneta) mengalami kecelakaan dan tidak bisa diselamatkan. Horatio bergegas pergi ke Wales untuk mengunjungi istrinya. Di sepanjang perjalanan menyusuri samudera Atlantik, suatu malam, sang kapten kapal memanggil Horatio untuk menunjukan bahwa mereka berada di lokasi tempat tenggelamnya Ville Du Havre, kapal yang ditumpangi oleh istri dan anak-anaknya. Horatio memandang lokasi itu. Dan, hatinya tersayat. Waktu itulah ia menulis syair di bawah ini : → Continue

EVERY BOY’S BATTLE

5

Category : Simply Articles

Pastinya dong kita semua udah tau kalo peperangan rohani itu dialami oleh setiap anak Tuhan. Kita yang menyandang status sebagai “anak-anak Allah”, mau nggak mau juga pasti terlibat dalam sebuah pertempuran melawan iblis dan kuasanya. Satu hal yang perlu kita pegang baik-baik bahwa kuasa iblis udah dilucuti dalam pengorbanan Tuhan Yesus buat kita di atas kayu salib, so, iblis nggak punya kuasa lagi atas hidup kita.

Kali ini kita akan bahas peperangan rohani dari sisi seorang cowok. Apa sih pergumulan terbesar yang dihadapi oleh anak-anak cowok dalam hidup rohaninya?

Kalo kita membaca buku “Every Young Man’s Battle” yang ditulis oleh Fred Stoeker dan Stephen Arterburn, kita akan tahu kalo banyak anak cowok bergumul dalam satu hal yang sering menjadi kejatuhan terbesarnya, yaitu dosa seksual!

Walaupun nggak seluruhnya anak cowok terikat dengan dosa ini, tapi sebagian besar anak cowok menurut statistik sekitar 78 persen laki-laki di dunia pernah jatuh ke dalam dosa seksual, dan hal ini diulanginya lagi dan lagi. Dari 78 persen itu, 72 persennya mengaku kalo diri mereka adalah orang yang cukup rohani. Guys, begitu banyak anak cowok yang jatuh ke lubang yang sama lagi dan lagi. Dalam hal apa? Plis kaum wanita, jangan kaget dengan kenyataan ini, kami kaum pria banyak bergumul dalam dua dosa utama : pornografi dan masturbasi.

Apa itu pornografi? Pornografi berasal dari kata dalam bahasa Yunani “porneia” yang berarti “kedagingan” atau “percabulan”. Jelas banget kalo pornografi itu adalah sifat kedagingan (hawa nafsu yang sesat) yang dikerjakan seseorang untuk mendapatkan kepuasan seks dengan cara yang nggak berkenan di mata Allah. Sedangkan “masturbasi” adalah suatu cara pemuasan kebutuhan seks yang dilakukan dengan diri sendiri atau dengan benda mati.

Menjijikkan? Ya, jelas itu menjijikkan dari segi definisi. Kenapa kita bahas ini secara terbuka, supaya kita tahu bahwa ini seringkali adalah “musuh terselubung” bagi kaum pria yang ditutupi dengan berbagai macam alasan. Apa contoh alasan-alasan itu?

Contohnya, banyak pendapat sesat dari teman-teman kita yang bilang “Eh, anak cowok tuh wajib tahu yang beginian. Kalo nggak tahu, lo bukan pria sejati!” Atau pendapat lain yang berkata “pornografi dan masturbasi itu wajar banget kali, kan hormon kita lagi menumpuk, jadi wajar aja kalo kita lampiaskan. Kalo ditahan terus gue bisa gila!”

Dengan alasan-alasan ini, kaum cowok tidak lagi menganggap pornografi dan masturbasi sebagai penyelewengan seks, tapi dianggap sebagai hal yang wajar. Ok, let me tell you the truth.

Pertama, seks itu kudus di mata Tuhan. Hubungan seks itu hanya dapat dilakukan dengan pasangan kita setelah kita menikah. Di luar itu, segala bentuk hubungan seks adalah penyelewengan. Ini prinsip yang harus kita pegang. “Loh, kan gue nggak berhubungan seks, cuma melihat gambar-gambar yang bagi gw wajar lah di mata cowok.” Gimana tuh? Guys, Tuhan Yesus berkata sangat tegas kepada kita bahwa “Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. (Matius 5:28). Dalam segala hal yang berkaitan dengan pornografi, selalu ada “memandang lawan jenis (termasuk membayangkan)”, dan “mengingininya”. Di hadapan Tuhan, ini adalah bentuk perzinahan.

Kedua, alasan yang sering dipakai oleh setiap cowok dalam perbuatan dosa ini adalah “ini kan pengaruh hormon, jadi wajar dong!”

Guys, ada yang dinamakan kehidupan seks yang “wajar”, tetapi ada juga kehidupan seks yang “dipancing”. Kehidupan seks akibat hormon yang wajar nggak akan membawa kita jatuh ke dalam masturbasi lagi dan lagi. Kalo ada beberapa di antara teman-teman yang berpikir kalo kebiasaan buruk masturbasi itu akan hilang dengan sendirinya saat setelah menikah, itu adalah sebuah kesalahan. Kalo kebiasaan ini nggak dipatahkan sejak masa muda kita, kebiasaan buruk ini akan terus berlanjut sampai kapanpun.

Anak cowok seringkali “membiasakan” dirinya untuk menganggap masturbasi itu wajar, karena hormon, dan nggak ada seorang cowok pun yang bisa lepas dari pornografi dan masturbasi karena ini “pasti” dialami setiap lelaki. Kalopun ada yang nggak melakukan ini, dia dianggap aneh. Padahal kenyataannya, masturbasi itu adalah hasil dari “gejolak hormonal yang menumpuk” dan bukan yang wajar. Pertanyaannya, kenapa bisa terjadi “gejolak hormonal yang menumpuk?”

Well guys, berapa di antara kita yang sadar, saat kita bangun pagi dan melihat ke arah rumah tetangga, ternyata ada anak gadis rumah sebelah dengan hot pants dan tank top sedang senam pagi, itu satu poin dalam gejolak kita. Lalu kita buka majalah kesehatan, sampailah pada rubrik iklan pakaian olah raga yang serba minim, itu poin kedua dalam gejolak kita. Lalu kita pergi ke kampus, ke sekolah, atau ke kantor, berpapasan dengan seorang teman wanita yang cantik dan lumayan berisi badannya, kita perhatikan dia dari ujung gang yang satu ke ujung gang yang lain, itu poin ketiga dalam gejolak kita. Setelah pulang dari aktivitas seharian, kita nyalakan televisi, kita nonton box office movie di salah satu stasiun tv swasta, dengan pemain wanita yang pakaiannya agak terbuka, itu poin selanjutnya dalam gejolak kita. You know, engkau sedang mengumpulkan poin untuk kembali jatuh ke dalam ikatan masturbasi. Poin-poin yang kita kumpulkan dan kita biasakan itulah yang sebenarnya akan membuat gejolak hormonal, dan sekali lagi itu bukanlah kehidupan hormonal yang wajar. Ini adalah kehidupan seks yang “dipancing”. Dengan kumpulan poin itu, paling lama tiga minggu, dan paling cepat malam itu. kita akan mudah jatuh lagi kepada masturbasi.

Ayub membuat satu pernyataan yang mengandung komitmen: “Aku telah menetapkan syarat bagi mataku, masakan aku memperhatikan anak dara?” (Ayub 31:1). Kata-kata “Aku telah menetapkan syarat bagi mataku” itu adalah sebuah komitmen dari Ayub untuk menjaga kekudusan hidupnya. Mulai dari menjaga pandangan mata terhadap lawan jenis, kita memperkecil peluang untuk jatuh ke lubang yang sama lagi.

Sahabat-sahabat, para cowok, kita semua menghadapi pertempuran. Ada satu hal yang perlu kita semua tahu, pertempuran ini bukanlah pertempuran yang tidak mungkin untuk dimenangkan! Kita bisa menang menghadapi dosa pornografi dan masturbasi ini. Dalam setiap pertempuran apapun yang kita hadapi, yang kita perlukan adalah strategi yang tepat untuk memenangkannya, dan strategi yang ampuh adalah dengan menjaga mata kita tetap kudus.

Guys, ada satu berita yang sangat penting di sini. Selama kita masih terus fokus pada dosanya, kita akan terus jatuh. Saat kita melihat pada betapa hina dan kotornya kita setelah melakukan masturbasi, yang akan kita dapatkan hanyalah rasa hampa, kesepian, kekosongan, rasa nggak berguna, yang justru akan membawa kita semakin jauh dari Tuhan. Lihatlah, dalam kondisi apapun kita, berita anugerah yang kita terima adalah bahwa Yesus telah menanggung semua dosa kita lunas di atas kayu salib, termasuk dosa pornografi dan masturbasi yang jadi pergumulan hari demi hari. Bro, selama kita ngerasa kita kuat berjalan sendirian tanpa anugerah Yesus, kita akan terus menerus jatuh. Pandanglah bahwa dalam peperangan ini, kita nggak sendirian! Kita punya Yesus yang berjalan di depan kita. Apa artinya? Artinya saat dosa menghadang, Tuhan Yesus telah lebih dulu berhadapan dengan kuasa dosa, dan Dia udah memenangkan pertempuran ini buat kita. So, di hadapan kita yang berjalan bersama Tuhan Yesus, dosa udah nggak ada kuasanya lagi, dosa jadi nggak menarik lagi, dosa jadi terlihat tidak berdaya dan benar-benar hilang kuasanya. Kita sebagai anak-anak cowok yang sangat berharga di hati Allah, biji mata Allah, kita bisa berkata dengan keyakinan iman bahwa “I’m free!” Aku telah bebas, aku nggak terikat lagi dengan pornografi dan masturbasi. And after that, jangan fokuskan pandanganmu kepada dosa-dosa itu lagi, tapi pandanglah pada Tuhan Yesus yang telah menang bagi kita. We believe bro, that you and I are free!

Bro, kita nggak akan bahas semua di artikel ini. Kalo mau tahu lebih jelasnya gimana langkah-langkah yang ampuh untuk melatih karakter kita menjauhi kejatuhan dalam pornografi dan masturbasi, kami dari FOS Community rekomendasikan untuk baca buku “Every Young Man’s Battle” tulisan Fred Stoeker dan Stephen Arterburn. (Bukunya bahasa Indonesia koq, dan mudah dicari di toko-toko buku Kristen terdekat). Kami juga baca buku ini dan merasa sangat dikuatkan, so kami mau bagikan berkat ini buat para cowok sekalian. Buka juga websitenya di www.everymansbattle.com .

Buat kamu-kamu (para cowok) yang mo curhat dengan kami para FOSters tentang hal ini, kirim aja curhatanmu via message facebook atau e-mail ke komunitasfos@gmail.com dengan subject “boyszone-everyboysbattle”. Curhatan kamu akan dibaca hanya oleh para FOSters yang cowok! Moga tulisan ini membuat kita semua penasaran tentang betapa besarnya anugerah Tuhan Yesus yang sanggup membuat kita menang atas dosa-dosa ini, dan kita semua terdorong lebih lagi untuk mengenal anugerah yang besar ini. Selamat berjuang dalam penyertaan kuasa Allah!

every young man's battle

EVERYONE’S BATTLE

3

Category : Simply Articles

EVERYONE’S BATTLE

Memilih untuk menang! Itu hal yang pasti setiap kita inginkan dalam hidup kita sebagai anak-anak Tuhan. Kita pasti kepingin banget hidup menyenangkan hati Tuhan, kepingin banget hari-hari kita memberi makna yang lebih, kepingin banget bisa bertahan punya hati yang on-fire, tapi lagi-lagi masalahnya kita sering banget menemukan kondisi yang membuat kita berkata: “Aku ingin lakukan yang baik, tapi kenapa selalu hal buruk yang aku perbuat?” Kita jatuh lagi, down lagi, kecewa lagi, bahkan kata-kata “bosaaan!!” mulai muncul di hati kita. “Aduh, berhenti berjuang aja deh, toh akhirnya gagal lagi-gagal lagi.”

Guys, seorang hamba Tuhan berkata “Kemenangan di alam roh, menentukan kemenangan di alam nyata.” Tanpa kita sadari, seringkali faktor  tidak memperhatikan kebenaran itulah yang membuat kita jatuh, karena kita hanya berpikir apa yang kelihatan aja. Sahabat, kita nggak hidup di dunia hampa kuasa, setiap hari selalu ada kuasa Allah dan kuasa iblis yang saling berperang di dunia ini, dan kita terlibat di dalamnya! Bohong banget kalo ada orang bilang “Gw ga ikut Tuhan, tapi juga ga ikut setan. Gw berjalan dengan kekuatan gw sendiri dan usaha gw sendiri!”.

Kenyataannya adalah sebagai anak-anak Tuhan, kita nggak pernah lepas dari pengaruh pekerjaan iblis dalam hidup kita sehari-hari. lman akan Yesus memungkinkan kita mau nggak mau juga ikut “berperang” melawan Setan yang berjuang dalam sejarah hidup manusia. Dalam iman yang sama, kita hidup sebagai “orang Kristen”. Tapi, kualitas iman anak Tuhan yang satu dengan yang lain berbeda-beda. Kualitas iman anak Tuhan yang ala kadarnya menjadi lahan subur bagi Setan untuk menjerat mereka.

Pertama-tama, Setan selalu kepingin mencari keuntungan dan kesempatan atas diri kita (2 Korintus 2: 11; Efesus 4:27) supaya kita nggak hidup di dalam kebenaran, yaitu keadaan manusia dalam hubungan yang semestinya dengan Allah. Lalu setan juga akan membuat kita saling menuduh sesama anak Tuhan, saling menyalahkan, saling benci karena menganggap kelakuan mereka itu salah karena mereka sendiri. Padahal jika kita tahu kalo anak-anak Tuhan semuanya sedang berperang, kita nggak akan selalu men-judge kesalahan orang-orang di sekitar kita. Itu semua nggak lain disebabkan karena banyak di antara mereka mengalami kekalahan dalam peperangan di zona rohani hidupnya. Masalahnya nggak banyak di antara kita yang peduli dengan sesuatu yang bersifat “rohani”, padahal sangat berbahaya kalo kita mulai membiasakan diri “memperbolehkan” iblis memakai hidup kita tanpa melawannya. C.S. Lewis bilang “cara terbaik bagi setan untuk menjerat manusia adalah dengan berkata pada manusia bahwa setan itu tidak ada!” Faktanya, kita nggak bisa lepas dari peperangan melawan Setan setiap hari. “Karena “Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.” (Wahyu 12:12).

Mau tau cara Setan menguasai manusia?

Kuasa Setan mencengkeram hidup manusia dalam banyak cara yang sering kali nggak kita sadari. Segala usaha yang dilakukan Setan untuk menjerat manusia untuk melawan Allah adalah ciri khas dan misi Setan. Sayangnya nggak setiap orang peduli akan hal ini. Ada pandangan umum bahwa kerasukan ya kerasukan, titik. Asal ada orang yang aneh, ditandai dengan macam-macam hal yang bukan miliknya, atau yang menguasai tubuh, itulah yang sering dinamakan dengan kerasukan. Kita harus hati-hati sekali menanggapi beberapa pendapat yang sering diterima umum dalam hikmat dan pengajaran yang nggak begitu dalam. Dalam tradisi Gereja dibedakan taraf-taraf kerasukan dalam empat macam cara Setan menguasai hidup manusia, dan faktanya, tahap-tahap ini selalu dilalui oleh setan kepada manusia, yaitu obsessio, oppressio, infestatio, dan posessio.

1. Obsessio
(obsideo, rnengurung, menguasai, mengikat, mengintai) adalah usaha Setan menguasai manusia dengan cara membuat pikiran dan karakter yang lumpuh. Di tahap ini, iblis melumpuhkan kehendak bebas dan iman kita akan Allah. Contohnya ada orang yang merasa dirinya “pemarah” dan itu “tidak bisa diubah, titik!” Itu adalah wujud keterikatan pertama manusia pada iblis. Begitu juga dengan sifat sensitif berlebihan, gampang tersinggung, pemurung, stress, selalu kuatir, memendam kepahitan, cengeng, penakut, pendendam, cenderung ingin membalas, keras kepala, suka pornografi, kecanduan seks, dan semua sifat-sifat lainnya yang “Alkitab nggak bilang bahwa itu baik, tapi kenapa masih dilakukan juga?”, nah itu tahap pertama kekuasaan yang kita berikan buat iblis menguasai kita. Tapi, sayang banget dalam hal ini banyak orang nggak peka untuk mencermatinya. “Wajar, gw orang suku B yang dasarnya pemarah” atau “wajar, gw emang orangnya gampang tersinggung karena adat daerah gw begitu”. Itu adalah tanda “silakan masuk, dengan senang hati” buat si iblis!

2. Oppressio
(opprimo, menindih, melemaskan, menghancurkan, memegang kuat-kuat tanpa melepaskan) berarti pelbagai siksaan fisik yang mengerikan berbentuk penderitaan, kesakitan fisik, tidak umum, menyangkut kesehatan badan, gerak dan perasaan dan relasi dengan orang lain. Peristiwa oppresio sangat biasa kita saksikan dalam hidup sehari-hari, misalnya orang yang tiba-tiba sakit dan nggak terdeteksi secara medis. Berapa di antara kita yang tahu bahwa “migrain” atau “sakit kepala sebelah” itu disebabkan karena stress berlebihan? Atau berapa yang tahu bahwa memendam kepahitan bisa menyebabkan penyakit paru-paru dan tuberculosis? Atau berapa yang tahu bahwa penyakit kanker adalah “sel tubuh manusia yang berontak terhadap dirinya sendiri”, sebab itu rasa tertolak, tidak mengampuni, dan hidup dalam ketakutan, bisa mempercepat penyebaran sel kanker? Ini tahap kedua, dan pastinya seringkali relasi kita dengan orang lain pasti berantakan karena hal ini.

3. lnfestatio
(infesto, rnerusak, menyerang, rnenjadikan tidak aman), lebih kuat dari pada oppresio. Roh-roh jahat itu biasanya bekerja dalam diri manusia dan mengikat kebebasan manusia untuk bertindak sesuai dengan keinginannya. Cara awal yang dilakukan adalah merusak apa yang asasi dalam diri manusia, yaitu kehendak bebas untuk bertindak dan imannya akan Allah. Ada orang yang karena dari kecil hidup dalam penyiksaan oleh orangtuanya atau trauma karena sesuatu, dia bisa menjadi orang yang dalam bahasa psikologinya “berkepribadian ganda” atau punya “alter ego”. Guess what? Ya, segala yang berkaitan dengan kerusakan kejiwaan atau masalah psikologi, itu adalah hasil kerja dosa dan iblis. Nggak percaya? Coba pikirkan, kenapa orang seperti itu bisa membunuh orang lain tanpa sadar? Apakah nggak ada hati nurani bekerja? Apalagi tuntunan Roh Kudus yang kita harapkan “berbicara jelas” bagi orang-orang ini, wah, sulit tuh.

4. Posessio
(possideo, memiliki, menguasai, menempati) merupakan “bentuk kerasukan paling berat yang berakibat dengan kehadiran Setan di dalam tubuh manusia, walaupun gejala kehadiran itu nggak tampak terus-menerus. Ada saat kritis ada saat rileks. Tampak suatu gejala sementara menguasai pikiran, kehendak dan perasaan manusia. Bisa muncul reaksi yang kuat sekali. Orang bisa berbicara dengan bahasa yang tidak ia kenal, sering menampakkan kekuatan fisik yang luar biasa, pengetahuan akan hal-hal yang tersembunyi dan akan pikiran orang lain, mengungkapkan kebencian yang luar biasa terhadap semua yang suci, ketidakmampuan untuk berdoa dan gejala yang lain. Kerja Setan yang tinggal dan menempati serta menguasai tubuh manusia sebagai miliknya inilah yang sering disebut a diabolo possideri (kerasukan setan). Kerasukan jenis inilah yang sering disaksikan oleh banyak orang. You know guys? Orang bisa kerasukan seperti ini bukan tanpa sebab, tapi melalui tahap-tahap dulu. Walaupun mungkin ia nggak melalui semua tahap, tapi ia pasti melalui tahap “obsessio” sebagai pembuka jalan bagi iblis. Tumpang tangan dan berkata “Dalam nama Yesus! Pergi!” atau pelepasan sampai berguling-guling di lantai, seringkali nggak akan menyelesaikan masalah kerasukan orang itu selama akar permasalahannya belum dicabut yaitu masalah keterikatan secara “obsessio” yang biasanya harus melalui sesi konseling yang panjang banget dan kelas-kelas pemulihan luka batin dan semacamnya, serta komitmen yang baru untuk tunduk pada pengajaran dan pemuridan di sebuah komunitas yang bisa menjaganya.

Melihat keempat cara Setan menguasai manusia berarti kita harus membuka hati untuk menyadari bahwa banyak perbuatan yang selama ini tanpa kita sadari menjadi celah bagi berkuasanya iblis dalam diri kita. Janganlah kita memandang rendah segala bentuk cara Setan – halus maupun kasar – menguasai hidup kita, dan jangan biarkan diri kita diikat, Tuhan nggak suka segala bentuk keterikatan bagi anak-anak-Nya. Memang, dunia cenderung membiarkan diri diikat oleh lblis. Namun, sebagai anak-anak Tuhan, apakah kita masih mau diikat iblis? Setiap hari, adalah peperangan bagi kita anak-anak Tuhan, dan setiap anak-anak Tuhan wajib berperang melawan iblis. Ini wajib militer kita, this is everyone’s battle!

Untitled-1

Lampu Lalu Lintas, Contoh Nyata Sebuah Pilihan

6

Category : Simply Articles

traffic_light_led2

Friends, pastinya kalian paham betul donk sama yang namanya lampu lalu lintas, banyak yang bilang lampu merah (padahal aslikan ka nada 3 warna yah, merah, kuning, ijo..hehehhee…).

Merah artinya berhenti, kuning artinya siap-siap or hati-hati dan hijau artinya jalan, betul kan ?? Dan peraturan ini belum berubah or direvisi kan ??

But sekarang, coba liat di jalan, di setiap ada lampu merah, perhatiin deh sekarang klo lampunya warna merah banyak yang kendaraan yang justru melaju dengan cepat dan malahan klo lampunya ijo malahan banyak yang berhenti (yang paling sering angkot tuh !!). Aneh banget kan??? Hehehehehe…. Aneh bin ajaib memang.

Nah skarang gimana niy dengan kita, apakah kita tetep “normal” menaati peraturan yang berlaku atau jadi ikutan “aneh” dengan ngerubah sendiri peraturan itu.

Banyak banget alasan yang dipakai untuk membetulkan “keanehan” ini, yang paling sering sih karena nanggung dah nge-gas, ada juga yang bilang karena lagi buru-buru, ada juga yang punya alasan ngga ngeliat lampu udah merah, dan yang lebih parah karena ngga ngeliat ada polisi di situ (hayooo…). Padahal kita sebetulnya udah tau persis untuk apa lampu lalu lintas itu dipasang. Demi keselamatan kita sendiri lho.

Akibat paling fatal adalah kematian/kecelakaan, tapi ternyata ada akibat lainnya, yang cenderung jangka panjang, yaitu habit / kebiasaan. Satu dua kali melanggar lampu lalu lintas dan aman-aman ajah (maksudnya ngga terjadi kecelakaan atau ketangkep polisi) membuat kita akhirnya meremehkan lampu lalu lintas itu dan jadi “hobi” ngelanggar lampu itu bahkan peraturan-peraturan yang lain. Dan klo memang ini dah jadi “hobi” akibatnya klo di depan ada kendaraan yang berhenti karena taat, wuiihhhh tuh klakson bakalan berbunyi terus ditambah teriakan atau omelan supaya yang di depan ikutan ngelanggar tuh lampu atau di suruh maju dikit. Nah loh, jadi tambah aneh kan, orang yang taat dan “normal” disuruh ikutan bahkan dipaksa tuk jadi “aneh”.

Lagi-lagi aku mau bahas tentang sebuah pilihan. Pilihan untuk taat atau melanggarnya. Perkara besar dimulai dari hal-hal kecil.  Ketaatan paling nyata sangat terlihat di jalan raya. Lihat deh seberapa banyak orang yang tetap taat, orang yang mencoba untuk taat, dan orang tidak tertarik pada ketaatan.

Saat nulis ini, aku jadi mikir dan merenung nih berapa kali yah aku melanggar lampu lalu lintas hari ini (..hehehhe…) dan setelah dihitung-hitung, ternyata 1 kali, dengan alasan lampu merah-nya ngga efektif dan karena jalanan di depan kosong. Tetapi yah tetap aja salah, dah ngga boleh dibenarkan apalagi sampe jadi kebiasaan. Karena aku mau berusaha taat dari hal-hal sederhana dan sehari-hari seperti ini. Soalnya nantinya pasti ini akan berdampak ke kehidupan nantinya. Aku mau berusaha tuk ngga kompromi dengan yang namanya ketidaktaatan dengan alasan apapun.

Untuk ngga taat sangat gampang, bahkan saat ini berbagai kondisi mencoba membuatk kita ga taat. Tapi akan ada konsekuensi yang harus dihadapi di depan sana, ada sebuah akibat yang mau tidak mau harus kita terima. Dan itu semua akan membangun karakter kita menjadi pribadi yang selalu memberontak, selalu menyalahkan orang lain dan selalu ingin didahulukan (egois) dan banyak karakter buruk yang lain. Yang lebih parah adalah kita menyepelekan peraturan bahkan sang pembuat peraturan itu. Dan bisa-bisa kita menyepelekan dan meremehkan Tuhan lho.

Setia dengan perkara kecil, maksudnya adalah taat pada hal-hal sederhana contohnya dalam berlalu lintas. Kenapa ?? karena dari hal-hal kecil dan sederhana inilah yang nantinya akan membentuk menjadi seperti apakah kita ini, membentuk karakter kita, membentuk kepribadian kita dan akan membawa kita berjalan dalam rencana dan rancangaNya.

Dan lagi-lagi ini adalah sebuah pilihan. Tuhan udah membuat blue print kita serupa dan segambar dengan Dia, apa maksudnya?? Tuhan telah mengangkat kita menjadi ciptaan termulia, membuat kita sangat berharga dan merancangkan apa yang terbaik untuk kita, baik karakter, pribadi, masa depan bahkan kepastian hidup. Rancangan Tuhan adalah damai sejahtera bukan rancangan kecelakaan, jadi yang terbaik itulah yang menjadi bagian kita.

Yang jadi pertanyaan, apakah kita akan memilih berjalan dalam rencanaNya atau menyimpang ke kanan dan ke kiri?

Dan sesungguhnya jawaban itu akan terlihat bukan dari perkataan kita, tetapi dari kesetiaan kita akan hal-hal kecil dan sederhana dalam hidup ini.

Sudahkan kamu memilih untuk taat hari ini ???

BY: ksw_fos

Memilih Untuk Menang

1

Category : Simply Articles

win lose dice

“Karena hidup ini adalah sebuah peperangan yang terus-menerus dan kita dapat memenangkannya hanya jika kita MEMILIH untuk menang.”

Setelah lahir baru apa sih yang ingin kita lakukan? Kebanyakan dari kita sebagai anak muda yang lahir baru seharusnya meninggalkan kehidupan lama kita donk. Pengen banget tuh ninggalin kebiasaan-kebiasaan buruk kita yang kita tahu kalo itu enggak berkenan di hadapan Tuhan. Tapi kok kayanya susaaaaah banget yah. Misalnya aja kita pengen jadi seseorang yang sabar, jadi orang yang enggak gampang marah atau mudah tersinggung, tapi yang ada susah banget buat mengendalikan emosi. Akhirnya tetep aja jadi orang yang sering marah-marah juga. Contoh yang lainnya, mungkin buat yang cowok-cowok pengen banget nih berhenti ngerokok atau berhenti nonton film bokep tapi godaannya tuh adaaaa aja yang membuat jatuh lagi, jatuh lagi di dosa yang sama dan itu-itu aja. → Continue