TIPS MUDAH TUK HIDUP WAH !!!!!!

Category : Simply Articles

3d_team_leadership_arrow_concepta1

“Good Bye masa lalu…. Masa depan I’m coming  !!!!!”

Sadar ngak sih kebanyakan orang gagal karna nggak rela ngelepasin masa lalu. Susah banget gitu tuk say Good Bye ama masa lalu. Ada aja alesannya, yang masih keingetan gitu lah, yang malah jadi trauma gitu lah, ampe ada yang masih pengen balik ke masa lalu (klo bisa 1000 th sebelum masehi…). Hey, sadar!!!! Its impossible.

Kita nggak akan bisa ngeliat masa depan kita klo kita trus nengok ke belakang.

Coba aja klo lagi jalan trus kita nengok ke belakang, yakin deh pasti jatuh or nabrak sesuatu, Bener nggak?!!? Makanya jangan ampe deh kita “nabrak” sesuatu gara-gara kita liatin terus masa lalu kita , yang ada itu bakalan ngancurin masa depan kita.

Ada pepatah bilang “kita harus belajar dari masa lalu”, That’s true, tapi bukan berarti harus terus hidup dalam bayangan masa lalu. Inget bahwa apa yang Tuhan sediakan bukanlah apa yang ada di belakang kita, tapi jauh di depan kita. Walaupun kita ngerasa bahwa yang dibelakang is the best, tapi tetep aja “the best-nya” Tuhan tuh yang di depan sono. Jadi jangan lagi deh alesan ini itu tuk mau hidup di masa lalu… pokoknya Good Bye masa lalu….. Sepakat ?!?!

“Say : I Trust in God !!!!!!!”

Nggak cukup cuma ngelupain masa lalu n songsong masa depan klo ngak ngelibatin n percaya sama Tuhan. Karna yang ada masa depan kita akan seperti masa lalu kita. Kuncinya disini Trust In God. Susah apa gampang ya?? Ngampang kok klo boleh disimpulin intinya cuma 3 LIHAT, DENGAR, RASAKAN. LIHAT apa yang Tuhan tlah kerjain sama orang-orang yang percaya sama Dia (Pastinya baca Alkitablah!!!), DENGAR bahwa Tuhan adah ngubahin hidup teman-teman kita, n RASAKAN kasih Tuhan dalam kehidupan kita, caranya?!? Gampang aja coba tahan nafas selama 15 menit aja, klo tahan jago!!! See, yang penting untuk Trust in God butuh yang namanya NIAT. Trust in God and you will say “wow that’s amazing”.

“Anyone is Important…..but God’s plan is most important”

Maksudnya disini gini loh…….. jangan men-tuhankan seseorang, maksudnya hidup kita jadi dipengaruhi or terpengaruh banget sama pola hidup orang itu. Kita begitu mengidolakan orang itu sampe mo jadi kayak orang itu, klo orang yang kita idolain itu hidupnya sesuai dengan kehendak Tuhan, klo engak kan berabe. Nah yang penting itu kita sadar apa yang udah Tuhan rencanain buat hidup kita, walaupun kadang-kadang Tuhan make orang-orang tertentu tapi yang penting sadar betul apa yang Tuhan inginkan terjadi dalam hidup kita.

Jangan biarin orang lain yang ngontrol hidup kita, tapi usahain kita bisa ngontrol hidup kita sendiri tentunya dengan bantuan Tuhan juga. Dan yang penting disini kita perlu denger saran orang lain juga tapi jangan telen mateng-mateng. Mungkin perlu disaranin juga dalam bergaul ada empat tipe orang, Orang yang menambah, yang mengurangi, yang melipatgandakan, dan yang membagi…. Jalinlah persahabatan dengan orang yang menambah dan melipatgandakan ok.. bingung?!?!

“Have a right plan for life”

Ibarat pesawat terbang, kita hanya bisa membawa sejumlah beban, klo bawa semua beban yang ada ngak bisa terbang tinggi malah jatuh. That’s right perencanaan itu penting, mulailah prioritaskan apa yang paling penting untuk dilakukan. Kelola waktu kita, jangan kebanyakan or jangan kesedikitan. Untuk perencanaan ini butuh kebijaksanaan dan kerelaan. Bukan cuma waktu yang harus kita atur, tapi juga kita harus mengelola tenaga dan kreativitas kita. Klo boleh usul prioritasin Tuhan di no.1 karena itu suatu keharusan untuk dapat hidup sensasional.

Dan yang perlu diinget disini berani berkata “Tidak” untuk hal-hal yang di luar prioritas kita yang nantinya bisa ngabisih semua yang kita punya.

“Great life start from simple dream”

Bermimpilah selagi bisa bermimpi… hamper-hampir semua tokoh yang berhasil bermula dari mimpi. Mimpi disini bukan Cuma yang “pas tidur’ doank, tapi lebih kepada sebuah harapan. Mimpiin aja sebuah mimpi, maka kita akan dapet banyak keberhasilan. Tapi jangan hanya Cuma mimpi aja, tapi usahaain dan buktiin bahwa itu mimpi bisa jadi kenyataan, caranya?!? Ya usaha donk ok!!!!! Make your dreams come true….

Lakuin kelima saran itu n rasakan bahwa hidup kita jauh lebih baik n kita bakal ngeliat masa depan cerah menanti di depan sana. Klo masih bingung, saran gw sih BELI aja bukunya Paula White judulnya “ Saran sederhana untuk Hidup sensasional” terbitan Immanuel (yang di proklamasi or di klp. Gading itu low) coz sebagian besar saran diatas dirangkum dari buku itu.

Akhir kata selamat menempuh hidup baru yang wah dalam Tuhan. God Bless You.

Youth Evangelism Challenge

Category : Eventgelism, Simply Articles

Youth-Challenge

“Youth” dan “evangelism”, kedua kata yang sepertinya ngga mungkin dan jarang sekali terdengar bersamaan. Padahal seandainya kedua kata itu digabungkan, akan menjadi hal yang dahsyat banget lho.

Dulu, sebelum aku mengerti, menikmati, membaca bahkan terlibat dalam pekabaran injil, yang ada di kepalaku mengenai penginjilan adalah seorang pendeta berbaju lengkap (pakai jubah yang ada tanda salibnya gede di depan) membawa alkitab besar sambil bilang, “Bertobatlah, kerajaan Allah sudah dekat.”

Itulah yang tergambar di benakku saat aku mendengar kata penginjilan pertama kali. Semakin sering aku mendengar kata itu, bukannya semakin hilang gambaran awal tadi, tapi justru bertambah dengan adanya background sebuah bangunan yang ada salib tinggi menjulang dengan papan nama tertentu yang menunjukan nama gereja tertentu. Saat mendengar kata penginjilan, pasti timbul pertanyaan-pertanyaan seperti:

“mau diajak ke gereja mana lagi nih…”

atau

seperti “ iya deh, aku bertobat…”

atau bahkan “ Duh……playanan lagi??”

Aku merasa bahwa penginjilan identik dengan gereja tertentu, diajarin lagi tentang hal-hal baru, yang kadang agak aneh-aneh juga (dalam hal ini karena memang baru pertama kali merasakan), atau diajak ke sini atau ke situ. Apalagi klo udah pakai kata “Pelayanan”, wah susah deh untuk menolaknya.

Sebegitukah gambaran penginjilan di benak kita ???

Aku tidak tau dengan kalian, tapi bagiku dahulu gambaran tentang penginjilan adalah hal seperti itu, ditambah cerita-cerita tentang para misionaris yang melayani daerah-daerah terpencil, yang sangat susah dan sengsara tetapi bahagia. Aku ngga tau bagaimana gambaran itu bisa timbul, apakah karena aku yang buat sendiri, atau karena lingkungan sekitar yang mempengaruhi.

Tapi setelah aku mencoba mengerti, mendalami Firman Tuhan bahkan mengalaminya, pandanganku berubah. Penginjilan bukan hanya untuk orang-orang tua, bukan hanya untuk hamba-hamba Tuhan di atas mimbar, bukan hanya untuk para gembala sidang ataupun para majelis gereja, tapi penginjilan adalah untuk kita semua, muda-tua, pendeta atau bukan, majelis atau bukan, di atas mimbar atau hanya jemaat biasa. Saat kita mengakui Tuhan Yesus sebagai Juruselamat secara pribadi, saat itulah kita terpanggil untuk menginjil. Bukan saat kita bertambah tua, bukan saat kita ditahbiskan di gereja lokal, bukan saat kita jadi pengurus rohkris di sekolah, bukan saat kita jadi pelayan mimbar. Tapi saat kita menerima dan percaya akan keselamatan, kebenaran dan Janji Tuhan, saat itulah kita harus memberitakan keselamatan, kebenaran dan janji Tuhan itu. Penginjilan adalah hidupmu, bukan sekadar tugasmu.

Penginjilan bukan hanya saat kamu menyampaikan Firman di depan jemaat, bukan hanya saat kamu menulis artikel rohani, dan bukan hanya saat kamu jadi pelayan mimbar, main musik, jadi WL, jadi kolektan, jadi singer atau jadi penerima tamu. Saat engkau berada di kelas tidak ikutan untuk mencontek, itu juga penginjilan. Saat kamu lebih memilih untuk pergi setelah mengingatkan teman-temanmu saat mulai bercanda yang menyerempet ke arah jorok atau bahkan sedang membahas tentang sesuatu yang porno; saat kamu menjaga mulutmu untuk tidak mengeluarkan kata-kata yang kotor; sembrono dan segala macam isi “ragunan”; saat kamu mendisiplinkan diri untuk tidak terlambat; saat kamu membuang sampah pada tempatnya bahkan memungut sampah yang berserakan di jalan; dan bahkan saat kamu berusaha memaafkan seseorang yang melukai perasaanmu, itu semua adalah penginjilan. Penginjilan itu adalah gaya hidup, dan yang namanya gaya hidup sudah semestinya kita lakukan sehari-hari.

Tau kenapa saat kata “youth” dan “evangelism” digabungkan akan menjadi hal yang sangat dahsyat dan luar biasa, karena saat anak-anak muda menyadari bahwa penginjilan adalah gaya hidup, saat kita menyadari bahwa penginjilan adalah panggilan kita, dan bahwa penginjilan itu bukan hanya tugas tapi hidup kita, aku percaya pasti injil akan sampai ke seluruh dunia, sampai ke ujung bumi, bukan hanya sampai di RT/RW atau sampai di kelurahan dan kecamatan terdekat, tapi SELURUH BUMI, karena anak-anak muda dapat melakukan sesuatu yang dahsyat, powerful, kreatif, energik dan ngga kenal menyerah saat melakukan sesuatu. Akan ada banyak pensi-pensi, konser-konser, mading-mading, futsal-futsal, basket-basket, prestasi di sekolah, apapun itu, yang di dalamnya kita bisa memberitakan kebenaran Firman Tuhan, keselamatan dan janji Tuhan. Dahsyat kan, apalagi seandainya satu anak muda bisa memenangkan satu jiwa, each one reach one, widihhhh dahyat bung..

Lho kok jadi berhenti bacanya, jadi takut yah, apa bingung, atau malahan jadi tambah males denger kata penginjilan….waduh jangan donk..hehehhehe…

Ini dia niy yang jadi salah satu Challenge kenapa kata “youth” dan “evangelism” susah untuk bersatu. Kebanyakan “youth” dah agak gimana gitu saat denger kata “evangelism”, dan saat “evangelism” denger kata “youth” malah geleng-geleng. Jangan bingung yah, kita akan bahas kenapa kedua kata itu susah banget bersatunya.

Seringkali saat anak-anak muda ketemu sama kata penginjilan atau pelayanan, kata-kata yang sering keluar adalah kata “ntar aja deh” dengan berbagai versi dan alasan. Ada yang ngerasa belum siap, ada yang ngerasa belum “kudus”, ada yang karena males aja, ada yang karena pengen fokus belajar, ada yang karena belum berani, dan berbagai alasan lain yang kalau disebutkan satu persatu bisa jadi novel sendiri. Aku mau bilang disini adalah kesiapan bukan masalah keadaan dan waktu, dengar baik bro and sis, kesiapan adalah masalah kemauan dan kepekaan, mau untuk dipakai Tuhan, dan peka akan panggilan kamu. Nggak heran lho ada iklan di tivi yang bilang klo anak-anak muda sering dipandang sebelah mata, karena kebanyakan “ntar”-nya dan “tunggu”-nya. Apa yang mau dilihat, klo entar-entar terus. Doa pada Tuhan supaya kerinduan, kemauan dan kepekaan akan sebuah panggilan semakin nyata, dan bilang pada diri sendiri bahwa sekarang saatnya yang muda yang berkarya. C’mon youth…

Alasan kedua adalah karena kata “evangelism”, lho kok bisa ?

Penginjilan atau evangelism berasal dari kata Euanggellion artinya Eu = baik, anggelos = pembawa berita. Jadi yang namanya penginjilan adalah pembawa berita kabar baik. Injil adalah kabar baik, dalam bahasa inggris kita bilang good news, tapi terkadang good news itu berubah menjadi scary news karena masalah penyampaian. Seorang penginjil anak muda yang mengerti hati Bapa akan lebih banyak memberitahu mereka tentang kasih karunia daripada selalu menakut-nakuti mereka tentang hukuman dan neraka. That’s the point, bahwa seringkali apa yang kita/kami sebagai anak-anak muda dengarkan adalah tentang penghukuman, akhir jaman, tentang neraka, tentang sebuah kewajiban, yang akhirnya semua itu menjadi beban bagi kami. Satu hal yang penting, bahwa injil adalah kabar baik, harus disampaikan secara baik, dengan tujuan yang baik dan tepat. That’s exactly what we need.

Guys, melihat kedua alasan, sepertinya terjawab sudah kenapa kita menjadi begitu takut, begitu cemas saat mendengar kata penginjilan, apalagi disuruh melakukannya. Ingat guys, bahwa injil adalah kabar baik, bukan kabar menakutkan yang menjadi seseorang jadi baik, dan klo kita sadar bahwa kita sudah merasakan dan mendapatkan kabar baik itu, seharusnya sudah semestinya kita mengabarkan hal itu kepada orang lain juga, mulai dari orang-orang terdekat sampai ke ujung bumi, dan jangan lupa target kita adalah Seluruh bumi, tau kenapa, karena kita adalah anak-anak mudaNya Tuhan.

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau roh kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, dan di seluruh Yudea, dan di samaria dan sampai ke ujung bumi

Kisah Para Rasul 1:8

Nya.. Nya.. Nya!!!

Category : Pojok Tukang Bakmi, Simply Articles

Di suatu malam seorang ayah dan anaknya sedang berjalan-jalan ketika mereka menemukan kardus di pinggir jalan yang sepi. Kardus itu tampak seperti kardus bekas biasa tapi anehnya kardus itu bergoyang-goyang dan mengeluarkan bunyi-bunyi aneh dan sepertinya ada sesuatu di dalamnya yang mencakar-cakar ingin keluar.Dengan perlahan-lahan sang anak yang ingin tahu segera menghampiri dan membuka kardus itu. Dan apa yang ada di dalam kardus itu langsung membuatnya menahan nafas dan terkejut. Dengan segera dia menutup lagi tutup kardus itu dan berlari pada ayahnya sambil berteriak keras-keras,

“ Papaaaaaaaa…….ada 10 anak kucing imut lucu….”

Yap, paragraf di atas bukan pembukaan dari cerita horor tapi cerita mengenai anak kecil, anak kucing dan papanya. ( papa anak kecil, bukan papa kucing!)

cute_kitten

Papa berdiri di belakang dan memperhatikan anaknya mengeluarkan kucing itu satu demi satu dari dalam kardus. Semuanya tampak kelaparan dan kedinginan, mungkin mereka sudah lama berada di pinggir jalan tanpa ada yang peduli. Anak kecil itu dengan segera berbalik menghadap ayahnya, dan dengan mata penuh harap bertanya,

“ Papa, bolehkah semuanya kita bawa pulang? Aku akan mengurus mereka semua sampai mereka kuat.”

Papa terdiam, dia tahu kalau anak-anak kucing itu membutuhkan pertolongan tapi dia juga tahu kalau anaknya tidak akan sanggup mengurus mereka semua, paling tidak saat ini belum sanggup. Tentu saja Dia sendiri bisa mngurus mereka semua, tapi kalau begitu anaknya tidak akan pernah belajar tanggung jawab dan belajar mengasihi anak kucing.

“ Boleh, tapi kamu harus mengurus mereka semua dengan baik ya?”

“ Iyaaa!”

“ Jadi, kalau nanti mereka semua minta makan, kamu harus sediaiin makannan yang enak ya?”

“ Iyaa!”

“ Kalau mereka lari-lari kesana-sini, kamu juga hrus nangkepin mereka semua ya?”

“ Iya!”

“ Dan kalau mereka semua pup dan bulunya kemana-mana, kamu yang bersihin ya?”

“ Iya”

“ Dan kalau mereka nakal dan bikin kerusakan di rumah, kamu juga harus ikut tanggung jawab ya?”

“ Emmmm….”

“ Jadi tetep mau bawa semuanya? Mengurus kucing itu ga gampang loh. Kamu bukan cuma sekedar timang-timang kucingku sayang tapi juga harus siap bertanggung jawab kalau mereka berbuat salah. Mulai dari 1 anak kucing saja dulu ya?”

“ Tapi, Pa, kasihan kalau cuma satu yang diambil. Bagaimana dengan 9 anak kucing yang lain?”

“ Jangan kuatir, Papa akan cari anak lain untuk mengurus mereka.”

“ Tapi Pa,gimana kalau anak lain ga mengurus mereka dengan baik? Gimana kalau anak lain ga menyayangi mereka? Gimana kalau mereka jadi terlantar?”

“ Anakku, kamu bukan satu-satunya anak yang berhati baik dan peduli pada mereka. Ada anak-anak lain yang juga peduli dan menyayangi mereka, yang akan mengurus mereka dengan baik.”

“ Tapi Pa, aku sayang anak-anak kucing ini. Aku juga pasti bisa mengurus mereka dengan baik.”

“ Anakku, rasa sayang saja tidak cukup, kamu juga harus punya kemampuan untuk mengurus mereka. Kalau ngga kamu akan kerepotan sendiri, dan kucing-kucing yang semula kamu sayangi pelan-pelan justru akan menjadi beban. Dan ketika mereka menjadi beban, mungkin saja kamu berhenti menyayangi mereka bahkan menjadi sebal.

Gimana kalau kamu mulai dulu dengan 1 kucing? Kalau kamu sudah mengurusnya dengan baik, Papa akan percayakan 2 kucing, dan kalau 2 kucing itu terurus dengan baik, kamu boleh punya 4 kucing. Dengan begitu kamu juga bisa tetap menyanyangi mereka tanpa menjadi sebal karena pelan-pelan kamu akan terbiasa mengurus lebih banyak kucing dan itu ga lagi merepotkan. Mulai dari hal kecil dulu aja yah?

“ Tapi Pa, masa cuma ngurus 1 kucing? Apa pengaruhnya buat dunia kucing? Ada banyak kucing terlantar tapi yang bisa aku lakukan cuma mengurus 1 kucing. Apa gunanya? Ga ada pengaruhnya sama sekali buat siapapun. Coba liat si Hani tetangga sebelah, dia punya 153 kucing dan semua kucing itu terurus dengan baik. Banyak kucing yang berhasil diselamatkan karena dia memungut mereka dari jalanan. Sementara aku cuma dapet 1 kucing, 1 banding 153 apa artinya? Apa yang aku perbuat tidak merubah apapun.”

“ Mungkin di matamu perbuatan itu tidak ada artinya, tapi bagi kucing ini, itu segalanya. Dia sendirian di pinggir jalan dan ga ada yang peduli, tinggal menunggu saat dimana dia akan mati dengan sendirinya. Dan tiba-tiba saja ada tangan yang mengangkat dia, membawanya ke tempat yang hangat dan menemaninya tidur. Dan itu merubah seluruh dunianya, daripada sendirian, dia sekarang tahu kalau ada orang yang menyayangi dia. Apa yang bagi kamu hanya 1 kucing, bagi kucing ini itu adalah seluruh dunia dan kehidupannya. Kamu ga akan pernah tahu bagaimana satu usapan sayang, satu perkataan ramah, satu tepukan di kepalanya, satu mangkuk susu, satu jam menemaninya merubah dunianya.”

“ Tapi itu tetep cuma 1 kucing, ada banyak kucing lain yang terlantar dan hanya ada sedikit anak yang peduli.”

“ Iya, makanya kamu harus siap-siap supaya satu hari nanti kamu bisa mengurus lebih banyak kucing. Dan persiapan itu dimulai dari mengrus 1 kucing. Kalau kamu setia mengurus 1 kucing, Papa akan percayakan kamu mengurus lebih banyak kucing. Setuju?”

“ Iya…”

“ Jadi, kucing mana yang kamu pilih?”

“ Hmmmm, yang ini aja, yang perutnya diikat tali. Kayanya dia abis dimaenin anak-anak lain, kesian….”

PS : Jadi apa artinya “Nya!” ? Emm, sepertinya “Nya” itu suara kucing di Jepang, paling ngga kalo di komik sih nulisnya begitu. Suaranya sih tetep aja “Meooooong”. Ini juga ide buat buku anak2 yang baru ditulis sekarang . Dan gimana dengan kucing yang diiket perutnya itu? Sekarang udah gendut soalnya banyak makan bakmi. ( Iya, gw tahu ini maksa banget, tapi pokonya harus ada referensi tentang bakmi di akhir cerita…)

Tukang Bakmi

CERPEN – Ketika.. Berubah..

Category : Cerpen Kristiani, FOSters Creativity

“Mitaaa!! Tau gak siiih? Rena udah punya cowo loh!!”

“Hah! Yang bener Na?”

Mataku melotot tanda tak percaya. Luna mengangguk penuh semangat.

“Gak nyangka ya Ta, temen baik kita, si Rena yang kalem banget itu punya cowo juga. Gue kira dia bakal jadi perawan seumur idup. Hehe..”

Aku hanya tertawa garing.

“Kemaren gue ketemu Lulu di mall, ya ampuuun Ta, sekarang dia charming banget! Rambutnya di smoothing, pake high heels, oke deh!”

Aku diam saja.

“Oiya, katanya si Dodo udah jadian sama Mona. Lu tau gak Ta?”

“Oh, tau”, aku menjawab singkat. Luna melanjutkan celotehannya.

“Dodo yang item, belo, jadian juga Ta!! Hahaha.. Sorry sorry gue bukannya ngejek Dodo, tapi bener kan Dodo itu, emm.. Apa ya? Kurang cakep, hehehe… Udah gitu dia kan grogi banget kalo deket-deket Mona. Dari jaman SMA kelas 2 cintanya sama Mona tak lekang oleh waktu! Hahaha..”

Aku hanya menghela napas panjang.

“Lu kenapa Ta? Magh lu kambuh?”

Aku menggeleng.

“Jangan-jangan… Lu naksir Dodo yaa?!”

Aku menghela napas lagi. “Gak lah Na”.

“Terus?”

Beberapa menit aku diam saja sambil sesekali menghela napas. Luna menunggu tanpa mengeluarkan sepatah kata pun. Luna memang agak cerewet, aku benar-benar yakin dia akan menjadi salesgirl yang sukses besar seandainya dia mau jadi salesgirl. Tapi di sisi lain Luna adalah gadis yang sabar, bijak, benar-benar pendengar yang baik.

“Gue… Gue kangen Na sama yang dulu”.

Luna tetap diam. Aku melanjutkan kata-kataku.

“Hhh… Gue ngerasa semua orang udah berubah. Jadi orang-orang yang beda, yang gak lagi gue kenal. Maksud gue, Dodo, Mona, Tasya, Citra, Rena, mereka… Lu ngerti kan Na?”

Luna mengangguk kecil.

“Seminggu yang lalu gue ketemu Ratna. Gue udah heboh nyapa dia, setahun gak ketemu wajar lah gw excited banget. Terus dia datar aja gitu nyapa gue. Dan lu tau? Dia cuma ngomongin soal merk sepatu, tas, dan sebagainya yang boring abis!”

Aku meneguk habis orange juice yang dihidangkan Luna, lalu melanjutkan keluh-kesahku.

“Gue pengen balik ke jaman SMA Na, waktu kita masih kompak, masih ngerjain school project, masih aktif di Rohkris, makan di kantin, bahkan gue kangen sama ulangan  fisika yang bikin gue demam tiga hari dua malam.”

“Gue gak pernah berubah Na, sayang gue ke mereka gak pernah berubah. Lu percaya kan Na?”

Luna tersenyum simpul. Manis sekali.

“Lu inget gak Na waktu kita keujanan, si Rena doang yang bawa payung. Akhirnya kita berlima pake itu payung, sama aja boong lah! Terus waktu si Ratna kekunci di kamar mandi kolam renang, sampe kita harus manggil mas-mas penjaga kolamnya buat nyelamatin si Ratna! Hahahaha!”.

Luna ikut tertawa.

“Terus Na, si Tasya pake kaos kaki warna-warni pas upacara. Sebelah kiri putih, yang kanan merah menyala. Huahahaha”.

Kami berdua tertawa histeris.

Setelah aku berhasil mengendalikan diri, aku melanjutkan kata-kataku.

“Tapi sekarang semuanya berubah. Gue… Gue…”

Luna menggenggam tanganku. Matanya teduh.

“Gue salah ya Na kalo kangen sama masa dulu? Berharap mereka gak pernah berubah?”

Beberapa saat kami hanya diam, lalu Luna menjawab lembut, “Lu gak salah kok Ta, kangen sama temen-temen deket kita, berarti lu bener-bener sayang mereka. Berharap mereka gak berubah, itu karena lu kenal baik sama mereka, karena mereka udah jadi temen-temen yang baik dan berarti buat lu tanpa mereka harus jadi orang yang berbeda.”

Aku tertunduk diam.

“Tapi Mita sayang, setiap orang punya jalan hidup masing-masing, dan selalu ada pilihan di jalan itu.”

Aku berkata lemah, “iya ya Na, dan pilihan gue adalah terikat pada masa lalu.”

“Padahal”, Luna melanjutkan.

“Padahal gue punya pilihan untuk jadi Mita yang gak melulu mengenang, yang gak selalu berharap semua orang harus jadi sesuai keinginan gue.”

“Dan?” Luna kembali melanjutkan.

“Dan ngelanjutin jalan hidup gue tanpa tersiksa sama kenangan masa lalu”.

Luna tersenyum lebar. Dia merangkul bahuku.

Aku kembali berkata “Semua temen-temen kita pasti lagi berjuang buat masa depan mereka. Ratna yang kuliah di Bandung, Rena calon bidan, Dodo calon arsitektur, Tasya calon direktur…”.

“Mita calon dosen”, Luna memotong perkataaanku sambil nyengir lebar. Aku tertawa geli.

“Nah, kita juga harus berjuang buat masa depan kita, jangan mau kalah sama jagoan-jagoan yang tadi lu sebutin”. Luna mengepalkan tangannya sebagai tanda memberikan semangat. Aku kembali tertawa.

“Sekarang tau kan apa yang harus kita lakuin?” Luna berkata sambil tersenyum simpul. Aku mengangguk penuh semangat.

Di kamar Luna, aku dan Luna bersama berlutut. Kedua tangan kami terlipat, kami bersama berdoa.

Doaku, “Tuhan Yesus, sungguh kami bersyukur untuk setiap waktu dan kesempatan yang Kau berikan pada kami. Saat ini kami mau berdoa untuk Ratna, Rena, Tasya, Dodo, Mona, dan semua teman-teman yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu. Bapa, kiranya kau berkati hari-hari mereka, masa depan, harapan mereka, dan jadikan mereka menjadi seperti yang Bapa mau. Juga berkati Luna yang selalu menjadi sahabat baikku. Untuk setiap kenangan, cinta, dan semua orang yang Bapa tempatkan dalam hidup kami, kami berterima kasih. Kuatkan dan teguhkan kami ya Tuhan, walaupun orang-orang di sekitar kami berubah, satu yang pasti, yang kami rasakan dan percaya, kasih-Mu tak pernah berubah untuk selama-lamanya. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Haleluya, Amin.”

Menginjil? Anak Muda? Susah tuh…

Category : Eventgelism, Simply Articles

Emang beneran bisa dilakukan?

Satu hal yang perlu kita tau adalah kalo Tuhan Yesus yang memberi perintah “Pergi, beritakanlah Injil…” maka udah pasti jawabannya “Ya! Penginjilan pasti bisa dilakukan!”

Anak-anak muda kebanyakan nggak menolak “isi” dari Injil itu yang sebenarnya mereka butuhkan seperti pengampunan, pemulihan, Kepastian hidup, keselamatan, bebas dari rasa bersalah, kebutuhan akan Tuhan, dsb. Kebanyakan anak muda menolak “metode” atau “cara” dan “kemasan” dari penginjilan itu. Coba tanya pada diri sendiri, apa yang ada dalam pikiranmu ketika mendengar kata “Penginjilan”.  Setelah itu, coba tanyakan pada anak-anak muda di luar sana, apa yang ada di pikiran mereka tentang penginjilan. Kebanyakan mereka pasti menjawab “KKR yang membosankan”, “diajak masuk ke suatu gereja, lalu disuruh baptis di sana”, “dikhotbahin berjam-jam dan ditakut-takutin tentang neraka”. Kalo gak percaya, silakan coba!

Satu hal yang perlu kita lakukan hanyalah hal se-simple ini: gunakan hal yang paling disukai dan dibutuhkan anak-anak muda itu! Gunakan persahabatan mereka, gunakan tempat “nongkrong” mereka, gunakan bacaan favorit mereka, gunakan cara yang baik untuk sampaikan kabar baik. Injil itu sifatnya kabar baik, dan harus disampaikan dengan cara yang baik, tidak boleh dengan cara yang menakutkan atau membosankan.

Masalahnya begitu banyak penginjil yang nggak kreatif. Kalopun ada anak muda yang kreatif, mereka nggak tahu caranya menginjil, atau isi dari Injil itu. Jadi kondisinya begitu terbalik antara apa yang dibutuhkan, dan apa yang menjadi jawaban. Sampai kapanpun metode penginjilan ini akan kurang efektif.

Dalam Friendship Evangelism Camp, kita coba ubah metode kita untuk penginjilan yang menjemukan dan membosankan bahkan menakutkan itu. Kita mulai lakukan metode yang “simple but powerful” atau “sederhana namun berdampak besar”, sesederhana persahabatan, dan sekuat persahabatan juga dampaknya.

Setiap kita anak-anak Tuhan bisa terlibat dalam penginjilan, dan setiap kita harus terlibat dalam penginjilan. Gunakanlah cara yang paling simple menurutmu untuk lakukan penginjilan, Tuhan yang akan beri kekuatan untuk menyatakan InjilNya secara dahsyat dalam kehidupan sahabat-sahabat yang kita Injili.

Dongeng Hari Ini – Momotaro dan Iblis Hitam

4

Category : Pojok Tukang Bakmi, Simply Articles

Guys, pernah denger dongeng tentang Momotaro? Nah, sebelum tidur kita baca yuk dongeng hari ini – Momotaro dan Iblis Hitam *hehehehe pasti pada berasa jadi anak kecil lagi niyh, tapi baca dulu sampe abis yah.. Ada sesuatu yang mo kita sampaikan tentang penginjilan ^^

momotaro

Alkisah, di suatu desa terpencil di kaki gunung, tinggallah sepasang kakek nenek yang sudah tua dan ga punya anak. Suatu hari waktu sang nenek sedang mencuci di sungai, dia menemukan buah persik yang terapung. Dia membawa pulang persik itu pulang ke rumah untuk dimakan bersama si kakek. Waktu nenek mau membelah buah persik itu jadi 2 bagian, dia menemukan seorang bayi kecil di dalam buah persik itu. Mereka membesarkan bayi itu dan memberinya nama Momotaro.

Momotaro tumbuh menjadi anak yang nakal dan seringkali dia pulang ke rumah dalam keadaan kotor dan terluka. Walaupun begitu, kakek dan nenek itu tetap merawatnya dengan baik, memandikan dan merawat lukanya. Perlakuan kakek dan nenek yang baik perlahan-lahan merubah sifat Momotaro menjadi lebih baik dan membuatnya tumbuh menjadi remaja yang bisa diandalkan.

Suatu hari Momotaro mendengar kabar kalau di desa sebelah muncul mahluk yang membuat takut para penduduk. Para penduduk menyebut mahluk itu Iblis Hitam. Momotaro yang ingin membantu penduduk desa sebelahnya memutuskan untuk pergi ke sana dan menghancurkan Iblis Hitam yang mengganggu penduduk. Walapun kakek nenek itu khawatir tapi mereka tahu kalau Momotaro harus pergi dan mencari jalan hidupnya sendiri. Jadi, mereka melepasnya pergi dan memintanya untuk kembali kapanpun juga.

Dalam perjalnan ke desa sebelah, Momotaro bertemu dengan mahluk – mahluk hutan yang ingin ikut dengannya. Mereka adalah seekor burung beo, seekor monyet dan seekor kucing berwarna putih. Mereka juga mendengar berita mengenai Iblis Hitam dan memutuskan ingin memberi pelajaran pada mahluk yang mengganggu ketentraman daerah mereka. → Continue

You Got ME and JESUS…

1

Category : Simply Articles

Buka winamp, click track 1, tutup mata dan dengerin deh…. Wah, ini pasti simple plan, eh tapi kok musiknya agak beda yah, dan liriknya kok rohani banget bener-bener tentang lifestyle-nya Yesus yah, wah apa jangan-jangan simple plan bertobat ???

Bukan guys, lagu itu bukan punyanya simple plan, band ini namanya Stellar Kart. Band yang terdiri dari Adam Agee (vocal, gitar), Cody Pellerin (gitar), Jordan Messer (drum) dan Brian calcara (bass) pernah menyabet gelar penghargaan Dove award (penghargaan untuk musik Kristen di luar negeri).

Ada satu lagu yang menurutku luar biasa banget, simple but powerful. Liriknya menceritakan tentang kesendirian dan keputusasaan seseorang dalam menjalani hidup. Tapi satu hal, bahwa dalam keadaan apapun, tetap akan ada yang terus menemani, terus tetap memiliki seseorang yang terus mencintai dan memiliki, Yaitu Yesus. Dan di lagu ini kita juga harus ambil bagian untuk menjadi orang yang terus menemani, terus mencintai dan terus memiliki. Luar biasa banget deh liriknya. Bahkan melalui lagu ini, telah mengubahkan hidup seorang gadis remaja yang hendak mengakhiri hidupnya karena kehidupannya yang terlalu berat baginya.

Di video klipnya, jelas menggambarkan bentuk penginjilan yang sangat sederhana, bener-bener memberkati. Kalo menurutku, lagu dan videonya sangat luar biasa, so gimana menurut kalian, met menikmati videonya yah, dan jangan lupa untuk terus menggabarkan injil dari hal yang paling sederhana, karena penginjilan adalah gaya hidup.

Me and Jesus

By Stellar Kart


Feels like you’ve hit rock bottom

Don’t give up it’s not the end

Open up your heart again

When you feel like no one

Understands where you are


[chorus]

Someone loves you even when you don’t think so don’t you know you got

Me and Jesus by your side through the fight you will never be alone on your own you got me and Jesus


After all that we’ve been through

Be now you know I’ve doubted too

But everytime my head was in my

Hands you said to me

Hold on to what we got

This is worth any cost so

Make the most of life

That’s borrowed

Love like there’s no tomorrow