Di Balik Sebuah Lagu

1

Category : Lifestyle, Simply Articles

note_symbol_1Hmmm, lagu itu apa sih? Lagu itu yang sedang terjadi sama orang bingung antara ya atau tidak, ya ga sih?? Hahaha,,itu sih ragu alias ragu-ragu ya (jayus yak??? Hehehe). Di dunia ini mungkin ada ribuan atau jutaan bahkan bisa lebih lagu tercipta. Lagu tercipta dilatarbelakangi dengan banyak perbedaan. Ada yang menciptakan lagu karena terinspirasi sama seseorang atau sesuatu atau terhadap kejadian yang pernah terjadi. Bisa juga lagu dilatarbelakangi sebuah curahan hati seseorang akan kasih yang ia punya atau orang yang dicintai (uiihh,, so sweet *-*). Seperti halnya juga lagu rohani. Pencipta lagu rohani menciptakan lagu rohani terinspirasi dari karya tangan Tuhan di hidup mereka. Disini, aku mau bahas latarbelakang beberapa lagu rohani yang mungkin sudah agak jadul, hehehe, dan mungkin sudah sedikit terlupakan. Aku kagum akan kisah cerita dibalik lagu ini. Mau tau apa lagunya dan ceritanya? Yuk, baca selanjutnya.

Ada yang sudah pernah dengar lagu “It Is Well With My Soul”? Yup, itu Lagu dikarang oleh Horatio Spafford. Lagu itu adalah salah satu Lagu himne NKB 195. Lagu ini diciptakan oleh Horatio setelah kejadian-kejadian traumatik yang dialami oleh Horatio. Yang pertama adalah kematian putra satu-satunya pada tahun 1871, lalu tak lama setelah itu terjadi kebakaran besar di Chicago yang menghancurkan keuangannya (Horatio adalah seorang pengacara sukses sebelumnya). Tahun 1873, ia berencana untuk bepergian bersama keluarganya dengan S.S Ville Du Havre (nama kapal), tetapi akhirnya ia menyuruh keluarganya pergi duluan karena masih ada pekerjaan. Sampai suatu hari, Horatio menerima telegram dari Wales- waktu itu tahun 1873- yang ternyata dikirim oleh Anna, istrinya dan hanya berisi dua kata. Saved. Alone (Selamat. Seorang diri). Ternyata, kapal yang ditumpangi oleh istri dan keempat putrinya (Annie, Maggie, Betsy, Taneta) mengalami kecelakaan dan tidak bisa diselamatkan. Horatio bergegas pergi ke Wales untuk mengunjungi istrinya. Di sepanjang perjalanan menyusuri samudera Atlantik, suatu malam, sang kapten kapal memanggil Horatio untuk menunjukan bahwa mereka berada di lokasi tempat tenggelamnya Ville Du Havre, kapal yang ditumpangi oleh istri dan anak-anaknya. Horatio memandang lokasi itu. Dan, hatinya tersayat. Waktu itulah ia menulis syair di bawah ini : → Continue