<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FOS Community &#187; Eventgelism</title>
	<atom:link href="http://fos-community.com/category/christian-events/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fos-community.com</link>
	<description>Simple but Powerful - Stand in Unity not in Uniform</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 08:39:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>FEC 3 &#8211; Short Movie Competition</title>
		<link>http://fos-community.com/fec-3-short-movie-competition</link>
		<comments>http://fos-community.com/fec-3-short-movie-competition#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 13:39:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[inFOStainment]]></category>
		<category><![CDATA[FEC]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Berhadiah]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan dalam kristen]]></category>
		<category><![CDATA[short movie competition]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1488</guid>
		<description><![CDATA[Bagi kamu yang memiliki minat dan bakat dalam dunia film, jangan sia-siakan kesempatan berikut ini! Komunitas FOS mengadakan kompetisi Short Movie tim/ komunitas/grup dengan tema: “Simple is Powerful”, dan video-video yang terpilih akan ditayangkan secara perdana di acara “Friendship and Equipping Camp and Community Conference” (FEC3) Syarat dan ketentuan: a) Kirim via e-mail ke: komunitasfos@hotmail.com [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div><center><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2012/01/FEC-3.jpg"><img class="size-medium wp-image-1491 aligncenter" title="FEC 3" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2012/01/FEC-3-300x201.jpg" alt="" width="300" height="201" /></a></center></p>
<p style="text-align: justify;">Bagi kamu yang memiliki minat dan bakat dalam dunia film, jangan sia-siakan kesempatan berikut ini! Komunitas FOS mengadakan kompetisi Short Movie tim/ komunitas/grup dengan tema: “Simple is Powerful”, dan video-video yang terpilih akan ditayangkan secara perdana di acara <a href="http://www.facebook.com/events/281969681862919/"><em><strong>“Friendship and Equipping Camp and Community Conference” (FEC3)</strong></em></a></p>
<p>Syarat dan ketentuan:</p>
<p><em><strong>a) Kirim via e-mail ke: komunitasfos@hotmail.com</strong></em></p>
<p><em><strong>Dengan subject: SMFEC3[spasi]2012[spasi](nama komunitas/tim/grup)</strong></em></p>
<p><em><strong>Contoh: SMFEC3 2012 Komunitas FOS</strong></em></p>
<p><em><strong>b) Durasi video 5-10 menit|</strong></em></p>
<p><em><strong>c) Video bernilai rohani dan tidak mengandung SARA</strong></em></p>
<p><em><strong>d) Video diterima paling lambat 25 APRIL 2012</strong></em></p>
<p><em><strong>e) Video yang telah dikirim akan menjadi hak milik FOS dan akan masuk dalam koleksi FOS</strong></em></p>
<p><em><strong>f) Jumlah anggota tim yang berpartisipasi tidak dibatasi</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">1 pemenang lomba Short Movie berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp. 500,000. Video yang terpilih juga akan ditayangkan secara perdana pada event &#8220;Friendship and Equipping Camp and Community Conference&#8221;. Ayo Guys tunggu apa lagi? Buruan ikutan yah!^^</p>
<p><center><iframe src="http://www.youtube.com/embed/CnRN0hF1x-Y" frameborder="0" width="420" height="315"></iframe></center></div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/fec-3-short-movie-competition/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>With Arms Wide Open &#8211; Eps 4 (Last Episode!)</title>
		<link>http://fos-community.com/with-arms-wide-ppen-4</link>
		<comments>http://fos-community.com/with-arms-wide-ppen-4#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Oct 2010 12:02:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communities Highlight]]></category>
		<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[inFOStainment]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1216</guid>
		<description><![CDATA[(Sebelumnya maaf yah karena Eps ke-3 With Arms Wide Open tidak dapat di-post :) Tiga hari yang menakjubkan, tibalah hari keempat, hari terakhir camp ini. Dimulai dengan saat teduh pukul 05:30 di aula dengan worship leader Sdri.Rice dan pemimpin saat teduh Sdr.Yoseph. Dengan yel-yel “apa kabar semua? Luar biasa, funtastic, yes,  yes, yes!!” para sahabat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><em>(Sebelumnya maaf yah karena Eps ke-3 With Arms Wide Open tidak dapat di-post :)</em></p>
<p style="text-align: justify;">Tiga hari yang menakjubkan, tibalah hari keempat, hari terakhir camp ini. Dimulai dengan saat teduh pukul 05:30 di aula dengan worship leader Sdri.Rice dan pemimpin saat teduh Sdr.Yoseph. Dengan <em>yel-yel </em>“apa kabar semua? Luar biasa, <em>funtastic, yes,  yes, yes!!</em>” para sahabat FEC 2010 diajak untuk membuka mata dan meninggalkan rasa kantuk. Sambil bernyanyi “Yesus Pokok” yang di-<em>remix</em>, muda-mudi ini mengikuti gerakan <em>worship leader</em> melawan  hawa yang sangat dingin. Puji-pujian terdengar syahdu dari aula,  mencerminkan kesungguhan para sahabat FEC 2010 yang mengucap syukur pada  Tuhan Yesus Kristus untuk segala kebaikan dan penyertaan-Nya :). Selanjutnya, Sdr.Yoseph mengisi saat teduh ini dengan tema <strong>Be Salt and Light.  (Nats: Filipi 2:15, Efesus 4:16, Kolose 1:17)</strong>. Mempersiapkan para  Laskar Kristus untuk menjadi anak-anak muda Kristen yang menjadi teladan  dan  menyatakan kasih Kristus di tengah dunia, serta memperlengkapi  para sahabat FEC 2010 untuk menjadi teladan di tengah dunia dan menjadi  saksi yang hidup bagi kemuliaan nama-Nya.</p>
<p style="text-align: center;">[imagebrowser id=8]</p>
<p style="text-align: justify;">Selesai  mandi (tetap dengan air yang amat sangat banget banget dingin) semuanya  menikmati sarapan di ruang makan. Pemandangan yang menakjubkan terjadi  setelah para peserta, panitia, bahkan pembicara, mengenakan pakaian yang  mencerminkan Indonesia!!! Kompak banget ^^. Ada yang pakai batik, ada  yang pakai seragam putih dan abu-abu SMA, ada yang pakai baju pegawai  negeri dengan bendera yang menghiasi kantong baju, ada yang pakai baju  adat seperti baju daerah Jawa (dengan blangkon), ada yang pakai sarung  (Si Pitung :D) bahkan ada pula yang pakai kebaya, lengkap dengan kain  batik! Yang paling mengagumkan, Kak Ferry pakai seragam putih-merah,  topi merah, sepatu dan ransel, laksana Si Bolang (Si Bocah Petualang)  yang siap untuk upacara bendera :D. Wow, bener-bener kompak! Dengan  kostum yang beraneka ragam, mulailah sesi FEC’s Got Talent. Peserta yang kreatif dan antusias ini sudah menyiapkan pertunjukan mereka sejak malam pertama camp ini! Terdapat tujuh kelompok dengan talent yang  berbeda-beda. Ada yang drama musikal, ada yang drama dengan adegan dan  dialog yang mengocok perut, ada yang drama dengan adegan yang menyentuh  hati, kreatif banget!^^. Setelah menimbang, merenung, dan rapat antar  panitia, diputuskanlah pemenangnyaaaa (jreng jreng) kelompok empat!  Mereka adalah David, Carolina, Pudji, Gloria, Devia, El Soni, dan  Satria. Semua kelompok menampilkan talent yang sangat menarik. Mereka semua adalah pemenang ^^.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah <em>talent show</em>, para peserta mengikuti <em>game outdoor</em> di lapangan parkir yang sudah dihiasi oleh bendera Indonesia (masih dengan pakaian bertema Indonesia). Game ini simple kok.  Pertama, mereka harus bergandengan tangan dan melewati sarung yang  digilir ke belakang tanpa terputus dan tanpa bantuan orang lain.  Kemudian, anggota tim yang ada di belakang barisan berlari sambil  mengenakan sarung untuk mengambil nomor <em>puzzle</em> ayat Alkitab yang ada di dalam mangkuk berisi tepung terigu dengan mulutnya. Demikian seterusnya sampai nomor puzzle itu ketemu. Setelah itu, masing-masing tim harus menyusun puzzle ayat  Alkitab. Setelah selesai, mereka harus menuju paralon yang sudah  dilubangi (banyak lubang :D) dan mengisinya dengan air. Ett, gak  segampang itu loh. Tiga orang dari tim harus memakai satu sarung dan  berlari mengambil air dari baskom dengan kemasan air minum gelasan yang  sudah dilubangi :D. Sisa dari anggota tim, harus memegang erat paralon  yang berlubang yang harus diisi air (hihihi). Pemenangnya adalah  kelompok tigaaa! Selamat yaa buat Erlando, Didi, Ribka, Daniel, Bayu,  Cindy, Maria, dan Francisca ^^.</p>
<p style="text-align: center;">[imagebrowser id=9]</p>
<p style="text-align: justify;">Usai  basah-basahan dan berlumur tepung, tiba saatnya untuk makan siang. Ini  makan siang terakhir bersama sahabat-sahabat FEC 2010 di ruang makan  Pondok Pemuda. Setelah makan siang yang mengenyangkan, tibalah <em>closing ceremony</em>: <em><strong>Mission I’m Possible…With Jesus! (Care is Carrying).</strong></em> Kak’Ferry (yang masih berpakaian ala anak SD) membagikan mengenai <em><strong>Leadership is Influence (1  Samuel 9:1-10).</strong></em> Terdapat lima level pemimpin, yakni posisi, hubungan,  hasil, membangun hidup orang lain (1 Samuel 22:1-2), dan Person hood development (2 Samuel 23:8-17).Kak’Ferry juga membagikan mengenai Fatherhood Leadership  (1 Korintus 4:14-16). Sesi ini merupakan sesi terakhir dari Friendship  Evangelism Camp, merupakan ujung tombak acara dimana diadakan suatu  komitmen bersama baik peserta, pembicara, dan seluruh panitia yang  terlibat didalamnya untuk tertaman dalam komunitas dan menjalankan  metode friendship evangelism  dalam kehidupan sehari-hari. Ditujukan untuk memberikan pemahaman  mengenai pentingnya anak-anak Tuhan hidup dalam komunitas, memiliki  komunitas, tertanam dan dibentuk serta menjadi dampak dalam komunitas.  Para peserta diharapkan nantinya dapat  membentuk suatu komunitas baru  atau bergabung dalam suatu komunitas, sehingga friendship evangelism  yang memiliki salah satu tujuan untuk memaksimalkan dan memperlengkapi  anak-anak Tuhan dalam pertumbuhan iman, karakter dan visi hidup lewat  persahabatan dapat terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Para  panitia FEC 2010 maju ke depan untuk bersama berdoa dan didoakan oleh  Kak’Ferry. Setelah itu, peserta yang merasa terpanggil dan rindu untuk  didoakan juga maju kedepan. Rasanya amazing!  Sukacita, pemulihan, semangat yang berlipat, sangat terasa bukan hanya  di sekitar aula, namun juga dalam diri sahabat FEC 2010.</p>
<p style="text-align: center;">[imagebrowser id=10]</p>
<p style="text-align: justify;">Sukacita  yang masih terasa, bertambah saat pembagian hadiah dan ucapan terima  kasih kepada para pembicara dan pelayan mimbar ^^. Terima kasih kepada  Kak’Ferry, Bang Sigit, Ko’Min, untuk pelayanan dan persahabatan yang  indah dalam Tuhan :). Untuk Sdri.Phebe sebagai fotografer  yang rela bolak-balik buat foto-foto :D. Juga Sdr.Lim Hansen dan  Sdr.Samuel untuk pelayanan yang luar biasa dalam Yesus Kristus :). Untuk Sdr.Hothlas dengan design-nya yang wow! Terima kasih untuk para juara outward bound  yang semangatnya bener-bener menakjubkan, Daniel, Ronald, Ricky, Rey,  Jojo, Ribka Christine. Untuk peserta terekspresif yakni Maria, best custom yang  sangat bertema Indonesia, yakni Rey. Peserta terantusias, siapa lagi  kalau bukan Bena dan Rizky (horeee, semuanya dapet kenang-kenangan :D).  Untuk panitia yang sehati, sepikir, setujuan untuk kemuliaan Yesus ^^.  Juga untuk semua peserta yang sangat bersemangat, yang menyenangkan,  yang luar biasaaa! Thx guys, untuk persahabatan yang manis dalam Tuhan :). Enam puluh sembilan orang bersekutu dalam indahnya kasih Tuhan ^^.</p>
<p style="text-align: justify;">Sesi  selanjutnya, fotooooooooooo!!!!! :D Ada yang foto dengan pembicara, ada  yang semuanya ikutan (peserta, panitia, pembicara), ada yang panitia  aja, ada yang berdua, foto, foto, dan foto :D. Nah, saatnya  berangkaaaaat!! Sebelum meninggalkan Puncak, mampir dulu buat beli  oleh-oleh :D. Wow, pengalaman yang tidak terlupakan! Persahabatan dan  persekutuan yang manis dalam Yesus ^^.</p>
<p style="text-align: justify;">See you guys, at Friendship Evangelism Camp 2011!! :).</p>
<p style="text-align: center;">[imagebrowser id=11]</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Camp  ini boleh selesai, tapi komitmen yang kita buat, harus tetap kita jaga  sampai akhir. Empat hari boleh berlalu, tapi sukacita, semangat, harus  tetap penuh dalam kehidupan kita. Ini saatnya, berdiri dan berjuang bagi  generasi ini. Ini saatnya, untuk mengaplikasikan yang telah kita  peroleh dalam camp ini. Jangan tunggu lagi, ini saatnya! Untuk menjadi  pelaku Injil, untuk menjadi garam dan terang bagi kemuliaan Yesus. With Arms Wide Open ‘dengan tangan yang terbuka lebar’  dengan meneladani kasih Tuhan, dengan tangan terbuka, bukan hanya  menjangkau, tetapi juga menerima orang-orang, sahabat dan bahkan orang  yang mungkin kita anggap tidak layak, dengan kasih yang kapasitasnya  lebih besar. Ayooo guys, Ini saatnya untuk friendship evangelism!</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>Kak’Ferry: Acara ini sedang menanamkan benih “revival” untuk kegerakan yang akan datang. Cool!!! God bless<a href="http://fos.com/"> </a>FOSCom!</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ko’Minmin: Udah lama kaga liat anak muda yg sungguh2 nyari Tuhan&#8230;semoga apinya ga padem tapi nyebar kemane2.Amin.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Eva: BRAVO…!!! Semangat truz ya Laskar Kristus, taon depan salah 1 peserta yg jadi pembicaranya, AYEEE…!!!</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Yosua  Eric: FEC 2010: Atmosper’a luar biasa.. Kuasa Tuhan tercurah!! Semoga  event ini bisa trus ada tiap tahun..!! Bravo FOS COM, keep blessing this  generation. God bless you all!! \m/(^.^)\m/</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Friska: Very very amazing. Semoga tahun depan ada lagi ye.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Maria: FEC 2010, mau lagi dund!! Hehehe</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;"><em><strong>Ditulis oleh ENS_FOS Community</strong></em></p>
<p style="text-align: left;"><em><br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/with-arms-wide-ppen-4/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>With Arms Wide Open &#8211; Eps 2</title>
		<link>http://fos-community.com/with-arms-wide-open-eps-2</link>
		<comments>http://fos-community.com/with-arms-wide-open-eps-2#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Sep 2010 14:16:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communities Highlight]]></category>
		<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[inFOStainment]]></category>
		<category><![CDATA[FEC]]></category>
		<category><![CDATA[Friendship Evangelim]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan dalam Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1189</guid>
		<description><![CDATA[Minggu, 15 Agustus 2010 Hello.. Selamat datang di hari ke-2 FEC. Ayo bangun..bangun.. ! Kita sapa Bapa kita yuk. Ayuk..ayuk..sebelumnya, apa kabarnya pagi ini sobat?? Katakan luar biasa, fantastik dan yess.. Sambil melompat setinggi-tingginya yah. Hehehe.. [imagebrowser id=5] Saat Teduh : Kecil Bukan Berarti Tidak Penting: Ada 2 cerita yang dibagikan Ko Min2 pagi ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Minggu, 15 Agustus 2010</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hello.. Selamat datang di hari ke-2 FEC. Ayo bangun..bangun.. ! Kita sapa Bapa kita yuk. Ayuk..ayuk..sebelumnya, apa kabarnya pagi ini sobat?? Katakan luar biasa, fantastik dan yess.. Sambil melompat setinggi-tingginya yah. Hehehe..</p>
<p style="text-align: justify;">[imagebrowser id=5]</p>
<p><strong>Saat Teduh :</strong> <strong>Kecil Bukan Berarti Tidak Penting:<br />
</strong>Ada 2 cerita yang dibagikan Ko Min2 pagi ini ;</p>
<p style="text-align: justify;">
1. Seorang Kristen, kepala keluarga yang hidup takut akan Tuhan. Ia memiliki 3 orang anak, yang pada suatu hari nanti salah seorang anaknya ini akan menjadi orang besar yang memperkenalkan Kristus kepada dunia. Mau tau ceritanya?? Mari kita panggil Bapak ini dengan sebutan Papa Ten Boom. Papa Ten Boom hidup pada zaman Hitler, pasukan Nazi dan pembantaian orang-orang Yahudi. Papa Ten Boom lain dari kebanyakan orang-orang Kristen lainnya. Di saat orang-orang sekelilinginya menutup mata, tunduk, pasrah bahkan mungkin menyetujui tindakan pembantaian orang-orang Yahudi. Papa Ten Boom malah berani mengambil resiko untuk menolong, menyembunyikan bahkan memelihara orang-orang Yahudi di dalam rumahnya. Setiap kali ada pemeriksaan orang-orang Yahudi dari rumah ke rumah, Papa Ten Boom selalu berhasil menyembunyikan orang-orang Yahudi itu. Sampai suatu ketika pasukan Nazi dapat mencium kehadiran orang-orang Yahudi di rumahnya, sehingga Papa Ten Boom dan seluruh keluarganya dimasukkan ke dalam penjara. Yang namanya penjara pasti gak enak banget, penyiksaan dan penderitaan itu yang paling dikenal. Bertahun-tahun sampai Papa Ten Boom dan satu persatu anggota keluarganya mati dalam penjara, hanya 1 anak yang berhasil kabur dan selamat. Nama anak ini adalah Corrie Ten Boom. Bukan persungutan, kekecewaan sama Tuhan atau kejamnya dunia yang ia tunjukan. Tapi setelah melewati masa-masa di penjara,  ia bangkit menjadi penolong dengan membuat tempat pemulihan untuk orang-orang yang berhasil lolos dari camp konsentrasi, menampung para pengkhianat Belanda yang bekerjasama dengan Jerman dan menjadi pembicara ke seluruh dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">
2. Seorang laki-laki bernama brother Andrew bersama truk yang dikendarainya, setia membawakan alkitab ke daerah yang belum terjangkau injil. Lebih tepatnya sih menyelundupkan alkitab yang tiap kali bertambah satu demi satu, sampai memenuhi truknya. Anehnya alkitab yang dibagi-bagikan secara gratis itu gak pernah ketahuan ketika dicek di daerah perbatasan.</p>
<p style="text-align: justify;">
So, apa kesimpulan dari 2 cerita diatas sobat?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Matius 25:21<br />
&#8220;Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatan mu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><br />
</em>Setia dalam perkara yang kecil, apapun yang dipercayakan kepada kita lakukanlah dengan setia. Hal kecil yang kita lakukan dengan setia bisa menjadi hal yang besar suatu hari nanti. Hal kecil yang kita lakukan mungkin memang kecil buat kita, tapi berdampak besar untuk orang lain. Jika Papa Ten Boom tidak setia memperkenalkan Tuhan mulai dari masa kanak-kanak, mungkinkah Corrie Ten Boom bisa menjadi orang yang luar biasa dalam memperkenalkan Tuhan kepada dunia? Jika brother Andrew tidak setia menyelundupkan alkitab, mungkinkah penduduk yang tidak terjangkau dengan injil itu dapat mengenal Tuhan? <strong><em>Pikirkanlah hal</em></strong><strong><em>-hal</em></strong><strong><em> baik apa yang dapat kamu lakukan, meskipun kecil lakukanlah dengan setia.<br />
</em></strong><br />
Setelah menerima makanan rohani, sarapan jasmani yuk! Met makan ^^</p>
<p><strong>Ibadah Minggu : With Arms Wide Open</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Galatia</em><em> 4:12-14</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Aku minta kepadamu, saudara2, jadilah sama seperti aku, sebab aku pun telah menjadi sama seperti kamu. Belum pernah kualami sesuatu yang tidak baik daripada mu. Kamu tau, bahwa aku pertama kali telah memberitakan injil kepadamu oleh karena aku sakit pada tubuhku. Sungguhpun demikian keadaan tubuhku itu, yang merupakan pencobaan bagi kamu, namun kamu tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang hina dan yang menjijikan, tetapi kamu telah menyambut aku, sama seperti menyambut seorang malaikat Allah, malahan sama seperti menyambut Kristus Yesus sendiri&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">Hai guys, satu hal yang perlu kita sadari bahwa Tuhan selalu menerima kita apa adanya. Mungkin kita sering merasa gak layak datang sama Tuhan. Kita liat hidup kita, kita liat dosa-dosa yang telah kita perbuat. Tuhan selalu menyambutmu, guys. Sejak awal tanganNya selalu terbuka lebar untukmu. Tembok-tembok yang menghalangimu untuk datang pada Yesus, Yesus bilang &#8220;Sudah selesai&#8221;. Maka Tuhan juga mau kalo kamu dapat menerima diri kamu sepenuhnya. Diri kamu sangat berharga dan orang di sekelilingmu juga sangat berharga. <strong><em>So..mari belajar untuk menerima, untuk menyambut mereka dengan tanganmu yang terbuka lebar tanpa persyaratan seperti apa yang telah Yesus lakukan untuk kita. Sambutlah mereka seperti kamu telah menyambut Yesus masuk dalam kehidupanmu.<br />
</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">[imagebrowser id=6]</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Talk Show : Cool Facts About Bible</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ngobrol-ngobrol seru yuk bareng kakak-kakak kita yang mantap, ada Kak Ferry, Bang Sigit dan Ko Min2. Juga ada moderator kita yang <em>acik </em>Tian dan Erwin. <em>C</em><em>iappp..ciap,</em> <em>hehe..</em></p>
<p style="text-align: justify;">
1. Injil adalah kabar baik. Bagaimana orang lain bisa menilai kebenaran ini?</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan membacanya, menghidupinya dan mengimaninya.</p>
<p style="text-align: justify;">
2. Dari tema talk show kita : Cool Facts About Bible, dimana letak cool-nya?</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama menyadari bahwa alkitab itu nyata, peristiwa2 yang terjadi merupakan sejarah yang dapat dibuktikan. Kedua isi alkitab di-ilhamkan oleh Allah (2 Tim3:16) yang memiliki manfaat dan kuasa jika kita hidup di dalamnya. Ketiga isinya jujur dan ekspresif. Memiliki rasa humor, contoh Kisah Para Rasul 20:1-12.</p>
<p style="text-align: justify;">
3. Bagaimana cara kita membuat orang lain tertarik untuk membaca alkitab?</p>
<p style="text-align: justify;">Gak hanya menawarkan, dengan membujuk melalui kata2 tetapi buktikan dengan hidup mu. Orang lain akan lebih tertarik dan lebih percaya saat mereka melihat kebenaran alkitab yang kamu hidupi.</p>
<p style="text-align: justify;">
4. Mengapa gambaran Tuhan dalam kitab perjanjian lama berbeda dengan Tuhan di dalam perjanjian baru? Dalam perjanjian lama Tuhan digambarkan sebagai Tuhan yang kejam, pencemburu, pembalas dsbnya. Tetapi gambaran Tuhan di dlm perjanjian baru adalah Tuhan yang penuh kasih dan pengampunan. Mengapa gambaran Tuhan-nya tidak konsisten? Perlu diketahui bukan Tuhannya yang berubah tetapi umatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
5. Mengapa isi alkitab kadang saling bertentangan? Bukan saling bertentangan tetapi saling melengkapi dan meneguhkan, maka pada saat kita membaca alkitab, yang harus kita lakukan adalah :<br />
- Observasi<br />
- Investigasi<br />
- Aplikasi</p>
<p style="text-align: justify;">
6. Apa maksud kalimat di dalam Roma 8:37 yang mengatakan &#8220;bahwa kita orang-orang yang lebih dari pemenang&#8221; maksudnya adalah di dalam diri kita sudah ada pribadi yang menang. Iman kita kepada Yesus memberikan kita identitas pemenang. Untuk menjadi pribadi yang lebih dari pemenang artinya kita dapat menaklukan diri kita sendiri dengan membuang bagian-bagian diri kita yang tidak perlu dipertahankan.</p>
<p style="text-align: justify;">
7. Tuhan punya rancangan yang terbaik untuk setiap orang. Bagaimana kehidupan setelah kematian bagi orang-orang yang belum mengenal injil, bagi mereka yang tinggal di pedalaman, daerah yang sama sekali belum terjangkau injil?</p>
<p style="text-align: justify;"><em> Ulangan 29:29</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi Tuhan, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini&#8221;. </em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tuhan bilang disana jangan memusingkan apa yang diluar kemampuanmu tetapi apa yang bisa kamu lakukan sekarang lakukanlah dengan baik. Jangan bertanya bagaimana dengan mereka Tuhan, tetapi bertanyalah kepada dirimu sendiri apa yang bisa kamu lakukan untuk mereka. Lalu lakukanlah.</p>
<p style="text-align: justify;">
8. Bagaimana tips-tips membaca alkitab yang asik?<br />
- memulai dari bacaan yang ringan, seperti buku bacaan rohani, yang isinya sudah dilumatkan sehingga bisa langsung dicerna.<br />
- berdoa terlebih dahulu, minta pimpinan Roh Kudus supaya gak ngatuk dan gak salah menangkap pesan yang disampaikan<br />
- mengubah cara pandang kita mengenai alkitab, belajar untuk mencintai, dari yang tidak suka menjadi suka<br />
- temukan cara kreatif mu untuk membacanya</p>
<p>Oce deh sekian yah Talk Show kita,  yang ngebahas cool-nya alkitab. Seru banget yah. Ayo kita ambil komitmen untuk baca alkitab setiap hari!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Topical session : Living in Community</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dibawakan oleh : </strong><strong>Bang Sigit</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Kolose 2:7 </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur&#8221; dan 2 korintus 3:2-3 &#8220;Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang. Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><br />
</em>Ciri-ciri komunitas yang sehat :<br />
1. Adanya pemuridan<br />
2. Dapat berbagi hidup, terbuka dan saling menguatkan<br />
3. Adanya Evangelism, penginjilan artinya dapat bermultiplikasi</p>
<p><strong>Session 2 : Simple But Powerful Integrity</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dibawakan oleh Bang Sigit</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Apa yang bisa bikin kita Simple but Powerful Integrity :</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan menyadari bahwa hidupmu adalah ibadahmu. Ingat guys, seperti pepatah jawa bilang dan yang udah kita kenal secara umum juga. Jadi setiap apapun yang kita kerjakan, kerjakanlah karena kita cinta Tuhan. Sadarilah bahwa hidupmu harus dipersembahan kepada Tuhan. Guys, kalau kita hidup sampe dengan saat ini semua itu karena Tuhan. Ambil komitmen selama saya hidup, saya hidup bagi Tuhan. Hati saya tetap menyembah-Nya dan mata saya tetap memandang-Nya. Dan tidak ada yang dapat memisahkan diri kita dari kasih-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Roma 12:1 </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Karena itu saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati&#8221; </em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Efesus 3:17</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> &#8221; Sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">Oce deh, Room Sharing yuk!! Sampe ketemu besok lagi yak…tidur yuk..tidur…Gbu Guys.</p>
<p style="text-align: justify;">[imagebrowser id=7]</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Ditulis Oleh</em></strong> <strong><em>RCA_FOS Community</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/with-arms-wide-open-eps-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>With Arms Wide Open &#8211; Eps. 1</title>
		<link>http://fos-community.com/with-arms-wide-open-eps-1-2</link>
		<comments>http://fos-community.com/with-arms-wide-open-eps-1-2#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 13:28:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communities Highlight]]></category>
		<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[inFOStainment]]></category>
		<category><![CDATA[Friendship Evangelim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1180</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu pagi, 14 Agustus 2010, beberapa muda-mudi berkumpul di Grogol, Depok, Pondok Kopi, dan UKI, dengan tas yang besar-besar. Sebagian di antaranya mengobrol dengan seru, beberapa yang lain canggung. Wajar, karena toh ada yang baru mengenal satu sama lain. Pukul 09:00, bus berangkat menuju Pondok Pemuda, Cibodas, membawa mudi-mudi dengan tas yang besar-besar. Beberapa di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sabtu pagi, 14 Agustus 2010, beberapa muda-mudi berkumpul di Grogol, Depok, Pondok Kopi, dan UKI, dengan tas yang besar-besar. Sebagian di antaranya mengobrol dengan seru, beberapa yang lain canggung. Wajar, karena toh ada yang baru mengenal satu sama lain. Pukul 09:00, bus berangkat menuju Pondok Pemuda, Cibodas, membawa mudi-mudi dengan tas yang besar-besar. Beberapa di antaranya bertanya-tanya, seperti apakah <em>Friendship Evangelism Camp 2010</em>, itu?</p>
<p style="text-align: justify;">Inilah, <em>Friendship Evangelism Camp 2010</em>! <em>Camp</em> kedua ini (yang pertama tahun 2009) adalah sebuah <em>camp</em> rohani untuk memperlengkapi para pemuda, pelajar, mahasiswa, youth counselor, pengerja kaum youth gereja, pengurus persekutuan-persekutuan kaum muda sekolah, kampus, dll, dalam hal pemberitaan injil. Kerinduan dalam <em>camp </em>ini agar anak-anak Tuhan dapat menjadi pemberita Injil yang efektif dengan cara-cara yang <em>simple</em> namun <em>powerful</em> dalam dunia anak muda yang penuh dengan dinamika dan tantangan.</p>
<p style="text-align: center;">[imagebrowser id=2]</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, ini dia tema FEC 2010, <strong><em>With Arms Wide Open</em></strong> atau dalam bahasa Indonesia sehari hari <strong>‘dengan tangan yang terbuka lebar’</strong> yang diambil dari Galatia 4:12-14. Ini menunjukkan kasih yang Kristus berikan bagi kita dalam pengorbanan-Nya dengan tangan yang terbuka lebar, menyambut dan menerima kita orang berdosa di atas kayu salib. Demikian ditujukan bagi kita untuk dapat meneladani kasih Tuhan, dengan tangan terbuka, bukan hanya menjangkau, tetapi juga menerima orang-orang, sahabat dan bahkan orang yang mungkin kita anggap tidak layak, dengan kasih yang kapasitasnya lebih besar. Ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, yang salah satunya adalah dengan menjadi garam dan terang bagi kehidupan mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Kembali pada para muda-mudi bertas besar :D. Setelah perjalanan yang berkelok menuju Puncak, para sahabat FEC 2010 akhirnya tiba pada pukul 11:00. Berkumpul di ruang makan, panitia FEC 2010 berbaju merah memperkenalkan diri. Mulai dari ketua, sampai dokumentasi. Sambil makan jagung rebus dan dilanjutkan makan siang, peserta dan panitia riuh mengobrol dan bergurau. Pukul 12:30 pembagian kamar, <em>name tag </em>dan buku acara. Lalu, mulailah sesi pertama :D.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapiii, sebelum masuk dalam <em>Opening Session</em>, kita kenalan dulu yuu dengan para pelayan FEC 2010. Tim musik terdiri dari Sdr.Erwin (drummer), Sdr.Kristian (basis), Sdr.Lim Hansen (keyboardis), Sdr.Henri (gitaris), Sdr.Samuel (drummer) dan Sdr.Yoseph (yang kadang basis, dan kadang gitaris) juga Sdr.Andreas (yang juga sebagai drummer). Cowo-cowo ini walaupun punya talenta yang <em>amazing</em>,<em> </em>tapi mereka tetap rendah hati loh :D (<em>xie xie yeah, guys)</em>. <em>Worship leader</em> oleh Sdr.Yoseph, Sdr.Andreas, Sdr.Kristian, Sdr.Hothlas, Sdri.Rice, Sdri.Evi, Sdri.Nikki, Sdri. Silvi dan<em> singer</em> oleh Sdri.Yunita, Sdri.Sisca, dan Sdri.Nikki dan Sdr.Andreas (cayooo, guys!). Belum lengkap rasanya kalau belum memperkenalkan pengurus LCD (hihi). Taraaaa, ini dia Sdr.Hothlas Sitanggang!! Design-nya yang <em>simple but powerful</em>, memberkati banget! Apalagi dengan video-nya yang <em>touchy</em> (mauliate godang ^^). FEC kali ini, sahabat-sahabat dilayani oleh tiga pembicara yang <em>powerful</em>. Yang pertama adalah Ps.Ferry Felani, S.Th. yang akrab disapa dengan Kak’Ferry atau Ko’Ferry. Kak’Ferry melayani sebagai Gembala di City Gate Apostolic Community  Church. Khotbah Kak Ferry bersemangat banget! <em>Inspiring</em>! Pribadi Kak Ferry juga asyik, ramah, menyenangkan :). Selanjutnya Ps.Sigit P. Wibisono, S.Th., M.M. yang dekat disapa dengan Bang Sigit. Perawakan boleh besar, tapi pribadinya asyik, ramah, rendah hati pula. Khotbah yang ‘greget’ dan <em>touchy </em>bikin sahabat-sahabat FEC merinding :D. Bang Sigit melayani di POUK Halim. Pembicara selanjutnya adalah Sdr.Minmin yang akrab disapa Ko’Minmin. Ko’Min ini penulis G-Fresh Magazine yang datang langsung dari Bandung :). Tulisannya yang <em>touchy </em>dan <em>inspiring </em>bisa kita baca di blognya dengan merk warungbakmi.blogspot.com. Ko’Min juga setia menulis untuk web dan facebook FOS Community. Selain ramah dan menyenangkan, Ko’Min juga asyik buat <em>sharing </em>loh.</p>
<p style="text-align: center;">[imagebrowser id=3]</p>
<p style="text-align: justify;">Nah. inilah <em>opening session </em>yang dilayani oleh Sdr.Andreas Chrismanto sebagai <em>worship leader</em>. Persekutuan yang indah dalam Tuhan, sangat terasa saat para sahabat FEC 2010 menyanyikan pujian “Tiba Saatnya, (medley dengan Sungguh Kau) <em>How Great is Our God</em>, Yesus Kekasih Jiwaku (medley dengan Sayang-sayang, Disayang Tuhan) dan Manis Kau dengar”. Dengan tema <em>Welcome to FEC 2010 </em>ini, Sdr.Yoseph membagikan sedikit penjelasan mengenai <em>Friendship Evangelism</em> dan pandangan Alkitab mengenai <em>Friendship Evangelism</em>, sehingga semua muda-mudi yang ada di aula dapat lebih memahami tentang arti persahabatan, arti penginjilan dan hubungan antara persahabatan dengan penginjilan, serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu, para peserta, panitia, dan pembicara, huru-hara mengisi tabel yang ada di buku acara untuk tukeran <em>No.Handphone</em> dan alamat <em>email</em>. Suasana yang akrab dan sukacita, terasa kental di antara muda-mudi yang sangat bersemangat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya adalah KKR dengan tema <em>Unity in Jesus’s Love</em> yang dilayani oleh Sdr.Yoseph sebagai <em>worship leader </em>juga Sdri Yunita dan Sdri.Sisca sebagai <em>singers</em>.  Sesi ini diisi dengan pujian dan penyembahan kepada Tuhan untuk merasakan hadirat dan kebesaran-Nya, merasakan semangat yang baru untuk menyembah-Nya. Pujian yang dinyanyikan antara lain “Mengejar Hadir-Mu, <em>One Way</em>, Hidup Tanpa-Mu, Bersyukurlah, <em>Amazing</em>, Erat dengan Hati-Mu”. Kemudian dilanjutkan dengan Firman Tuhan yang dilayani oleh Bang Sigit. Bang Sigit dengan kemeja yang rapi, terlihat sangat mencekam dengan ekspresinya yang tidak dapat ditebak. Dan <em>voila</em>, ternyata ketegangan yang dibuat Bang Sigit cuma bercanda :D. Selanjutnya Bang Sigit mengisi sesi ini dengan khotbah yang sangat membangun diselingi dengan kata-kata dan kisah yang sangat menghibur (Nats: 2 Timotius 3:1-5, 1 Korintus 15:33, Yohanes 8:1-11). Sesi ini mengarahkan para sahabat FEC 2010 untuk dapat bersama-sama menyatukan hati sebagai satu keluarga dalam Allah. Menyadari bahwa Yesus adalah satu-satunya Pribadi yang sangat mengasihi anak-anak kesayangan-Nya. Merefleksikan kehidupan yang dijalani, bahwa Yesus sanggup memulihkan tiap sahabat dan Yesus pula yang menjadikan kita semua sebagai bagian dalam keluarga-Nya. Bang Sigit menutup sesi ini dengan mendoakan para sahabat FEC yang rindu dipulihkan dan memulai hubungan yang baru bersama Tuhan J. Urapan Roh Kudus terasa dashyat di tengah para sahabat FEC 2010.</p>
<p style="text-align: center;">[imagebrowser id=4]</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah <em>snack time </em>yang lezat dan mandi dengan air yang amat sangat banget banget dingin, mulailah sesi selanjutnya yakni <em>Topical Session: Global Care-Youth Mission</em>. Dengan para pelayan Sdr.Kristian sebagai <em>worship leader </em>dan Kak’Ferry Felani sebagai pembicara. Kak Ferry yang bersemangat dengan bahasa yang lugas (serta selipan lagu-lagu dunia yang sangat menghibur) mentransfer semangat yang besar pula pada para sahabat FEC. Sesi ini mengangkat dan menjelaskan mengenai  isu-isu global dalam penginjilan anak muda yang terjadi pada generasi kaum muda serta berbagai permasalahan yang terdapat di dalamnya (Nats: Roma 10:13-15, 2 Korintus 4:3-5,6-8, 1 Korintus 13:11). Dilengkapi dengan berbagai macam contoh realitas hidup yang terjadi hingga menyadarkan ketanggapan para sahabat FEC 2010 atas <em>global issues </em>yang terjadi. Ditujukan untuk memberikan pemahaman mengenai isu-isu global yang terjadi dalam penginjilan anak-anak muda dewasa ini, sehingga sebagai anak-anak muda Kristen, diharapkan dapat memberikan respon atau reaksi yang tepat dalam menghadapi isu-isu global tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah makan malam yang mantap yang telah disuguhkan oleh tim konsumsi, saatnya untuk <em>game </em>di aula!!!^^. Permainannya seru dan asyik banget! Bikin hati gembira :D. <em>Game </em>ini terdiri dari tujuh tim. Babak pertama yaitu permainan melilit <em>tissue</em>. Tim yang terdiri dari enam sampai delapan orang, membuat lingkaran yang menghadap ke luar. Setelah itu, mereka harus melilit segulung <em>tissue </em>dari pinggang ke bawah dengan rapi, tanpa sobek dan dengan cepat. Walau agak sulit memutuskan, akhirnya dengan apresiasi yang meriah, pemenang babak ini adalah kelompok dua, yang terdiri dari Frisca, Rio, Eva, Oscar, Veronica, Jojo, Ricky, dan Silvia. Horeeeee :D. Babak kedua yakni membuat pakaian dengan koran. Tanpa lem dan gunting, para peserta berkreativitas membuat model pria dan wanita dengan koran. Hanya dalam waktu beberapa menit, peserta yang kreatif dan bersemangat ini, mampu membuat <em>fashion show </em>yang heboh dan menyenangkan. Setelah berbagai tragedi (koran yang copot, dsb) Kak Ferry Felani dengan bijak memutuskan bahwa kelompok enam yang keluar sebagai pemenang. Kelompok enam ini adalah Rey, Kim, Ade Chandra, Novianty, Rizky, Leny Liu, Gisella, dan Ricko Girsang. Selamat yoo, <em>guys</em>!! ^^.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah seru-seruan, saatnya untuk <em>sharing </em>di kamar masing-masing dan beristirahat. Hayooo, panitia <em>briefing </em>dan doa ucapan syukur dulu yaa di aula! Kini tidur dan menantikan hari esok yang ceriaaaa! ^^.</p>
<p style="text-align: center;">[imagebrowser id=1]</p>
<p style="text-align: right;"><em><strong>Liputan Hari Pertama FEC 2010 Oleh ENS_FOS Community</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/with-arms-wide-open-eps-1-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Segenap Kerinduan Untuk Generasi Ini.. Friendship Evangelism Camp 2010</title>
		<link>http://fos-community.com/segenap-kerinduan-untuk-generasi-ini-friendship-evangelism-camp-2010</link>
		<comments>http://fos-community.com/segenap-kerinduan-untuk-generasi-ini-friendship-evangelism-camp-2010#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 13:28:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communities Highlight]]></category>
		<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[Friendship Evangelim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1124</guid>
		<description><![CDATA[Dear sahabat-sahabat, rekan-rekan terkasih dalam Tuhan Yesus&#8230; Sebuah kesempatan yang begitu berharga bagi saya pribadi untuk dapat terlibat langsung dalam memahami, menjangkau, dan membangun generasi muda kita. Pada kesempatan ini, ijinkanlah saya untuk membagikan segenap kerinduan yang Tuhan tanamkan dalam hati saya dan sahabat-sahabat tentang bagaimana menjadi seorang yang berdampak bagi generasi ini. Anak-anak muda, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/FEC-2010.jpg"><img class="size-medium wp-image-1125 aligncenter" title="FEC 2010" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/FEC-2010-300x196.jpg" alt="" width="300" height="196" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Dear sahabat-sahabat, rekan-rekan terkasih dalam Tuhan Yesus&#8230;</p>
<p>Sebuah kesempatan yang begitu berharga bagi saya pribadi untuk dapat  terlibat langsung dalam memahami, menjangkau, dan membangun generasi  muda kita. Pada kesempatan ini, ijinkanlah saya untuk membagikan segenap  kerinduan yang Tuhan tanamkan dalam hati saya dan sahabat-sahabat  tentang bagaimana menjadi seorang yang berdampak bagi generasi ini.</p>
<p>Anak-anak muda, adalah sebuah generasi yang begitu banyak kelebihan,  namun begitu banyak juga kekurangan. Generasi muda adalah generasi yang  &#8220;menerima warisan&#8221; dari generasi di atasnya. Baik atau buruk warisan  yang telah diberikan kepada mereka, akan berdampak pada hidup mereka  hari-hari ini.</p>
<p>Generasi muda kita memiliki banyak kelebihan, diantaranya adanya  kesempatan yang luas terbentang bagi mereka untuk menentukan respon yang  tepat terhadap bagaimana mereka menjalani hidupnya ke depan, juga  bagaimana mereka menentukan arah kehidupan mereka, memutuskan di tangan  siapa mereka akan berada, menjadi anak-anak panah di tangan pahlawan,  atau menjadi senjata di tangan perusak. Seringkali, apa yang diwariskan  pada mereka mengajarkan begitu banyak hal yang akan menentukan pilihan  mereka.</p>
<p>Dunia hari-hari ini memberikan warisan yang sangat berdampak bagi kaum  muda. Mengapa dampaknya besar? Karena dunia sedang &#8220;membangun hubungan&#8221;  dengan kaum muda kita. Seberapa besar sebuah hubungan dibangun, sebesar  itulah juga hal-hal yang terdapat dalam diri seseorang bisa diwariskan  ke dalam diri orang lainnya. Dunia membangun hubungan lebih cepat dan  lebih giat dengan anak muda kita, sebab itu, pengaruh dunia begitu cepat  mempengaruhi anak-anak muda.</p>
<p>Kita melihat bagaimana perusahaan-perusahaan, televisi, dan media begitu  gencar menjangkau keberadaan anak-anak muda di generasi ini. Mereka  melakukan riset, turun tangan langsung, mengembangkan cara-cara yang  super-attractive dan sangat menarik untuk menjamah bagian terdalam dari  generasi ini. Ratusan juta rupiah dikeluarkan untuk  perusahaan-perusahaan itu dapat menjejalkan produknya ke dalam kehidupan  konsumsi kaum muda, dan mereka tidak segan-segan mengubah cara-cara  lama, serta membangun hubungan yang tidak kaku dengan generasi kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Generasi ini membutuhkan seorang bapa&#8230; generasi ini membutuhkan  gembala&#8230; generasi ini membutuhkan sahabat&#8230; generasi ini membutuhkan  orang-orang yang membangun hubungan dengan mereka, dan mewariskan  hal-hal yang baik serta mendampingi mereka sebagai modal menjalani hidup  bertahun-tahun ke depan.</p>
<p>Banyak di antara kita menghakimi gaya hidup generasi ini, tanpa menabur  apa yang perlu untuk membantu mereka dan menjelaskan kepada mereka  bagaimana untuk menjalani hidup dengan baik, padahal:<br />
&#8220;Anak-anak muda kita akan selalu kekurangan modal untuk menjalani hidup  jika tidak ada yang mewariskannya bagi mereka melalui hubungan-hubungan  yang mereka alami dalam masa muda mereka&#8221;</p>
<p>Kebanyakan di antara kita tidak menyadari, bahwa kita memiliki banyak  hal yang dibutuhkan oleh generasi ini. Kita memiliki skill untuk  diajarkan pada mereka. Kita memiliki kelebihan dana yang seringkali  dipakai untuk pergi dengan rekan bisnis ke tempat hiburan. Kita memiliki  sarana-sarana komunikasi, kita memiliki media, yang bahkan tidak pernah  kita gunakan untuk membantu generasi ini. Kalau kita memiliki begitu  banyak kelebihan dalam hal ini, mengapa kita tidak bergabung dan  terlibat untuk menjangkau generasi muda kita? Setidaknya, berikanlah  hati untuk menerima mereka, mendengarkan mereka, sedikit waktu untuk  sekadar ada bersama mereka.</p>
<p>Friendship Evangelism Camp 2010 &#8220;With Arms Wide Open&#8221;, inilah yang  menjadi perwujudan kerinduan kami untuk generasi ini. Inilah segenap  talenta, dana, dan kesempatan yang kami miliki untuk menjangkau generasi  kami, dan kami mengajak segenap rekan-rekan untuk bergabung, membangun  hubungan dengan generasi ini, mewariskan seseuatu bagi mereka. Melalui  Friendship Evangelism, kita akan menyaksikan dan mengalami bagaimana  generasi kita dimenangkan melalui hubungan, dan digembalakan melalui  hubungan.</p>
<p>Kami mengucap syukur untuk anak-anak muda yang berani, yang tidak kenal  lelah, dan berjuang tanpa pamrih untuk membuat camp ini bisa  berlangsung. Para panitia FEC 2010, kehadiran kalian dan kerja keras  kalian sungguh tidak pernah sia-sia. Kami bersyukur untuk kehadiran para  advisor kami Kak Oky dan Kak Aning Arfianto, Kak Ferry Felani, Bang  Sigit P. Wibisono, dan Pak Jonathan Hutagalung untuk warisannya yang  sangat berharga bagi generasi ini, yaitu kebenaran dan teladan yang  telah kalian buktikan bagi kami di hadapan Tuhan. Kami beryukur untuk  setiap dana yang ditaburkan oleh para donatur kami yang tidak dapat kami  sebutkan satu persatu, kami pastikan dengan janji di hadapan Gembala  Agung yang kami layani bahwa apa yang telah ditabur akan mencapai maksud  yang maksimal, bertumbuh, dan bermultiplikasi menjadi buah-buah  pelayanan yang sangat manis di generasi ini bagi Tuhan.</p>
<p>Terakhir dan terpenting, kami bersyukur untuk setiap hati yang Tuhan  gerakkan ikut serta dalam camp ini. Kami tidak sekadar mencari peserta  camp, kami mencari anak-anak muda yang akan terlibat dalam gerakan-gerakan yang Tuhan rancangkan  bagi generasi ini. Kami berharap melalui Friendship Evangelism Camp  kedua ini, akan muncul lebih banyak lagi anak-anak muda yang dimenangkan  dan memenangkan. Segala puji bagi Yesus Kristus, Tuhan dan pemilik.</p>
<p style="text-align: right;"><em><strong>YKT_FOS Community</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/segenap-kerinduan-untuk-generasi-ini-friendship-evangelism-camp-2010/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diremuk.. Disobek..</title>
		<link>http://fos-community.com/diremuk-disobek</link>
		<comments>http://fos-community.com/diremuk-disobek#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Mar 2010 10:45:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[Simply Articles]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan rohani kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=951</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kemarin kita publish liputan dari FOS Community Fellowship 14-16 Maret 2010, sekarang saatnya membagikan salah satu hal yang kita dapatkan di event kemarin di sesi paling awal. Di sesi pertama ini Ps. Ferry Felani berbicara mengenai PROSES. Proses apakah itu? Kita baca yuk tulisan dari salah satu FOSters yang telah menulis kembali khotbah PS. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/702585_life_screwed_up.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-952" title="702585_life_screwed_up" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/702585_life_screwed_up.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Setelah kemarin kita publish liputan dari <a href="http://fos-community.com/2010/03/liputan-fos-community-fellowship-fcf-14-16-maret-2010/" target="_blank"><em><strong>FOS Community Fellowship 14-16 Maret 2010</strong></em></a>, sekarang saatnya membagikan salah satu hal yang kita dapatkan di event kemarin di sesi paling awal. Di sesi pertama ini Ps. Ferry Felani berbicara mengenai <em><strong>PROSES</strong></em>. Proses apakah itu? Kita baca yuk tulisan dari salah satu FOSters yang telah menulis kembali khotbah PS. Ferry Felani di FCF kemarin^^</p>
<p style="text-align: justify;">Kira-kira apa yah yang diremuk dan disobek? Apakah kerupuk? Oh tidak, apakah itu sebuah telur? Tidak juga… <em>(gajebo mode : on), hehe.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Kali ini aku pengen banget bagiin sesuatu yang sangat memberkati aku dan bagi temen-temen yang lain juga.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhir-akhir ini kebanyakan kita suka yang manis-manis. Apalagi khotbah yang meninabobokan. Terus dan terus suka yang manis-manis. Bahas <em>berkat, berkat dan berkat, kasih karunia, kasih karunia…</em> hanya itu yang ingin kita dengar. Kadang kita nggak mau ditegur. Sehingga banyak di antara kita mengalami <em>Diabetes Rohani</em>. Punya luka yang nggak sembuh-sembuh. Walaupun lukanya sudah lama tetapi nggak sembuh-sembuh dan sukar untuk disembuhkan, Itulah cirri-ciri terkena penyakit Diabetes Rohani. Hanya mau yang manis-manis. Padahal yang pahit itu yang selalu menyembuhkan. Contohnya saja obat, walaupun pahit rasanya tetapi menyembuhkan. Contoh lain kalau kita ketemu lebah sering kita bilang <em>“pahit, pahit, pahit</em>” hehe. so, sebenarnya banyak yang pahit-pahit itu malah menyembuhkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa hubungannya dengan judul di atas? <strong><em>DIREMUKKAN</em></strong>… ketika kita mau dan siap untuk dipakai sama Tuhan, Tuhan mau meremukkan kita terlebih dahulu. Meremukkan apa yang ada dalam diri kita. <strong>Terutama</strong> <strong>Tuhan mau meremukkan keangkuhan kita</strong>. Satu saat ketika kita sudah menyerahkan dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat mungkin kita merasa kok masalah kayaknya seneng banget yah menghampiri kita? Ada sebuah kesaksian dari seorang hamba Tuhan, waktu dia baru mengalami lahir baru, keuangan keluarganya malah jadi sulit. mau membeli sesuatu saja, hamba Tuhan ini harus berdoa dulu. Padahal dulunya ketika dia masih berada pada masa manusia lama, dia mudah membeli sesuatu bahkan sering mentraktir temen-temennya. Saat masa-masa kesulitannya dia akhirnya mau menerima bantuan dari temen-temennya. Padahal dia sendiri paling nggak mau menerima bantuan dari orang lain. Tetapi dia terima karena dia tahu Tuhan lagi mau meremukkan dirinya. Remuk dari yang namanya keangkuhan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>DISOBEK…</em></strong> layaknya kertas kado. Sebenernya kertas kado itu diciptakan buat disobek. Buat apa lagi coba kalau nggak buat disobek? Kadang ada orang yang mau buka kertas kado itu pelan-pelan, dijaga jangan sampai sobek. Seperti itulah kadang kita dengan dosa. Sayang untuk menyobek dosa. Padahal harusnya dosa itu harus disobek seperti kertas kado.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah kita mau diremuk dan disobek, kita harus menggunakan hidup sebaik-baiknya. Jangan sampai kita tidak mempergunakan waktu dan hidup dengan sebaik-baiknya. Andai saja salah satu dari kalian dikasih Blackberry dari seorang sahabat kalian, apa yang kalian lakukan? Apakah hanya dipajang di dinding, segelnya nggak dibuka sampai kapanpun dengan alasan mau menghargai dan menghormati yang memberikan blackberry itu? Atau kita hanya pakai buat telepon dan sms saja? <em>Beh… rugi banget kali!</em> Padahal fasilitas dari Blackberry nggak hanya bisa telepon dan sms doang, tapi bisa internet-an, radio, ada kamera, bisa BBM-an (BlackBerry Messengers) dan fasilitas lengkap lainnya. Sayang banget kan kalau kita hanya bisa menggunakan telepon dan sms saja dan nggak mau menggunakan fasilitas lainnya? Itu sama saja seperti kita yang nggak mau hidup maksimal alias hidup di bawah kapasitas rata-rata. <strong>Guys, jangan mau hidup kita di bawah kapasitas! Yuk, kita maksimalkan hidup kita untuk kemuliaanNya. Hidup harus ada tujuannya, agar kita tahu bagaimana kita memaksimalkan hidup kita.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah kita selalu memaksimalkan hidup kita, jadilah jawaban bagi orang di sekelilingmu. Kadang kita sebagai orang Kristen kalau ada salah seorang temen atau sahabat kita yang curhat sama kita, kita malah makin membuat keadaan menjadi kacau bukan malah menenangkan dan memberi solusi. Kita malah membuat masalahnya tambah besar. Padahal seharusnya kita bisa menenangkan dan memberi solusi. Guys, dalam <strong>2 Raja-Raja 6:1-7</strong> di situ dibilang kalau nabi Elisa mengambil mata kapak seseorang yang menebang pohon yang tenggelam dengan menggunakan sebatang pohon dan timbullah mata kapak itu di permukaan air. Kenapa nabi Elisa memakai sebatang pohon untuk mencari mata kapak yang tenggelam? Kenapa nabi Elisa tidak nyebur berenang untuk mencari mata kapak itu? Jawabannya &#8211; Karena nggak semua hal dipercayakan Tuhan sama kita oleh sebab itu kita harus tetep fokus pada pelayanan kita yang udah Tuhan percayakan untuk kita kerjakan. Serta karena Tuhan mau kita dipakai lebih lagi Seperti itu juga Tuhan nggak hanya pakai pendeta atau hamba-hanba Tuhan lainnya. Dia juga mau pakai kita untuk terlibat dalam kegerakan-Nya walaupun kita nggak dikenal atau nggak di perhitungkan tetapi kita bisa membawa solusi bagi sekeliling kita seperti sebatang kayu yang digunakan oleh nabi Elisa. Apa arti sebenarnya sebatang kayu itu? Kayu berasal dari pohon yang hidup. Ketika kita mengambil sedikit dari batang pohon yang hidup itu lepas dari tubuhnya berarti itu yang disebut kayu. Kayu itu bukan batang pohon yang hidup lagi. Kayu hanyalah sebuah batang pohon yang sudah mati. <em>Begitu juga diri kita, Tuhan mau semua kedagingan kita mati, diremukkan dan disobek. Agar kita bisa menjadi solusi atau jawaban seperti ketika nabi Elisa melemparkan batang kayu itu ke sungai untuk mencari mata kapak yang tenggelam.</em> Memang benar hanya Tuhan yang selalu memberikan jalan keluar atas masalah kita, tapi kita tetap harus membawa solusi dan memberikan rasa aman ketika seseorang membagikan masalahnya kepada kita.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>So Guys, kiranya kita mau diremukkan oleh Tuhan, mau menyobek-nyobek dosa kita, mau dibentuk dan diproses dalam memaksimalkan hidup dan jadi seperti batang kayu yang bisa menjadi solusi bagi setiap orang yang membutuhkan..</em></strong></p>
<p style="text-align: right;"><strong><em>Khotbah Ps. Ferry Felani</em></strong></p>
<p style="text-align: right;"><strong><em>Ditulis kembali oleh R.S<br />
</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/diremuk-disobek/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liputan FOS Community Fellowship (FCF) 14-16 Maret 2010</title>
		<link>http://fos-community.com/liputan-fos-community-fellowship-fcf-14-16-maret-2010</link>
		<comments>http://fos-community.com/liputan-fos-community-fellowship-fcf-14-16-maret-2010#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2010 07:54:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=932</guid>
		<description><![CDATA[Shalom FOSters! Tanggal 14-16 Maret yang lalu kita baru saja mengadakan satu buah event sederhana &#8211; FOS Community Fellowship atau biasa kita sebut FCF. Acara FCF yang ke-2 kalinya ini diadakan di Villa Liesa &#8211; Desa Tugu. Dan untuk liputannya kali ini akan ditulis oleh salah satu FOSters yang mengikuti acara ini dari awal hingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Shalom FOSters! Tanggal 14-16 Maret yang lalu kita baru saja mengadakan satu buah event sederhana &#8211; FOS Community Fellowship atau biasa kita sebut FCF. Acara FCF yang ke-2 kalinya ini diadakan di Villa Liesa &#8211; Desa Tugu. Dan untuk liputannya kali ini akan ditulis oleh salah satu FOSters yang mengikuti acara ini dari awal hingga akhir. Mau tahu acaranya seperti apa? Baca liputan di bawah ini yah!</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>***<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Seperti video yang diputar ulang untuk beberapa kejadian yang tak terlupakan, aku mau membagikannya untuk sahabat – sahabatku. Kalau ada yang kurang atau kelebihan harap maklum itu membuktikan aku masih manusia biasa dan bukan video. Jika ada kesamaan tempat, nama tokoh dan karakter itu merupakan unsur kesengajaan, hehehe…</p>
<h2><strong>Hari pertama, Minggu 14 Maret 2010</strong></h2>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kami sampai lebih awal dari jadwal atau waktu yang sudah diperkirakan, yaitu jam 10.30 am. Cuma ada satu kata yang terdengar ketika membuka pintu dan mulai melangkah melewati pintu rumah ini. “Bagus” menurutku itu kata yang cocok untuk menggambarkan apa yang dimiliki rumah ini. Rumah ini cukup besar memiliki 5 buah kamar yang besar-besar tapi yang bisa dipakai cuma 3 aja + kamar terbuka di tingkat dua, ada 2 kamar mandi yang cukup mewah tapi tanpa <em>bathtub</em>, terus ada meja makan lengkap dengan lemari, kulkas tanpa isi, wastafel dan dapur untuk memasak. Di ruang tamu yang luas ada kursi empuk, kursi goyang dan televisi untuk nonton bareng, ruang ini kami pake untuk ibadah dan tempat kumpul-kumpul. Lalu di bagian depannya ada 2 buah beranda yang luas, lengkap dengan lapangan basket, kolam ikan, saung untuk tempat duduk dan halaman yang luas banget. Hmm..rumah impian yah^^</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_934" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/Tim-Masak.jpg"><img class="size-medium wp-image-934" title="Tim Masak" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/Tim-Masak-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Nah ini dia nih salah satu Tim Masaknya FCF, Hmm.. lebih cocok disebut tim masak apa tukang sayur yah? ^^</p></div>
<p style="text-align: justify;">Berdoa bersama untuk menguduskan tempat dan seluruh aktifitas yang akan kita kerjakan selama FCF ini dipimpin oleh k’Ferry. Selanjutkan bagi-bagi kamar dan masak bersama. Saat itu tim masaknya adalah Aku, Dodo, k’Ria (sbg PJ), Siska dan Angel (membantu dengan sukarela) dengan menu makanan : Nasi Goreng Sipir Penjara (yang penting bikin kenyang, sejarahnya dikasih nama itu karena cape banget bikinnya, ngaduk-ngaduk tuh nasi di wajan yang besaaaaaar banget, bayangkan masak bwt 26 org, untung aja ada Dodo ‘n Angel yang bagian ngaduk), telur dadar (k’Ria ‘n Yunita bagian potong2) &amp; kerupuk. <strong>Ibadah sesi pertama yang dipimpin oleh k’Ferry, saat itu khotbahnya tentang <em>“Bersedia Diremukan, Disobek dan Diproses sama Tuhan” </em></strong>Setelah<strong><em> </em></strong>itu acara bebas dan makan puding. Dalam acara bebas ini, macam-macam kegiatan yang kita lakukan. Ada yang main musik, nyanyi, main bola, main basket, main badminton dan ada juga yang main karambol. <em>Note : Saat ini main tenis meja belum ngetren.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<div id="attachment_935" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><em><em><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/Sesi-1.jpg"><img class="size-medium wp-image-935" title="Sesi 1" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/Sesi-1-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></em></em><p class="wp-caption-text">Di ruang inilah tiap-tiap sesi diadakan. Sesi-sesi yang kesemuanya Simple but Powerfull :)</p></div>
<p><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum masuk sesi ke-2, kami makan lagi. Menu malam ini adalah Nasi, Sop, Tempe Goreng dan Teh Manis. <strong>Sesi ke-2 adalah acara nonton bersama, film yang kita tonton adalah tentang <em>TRANSFORMASI yang terjadi di Cali, Columbia dan Negara Uganda.</em> Bagaimana kedua negara ini dilawat Tuhan secara luar biasa. Sobatku semua, kita perlu memiliki kesatuan hati untuk berdoa bagi bangsa kita yang tercinta ini dan berani jadi inspirasi untuk membawa suatu perubahan, supaya benar-benar Tuhan pulihkan dan terjadi sebuah perubahan besar. Kita semua rindu bangsa ini mengaku Yesus Kristus adalah Tuhan. </strong>Selanjutnya setelah sesi, kami sharing di kamar, untuk sobat ceweknya, aku dipercayakan untuk memimpin. Thx Bapa aku dapat bagian dalam pekerjaan Mu ini. Tema sharing kami adalah <strong><em>“JAGALAH HATI”</em></strong> lain kali aku bahas yah di lain kesempatan.</p>
<div id="attachment_936" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/nonton-film.jpg"><img class="size-medium wp-image-936" title="nonton film" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/nonton-film-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Lagi pada fokus nonton film TRANSFORMATION nih.. *bukan Transformers loh yaa!!</p></div>
<h2 style="text-align: justify;"><strong>Hari kedua, Senin 15 maret 2010</strong></h2>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">SaTe bareng, temanya <strong><em>“Tuhan Punya Tujuan yang Istimewa untuk Setiap Kita Anak-Anak-Nya”.</em></strong> <strong>Sebelum kita ada di dunia ini, Allah telah memiliki rancangan yang terbaik untuk kita. so hidup itu harus maksimal. Jangan hidup di bawah kapasitas yang telah Allah percayakan buat kita. Jangan hidup hanya untuk menyelesaikan siklus aja karena hidup kita ini berharga. Kejadian 1 : 26 – 28 dibaca yah^^</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menu sarapan pagi ini adalah Nasi Uduk, Telor Dadar, Tempe dan Kerupuk. Setelah makan kita main games indoor, yaitu nyanyi-nyanyi pakai gerakan yang dipimpin oleh k’Tian. Pertama kita nyanyi lagu “Satu anak Tuhan pergi sekolah minggu, Bapa Abraham, terus making melodies” <em>Note : makin lama, makin gila, hehehe…</em></p>
<p style="text-align: justify;">Naik – naik ke puncak gunung, tinggi – tinggi sekali, yup kegiatan kita selanjutnya adalah <em>Hiking.</em> Yuk absen, sapa yang nggak ikut? K’Ferry, k’Hotlas, k’Ocep dan k’Vivi. kenapa ayooo kok nggak ikut?? Mau doa aja katanya, <em>yoweis.</em> Mau kemana kita? Mari kita tanyakan PETA, pertama kita melewati jalan setapak yang dikelilingi daun teh lalu melewati tanah becek lalu menyeberangi sungai yang airnya putih, besih dan dingin lalu melewati tanah berbatu yang memiliki ranjau, lalu melewati tanah yang naik turun gitu, lalu menyeberangi sungai lagi lalu melewati jalan yang terjal dan sampailah kita di jalanan beraspal yang luas, di sana baru deh kita ketemu orang, motor dan mobil. <em>Note : setiap tempat yang kita pijak selalu di foto, hahaha…</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/hiking.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-943" title="hiking" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/hiking-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><br />
</em></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah <em>hiking,</em> lapeerrrr…menu makan siang hari ini adalah Nasi, Ayam Goreng, Cah Toge dan Sambel ala Maxi. Disini tim masaknya Aku, Dodo, Maxi dan k’Ria. Promosi lagi, hehehe…Note : Setiap tim masak, tim cuci piring dan tim bersih – bersih punya jadwalnya tersendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sesi ke-3 <em>“BE DIFFERENT” baca Yeremia 1 : 8 -10</em>. Jadilah berbeda, mengapa? Pertama, karena kita memang berbeda. Kita bukan berasal dari dunia ini tetapi kita adalah warga kerajaan Allah yang memiliki integritas sebagai anak-anak Allah. Kedua, karena kita umat pilihan-Nya, kita adalah Israel – Israel rohani-Nya Allah. Ketiga, karena Allah menyertai kita, jelas berbeda antara orang yang mempunyai Allah dengan yang tidak. Setelah menjadi berbeda, next levelnya apa?? Pertama, mempertahankan karakter dan sikap berbeda yang kita miliki. Lebih sulit mempertahankannya sobat, ketimbang kita memulai untuk menjadi berbeda. Kedua, mengembangkan dan menularkannya kepada lingkup yang lebih luas. Ketiga, menjelaskan tujuan kepada sesama, mengapa dan untuk apa kita harus berbeda.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/sesi-2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-944" title="sesi 2" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/sesi-2-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dinner</em>, menunya adalah Nasi, Sayur Bayam, <em>Nugget</em>, Kopi atau Susu dan Singkong Goreng. Setelah ini kita masuk ke sesi selanjutnya yaitu <strong><em>UNFORGETTABLE MOMENT</em></strong>, selalu berkesan dan ngerasain yang berbeda, padahal secara pribadi ini yang ke-3 kalinya buatku^^ setelah ini kita BARBEKYU! Wah asikkkk.. sambil makan sambil main tenis meja, nggak kerasa jam 03.00 pagi baru tidur, hehehe…</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/barbeque.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-945" title="barbeque" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/barbeque-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<h2 style="text-align: justify;"><strong>Hari terakhir, Selasa 16 Maret 2010</strong></h2>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Waktu cepet banget berlalu, nggak kerasa sudah hari terakhir. Sebelum kita games outdoor, kita breakfast bareng, menunya adalah Bihun Goreng, Telur Dadar dan Kerupuk. Mmm….yummy. Games outdoor ini dipimpin oleh k’Ria dan Epi. Kami dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompokku punya nama LUKAS “LUcu dan tangKAS” yang beranggotakan k’Ocep, Dodo, Satria, Niki, Kim, Mbak Yu, Su dan Aku. Kami harus membuat yel-yel dulu, untuk yang ini di sensor aja yah, karena memalukan banget, hahaha…</p>
<p style="text-align: justify;">Kaki kami diikat selang – seling dengan tali rafia. Kami harus berjalan kedepan untuk mengambil gulungan kertas yang berada di tumpukan terigu dan kami harus mengambilnya dengan mulut kami. Setelah dapat gulungan itu, kami membukanya dan mulai berlari untuk mengerjakan tugas yang sesungguhnya. Yaitu menyusun sebuah ayat alkitab dan sebuah gambar. Setelah itu kami harus berlari lagi dan wajib menghabiskan 3 butir telur dan 1 botol aqua dengan memakai sedotan yang panjang – panjang. Sulit tapi kami berhasil menjadi yang tercepat dengan kata lain kami memenangkan perlombaan ini. Penghargaan pertama yang kami dapat adalah kami berhak untuk melumuri tepung kepada kelompok yang kalah. Asik banget kan dan penghargaan kedua yang semua kelompok juga dapet adalah coklat. Makanan kesukaanku, hehehe…Untuk prakarya dimenangkan oleh Su, sobat kami yang berasal dari Seoul, Korea Selatan. Kartu ucapan unik, yang didalamnya ada cewek dengan pakaian kimono gitu.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan bahan makanan yang tersisa, kami berhasil membuat menu untuk makan siang hari terakhir ini. Setelah berkutat, entah berapa lama k’Ria, k’Yaya, Mbak Yu dan Aku berada disana, sampai–sampai kita nggak ikut moment &#8216;Jurus Rahasia&#8217; itu. Yang dibawakan oleh Ko Min2, silakan lihat fotonya. Ketidakberadaan kami itu membuktikan kami sedang sibuk – sibuknya memasak. Hehehe…akhirnya jadi juga Cah Kangkung, Telor Dadar dan Omeletnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_946" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/jgn-lupa-bernapas.jpg"><img class="size-medium wp-image-946" title="jgn lupa bernapas" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/jgn-lupa-bernapas-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Ini dia nih Jurus Mengatasi Persoalan hidup xD yang intinya cm mau mengingatkan kita selama masih bernapas itu berarti Tuhan belum selesai dengan hidup kita^^</p></div>
<p style="text-align: justify;">Sharing yang sangat mengharukan pesan dan doa yang luar biasa dari K’Ferry mengakhiri kegiatan kami di FCF ini. Akhirnya tiba waktunya buat kami pulang kembali lagi ke rumah masing-masing. Perjalanan di mobil kami habiskan untuk wawancara dengan Su, dengerin kesaksiannya Erwin, ketawa-ketawa bareng,  foto-foto, sharing dan sebagian tidur^^</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/pulang.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-947" title="pulang" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/pulang-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Kesimpulannya FCF kemarin sangat memberkati dan menginspirasi. Pokoknya nyesel banget deh yang kemaren enggak bisa ikut. Karena banyak sekali berkat yang bisa didapatkan ^^ Sampai jumpa di FEC (event kita selanjutnya setelah FCF) nanti ya!!</em></strong></p>
<p style="text-align: right;"><strong><em>Ditulis Oleh : RCA<br />
</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/liputan-fos-community-fellowship-fcf-14-16-maret-2010/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saat persahabatan dimulai dalam sebuah Unforgettable Moment</title>
		<link>http://fos-community.com/saat-persahabatan-dimulai-dalam-sebuah-unforgettable-moment</link>
		<comments>http://fos-community.com/saat-persahabatan-dimulai-dalam-sebuah-unforgettable-moment#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 02:46:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[FEC]]></category>
		<category><![CDATA[Friendship Evangelim]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=623</guid>
		<description><![CDATA[Momen apakah yang paling berharga di dunia ini? Saat melihat foto-foto Friendship Evangelism Camp 27-29 November 2009 kemarin (yang juga udah di-upload di facebook), aku menyadari kalo ternyata tuh yang diabadikan selalu momen-momen berharga yang nggak terlupakan yah… Kenapa kita mengabadikan suatu momen? Karena di kemudian hari pasti kita ingin punya kenangan yang nggak terlupakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: 'Times New Roman'; line-height: normal; font-size: medium;"> </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Momen apakah yang paling berharga di dunia ini? Saat melihat foto-foto Friendship Evangelism Camp 27-29 November 2009 kemarin (yang juga udah di-upload di facebook), aku menyadari kalo ternyata tuh yang diabadikan selalu momen-momen berharga yang nggak terlupakan yah…</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Kenapa kita mengabadikan suatu momen? Karena di kemudian hari pasti kita ingin punya kenangan yang nggak terlupakan dengan momen itu. Kita selalu punya foto-foto kelahiran, foto wisuda, foto retreat, foto baptisan, foto bareng keluarga, foto bareng sahabat, dan foto yang mengabadikan momen-momen bahagia lainnya. Kita nggak pernah tuh nyimpen foto waktu kita lagi ngambek, atau foto kita lagi berantem sama sahabat, atau foto-foto yang berisi momen-momen menyedihkan lainnya.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Yah guys, kita selalu ingin mengingat saat-saat berharga. Waktu kita bertobat dan lain sebagainya. Kita nggak pernah ingin mengingat masa-masa terburuk dalam kehidupan kita. Saat aku melihat betapa banyaknya foto Friendship Evangelism Camp kemarin, aku percaya itu bukan karena ada panitia yang kurang kerjaan sehingga foto-foto terus, atau bukan karena terlalu banyak orang narsis yang ikut camp ini (hehe, bercanda…), tapi karena begitu banyak momen berharga yang ingin kita ingat dari camp ini.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Saat hari pertama kita telah merasakan bagaimana atmosfer persahabatan dibangun, lalu pemulihan hati Bapa, saat-saat fellowship dengan sahabat-sahabat baru. Kita tertawa dan menangis bersama di FEC, kita lewati suka dan duka bersama, kita tenggelam dalam hadirat Tuhan, kita ambil komitmen sama-sama, dan kita juga diutus untuk menjadi Friendship Evangelist, sahabat-sahabat yang terbaik di dalam Tuhan. Sahabat, semua itu telah kita lalui bersama, dan pastinya kita ingin FEC nggak hanya untuk sekedar berlalu. Apa yang telah kita alami di sana, sangat berdampak di dalam hati setiap kita yang hadir, dan nggak terlupakan sampai hari ini.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Banyak peserta yang nggak tahu kalo panitia sangat berjuang keras agar camp ini bisa jadi dilaksanakan. Tiga minggu sebelum acara, peserta baru 10 orang, itupun panitia semua. Terjawab saat seminggu sebelum acara, peserta telah jadi 80 orang lebih. Karena banyak yang cancel, akhirnya jadilah 70 orang peserta yang ikut. Hari ketika berangkat, panitia masih kekurangan dana 13 juta. Kami nggak tahu dari mana akan dapat segitu banyak. Bahkan sampai hari kedua dan ketiga, dana yang diharapkan nggak kunjung tiba. Dalam kondisi seperti itupun, kami merasakan tuntunan tangan Tuhan yang dahsyat. Kami harus tetap bisa tersenyum dengan tulus, tetap memberikan yang terbaik bagi semua peserta, menjaga atmosfer rohani supaya nggak nge-down, dan semua bagian acara dapat berlangsung dengan sangat indah. Singkat cerita, hari ketiga setelah selesai outbound, tepat sebelum pulang, ada donatur yang Tuhan pakai untuk transfer dana sesuai kebutuhan kami. Wow! Tuhan itu emang baik banget. FEC yang tadinya udah hampir mustahil jadi dilaksanakan, ternyata benar-benar menjadi unforgettable moment di hati setiap orang yang ikut.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Pastinya kita ingat kalo masih banyak sahabat kita yang kurang diperhatikan di luar sana, temen-temen kita yang merasa di-reject atau di-ignore oleh lingkungannya, mereka yang butuh uluran tangan yang menolong saat mereka lemah, guys, di situlah kita harus masuk ke dalam hidup mereka, dan menjadi jawaban. Biarlah kita sebagai anak-anak Tuhan menjadi sahabat-sahabat terbaik bagi orang-orang di sekitar kita. Biarlah Injil diberitakan bagi generasi kita, pertama-tama bagi orang-orang yang terdekat dengan kita, yaitu keluarga dan sahabat-sahabat kita. Ingat selalu akan momen-momen yang berharga ini. Sahabat, dunia tidak akan pernah sama lagi dengan kehadiran kita yang membawa kabar baik. Setelah camp ini, yuk kita ingat dan lakukan setiap komitmen yang udah kita buat. Ingatlah bahwa dunia ini butuh lebih dari sekedar diinjili dengan khotbah, tapi dunia ini membutuhkan sahabat-sahabat yang rela memberikan hidupnya agar kita menyatakan Tuhan Yesus, Sahabat yang sejati.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Persahabatan yang udah kita mulai di FEC dengan sahabat-sahabat baru kita, pertahankan itu dengan sungguh, karena suatu saat nanti ada saatnya dimana kita tidak akan bisa berdiri sendiri lagi, dan saat itu terjadi, yang akan berdiri bagi kita adalah sahabat-sahabat terdekat dan orang-orang yang kita kasihi di sekitar kita. Biarlah bukan hanya sekedar foto yang mengabadikan persahabatan kita, namun persahabatan kita menjadi hal yang abadi dalam hati setiap orang yang disentuh kasih Allah melalui kehadiran kita bagi sahabat kita setiap waktu dan dalam setiap kesukaran, itulah yang membuktikan pada dunia bahwa persahabatan kita abadi di dalam Tuhan.</span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-624" title="fec2009" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/12/fec2009-300x224.jpg" alt="fec2009" width="300" height="224" /><br />
</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">“Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku…” (Yoh 15:13-14a)</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">See u guys at the next Unforgettable Moment… Saat itu tiba, biarlah lebih banyak lagi sahabat kita dimenangkan dalam kasih Tuhan, kasih Sang Sahabat Sejati, Kasih yang terbesar. Amin.</span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;"><strong><em>_Y.K.T_</em></strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/saat-persahabatan-dimulai-dalam-sebuah-unforgettable-moment/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Youth Evangelism Challenge</title>
		<link>http://fos-community.com/youth-evangelism-challenge</link>
		<comments>http://fos-community.com/youth-evangelism-challenge#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 07:08:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[Simply Articles]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan rohani kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[“Youth” dan “evangelism”, kedua kata yang sepertinya ngga mungkin dan jarang sekali terdengar bersamaan. Padahal seandainya kedua kata itu digabungkan, akan menjadi hal yang dahsyat banget lho. Dulu, sebelum aku mengerti, menikmati, membaca bahkan terlibat dalam pekabaran injil, yang ada di kepalaku mengenai penginjilan adalah seorang pendeta berbaju lengkap (pakai jubah yang ada tanda salibnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em> </em></p>
<p><img class="alignleft" style="margin: 20px;" title="Youth-Challenge" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/10/Youth-Challenge-300x143.jpg" alt="Youth-Challenge" width="258" height="122" /></p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Youth”</em> dan <em>“evangelism”, </em>kedua kata yang sepertinya ngga mungkin dan jarang sekali terdengar bersamaan. Padahal seandainya kedua kata itu digabungkan, akan menjadi hal yang dahsyat banget lho.</p>
<p style="text-align: justify;">Dulu, sebelum aku mengerti, menikmati, membaca bahkan terlibat dalam pekabaran injil, yang ada di kepalaku mengenai penginjilan adalah seorang pendeta berbaju lengkap (pakai jubah yang ada tanda salibnya gede di depan) membawa alkitab besar sambil bilang, “Bertobatlah, kerajaan Allah sudah dekat.”</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Itulah yang tergambar di benakku saat aku mendengar kata penginjilan pertama kali. Semakin sering aku mendengar kata itu, bukannya semakin hilang gambaran awal tadi, tapi justru bertambah dengan adanya <em>background</em> sebuah bangunan yang ada salib tinggi menjulang dengan papan nama tertentu yang menunjukan nama gereja tertentu. Saat mendengar kata penginjilan, pasti timbul pertanyaan-pertanyaan seperti:</p>
<p align="center">“mau diajak ke gereja mana lagi nih&#8230;”</p>
<p align="center">atau</p>
<p align="center">seperti “ iya deh, aku bertobat&#8230;”</p>
<p align="center">atau bahkan “ Duh&#8230;&#8230;playanan lagi??”</p>
<p style="text-align: justify;">Aku merasa bahwa penginjilan identik dengan gereja tertentu, diajarin lagi tentang hal-hal baru, yang kadang agak aneh-aneh juga (dalam hal ini karena memang baru pertama kali merasakan), atau diajak ke sini atau ke situ. Apalagi klo udah pakai kata “Pelayanan”, wah susah deh untuk menolaknya.</p>
<p>Sebegitukah gambaran penginjilan di benak kita ???</p>
<p style="text-align: justify;">Aku tidak tau dengan kalian, tapi bagiku dahulu gambaran tentang penginjilan adalah hal seperti itu, ditambah cerita-cerita tentang para misionaris yang melayani daerah-daerah terpencil, yang sangat susah dan sengsara tetapi bahagia. Aku ngga tau bagaimana gambaran itu bisa timbul, apakah karena aku yang buat sendiri, atau karena lingkungan sekitar yang mempengaruhi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tapi setelah aku mencoba mengerti, mendalami Firman Tuhan bahkan mengalaminya, pandanganku berubah. Penginjilan bukan hanya untuk orang-orang tua, bukan hanya untuk hamba-hamba Tuhan di atas mimbar, bukan hanya untuk para gembala sidang ataupun para majelis gereja, tapi penginjilan adalah untuk kita semua, muda-tua, pendeta atau bukan, majelis atau bukan, di atas mimbar atau hanya jemaat biasa. Saat kita mengakui Tuhan Yesus sebagai Juruselamat secara pribadi, saat itulah kita terpanggil untuk menginjil. Bukan saat kita bertambah tua, bukan saat kita ditahbiskan di gereja lokal, bukan saat kita jadi pengurus rohkris di sekolah, bukan saat kita jadi pelayan mimbar. Tapi saat kita menerima dan percaya akan keselamatan, kebenaran dan Janji Tuhan, saat itulah kita harus memberitakan keselamatan, kebenaran dan janji Tuhan itu. Penginjilan adalah hidupmu, bukan sekadar tugasmu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Penginjilan bukan hanya saat kamu menyampaikan Firman di depan jemaat, bukan hanya saat kamu menulis artikel rohani, dan bukan hanya saat kamu jadi pelayan mimbar, main musik, jadi <em>WL</em>, jadi kolektan, jadi <em>singer</em> atau jadi penerima tamu. Saat engkau berada di kelas tidak ikutan untuk mencontek, itu juga penginjilan. Saat kamu lebih memilih untuk pergi setelah mengingatkan teman-temanmu saat mulai bercanda yang menyerempet ke arah jorok atau bahkan sedang membahas tentang sesuatu yang porno; saat kamu menjaga mulutmu untuk tidak mengeluarkan kata-kata yang kotor; sembrono dan segala macam isi “ragunan”; saat kamu mendisiplinkan diri untuk tidak terlambat; saat kamu membuang sampah pada tempatnya bahkan memungut sampah yang berserakan di jalan; dan bahkan saat kamu berusaha memaafkan seseorang yang melukai perasaanmu, itu semua adalah penginjilan. Penginjilan itu adalah gaya hidup, dan yang namanya gaya hidup sudah semestinya kita lakukan sehari-hari.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tau kenapa saat kata <em>“youth”</em> dan <em>“evangelism”</em> digabungkan akan menjadi hal yang sangat dahsyat dan luar biasa, karena saat anak-anak muda menyadari bahwa penginjilan adalah gaya hidup, saat kita menyadari bahwa penginjilan adalah panggilan kita, dan bahwa penginjilan itu bukan hanya tugas tapi hidup kita, aku percaya pasti injil akan sampai ke seluruh dunia, sampai ke ujung bumi, bukan hanya sampai di RT/RW atau sampai di kelurahan dan kecamatan terdekat, tapi <strong>SELURUH BUMI</strong>, karena anak-anak muda dapat melakukan sesuatu yang dahsyat, <em>powerful</em>, kreatif, energik dan ngga kenal menyerah saat melakukan sesuatu. Akan ada banyak pensi-pensi, konser-konser, mading-mading, futsal-futsal, basket-basket, prestasi di sekolah, apapun itu, yang di dalamnya kita bisa memberitakan kebenaran Firman Tuhan, keselamatan dan janji Tuhan. Dahsyat kan, apalagi seandainya satu anak muda bisa memenangkan satu jiwa, <em>each one reach one</em>, widihhhh dahyat bung..</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Lho kok jadi berhenti bacanya, jadi takut yah, apa bingung, atau malahan jadi tambah males denger kata penginjilan&#8230;.waduh jangan donk..hehehhehe&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ini dia niy yang jadi salah satu <em>Challenge</em> kenapa kata <em>“youth”</em> dan <em>“evangelism”</em> susah untuk bersatu. Kebanyakan <em>“youth”</em> dah agak gimana gitu saat denger kata <em>“evangelism”</em>, dan saat <em>“evangelism”</em> denger kata <em>“youth”</em> malah geleng-geleng. Jangan bingung yah, kita akan bahas kenapa kedua kata itu susah banget bersatunya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Seringkali saat anak-anak muda ketemu sama kata penginjilan atau pelayanan, kata-kata yang sering keluar adalah kata “ntar aja deh” dengan berbagai versi dan alasan.</strong> Ada yang ngerasa belum siap, ada yang ngerasa belum “kudus”, ada yang karena males aja, ada yang karena pengen fokus belajar, ada yang karena belum berani, dan berbagai alasan lain yang kalau disebutkan satu persatu bisa jadi novel sendiri. Aku mau bilang disini adalah kesiapan bukan masalah keadaan dan waktu, dengar baik bro and sis, kesiapan adalah masalah kemauan dan kepekaan, mau untuk dipakai Tuhan, dan peka akan panggilan kamu. Nggak heran lho ada iklan di tivi yang bilang klo anak-anak muda sering dipandang sebelah mata, karena kebanyakan “ntar”-nya dan “tunggu”-nya. Apa yang mau dilihat, klo entar-entar terus. Doa pada Tuhan supaya kerinduan, kemauan dan kepekaan akan sebuah panggilan semakin nyata, dan bilang pada diri sendiri bahwa sekarang saatnya yang muda yang berkarya. C’mon youth&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Alasan kedua adalah <strong>karena kata “evangelism”</strong>, lho kok bisa ?</p>
<p style="text-align: justify;">Penginjilan atau evangelism berasal dari kata <strong><em>Euanggellion</em></strong> artinya <strong><em>Eu = baik</em></strong>, <strong><em>anggelos = pembawa berita</em></strong>. Jadi yang namanya penginjilan adalah pembawa berita kabar baik. Injil adalah kabar baik, dalam bahasa inggris kita bilang <em>good news</em>, tapi terkadang <em>good news</em> itu berubah menjadi <em>scary news</em> karena masalah penyampaian. Seorang penginjil anak muda yang mengerti hati Bapa akan lebih banyak memberitahu mereka tentang kasih karunia daripada selalu menakut-nakuti mereka tentang hukuman dan neraka. <em>That’s the point</em>, bahwa seringkali apa yang kita/kami sebagai anak-anak muda dengarkan adalah tentang penghukuman, akhir jaman, tentang neraka, tentang sebuah kewajiban, yang akhirnya semua itu menjadi beban bagi kami. Satu hal yang penting, bahwa injil adalah kabar baik, harus disampaikan secara baik, dengan tujuan yang baik dan tepat<strong><em>. That’s exactly what we need.</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Guys</em>, melihat kedua alasan, sepertinya terjawab sudah kenapa kita menjadi begitu takut, begitu cemas saat mendengar kata penginjilan, apalagi disuruh melakukannya. Ingat <em>guys</em>, bahwa injil adalah kabar baik, bukan kabar menakutkan yang menjadi seseorang jadi baik, dan klo kita sadar bahwa kita sudah merasakan dan mendapatkan kabar baik itu, seharusnya sudah semestinya kita mengabarkan hal itu kepada orang lain juga, mulai dari orang-orang terdekat sampai ke ujung bumi, dan jangan lupa target kita adalah <strong>Seluruh bumi</strong>, tau kenapa, karena kita adalah <strong>anak-anak mudaNya Tuhan</strong>.</p>
<p align="center"><em>Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau roh kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, dan di seluruh Yudea, dan di samaria dan sampai ke ujung bumi</em></p>
<p align="center"><em>Kisah Para Rasul 1:8</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/youth-evangelism-challenge/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menginjil? Anak Muda? Susah tuh…</title>
		<link>http://fos-community.com/menginjil-anak-muda-susah-tuh%e2%80%a6</link>
		<comments>http://fos-community.com/menginjil-anak-muda-susah-tuh%e2%80%a6#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 08:08:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[Simply Articles]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=599</guid>
		<description><![CDATA[Emang beneran bisa dilakukan? Satu hal yang perlu kita tau adalah kalo Tuhan Yesus yang memberi perintah “Pergi, beritakanlah Injil…” maka udah pasti jawabannya “Ya! Penginjilan pasti bisa dilakukan!” Anak-anak muda kebanyakan nggak menolak “isi” dari Injil itu yang sebenarnya mereka butuhkan seperti pengampunan, pemulihan, Kepastian hidup, keselamatan, bebas dari rasa bersalah, kebutuhan akan Tuhan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Emang beneran bisa dilakukan? </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Satu hal yang perlu kita tau adalah kalo Tuhan Yesus yang memberi perintah “Pergi, beritakanlah Injil…” maka udah pasti jawabannya “Ya! Penginjilan pasti bisa dilakukan!”</p>
<p style="text-align: justify;">Anak-anak muda kebanyakan nggak menolak “isi” dari Injil itu yang sebenarnya mereka butuhkan seperti pengampunan, pemulihan, Kepastian hidup, keselamatan, bebas dari rasa bersalah, kebutuhan akan Tuhan, dsb. Kebanyakan anak muda menolak “metode” atau “cara” dan “kemasan” dari penginjilan itu. Coba tanya pada diri sendiri, apa yang ada dalam pikiranmu ketika mendengar kata “Penginjilan”.  Setelah itu, coba tanyakan pada anak-anak muda di luar sana, apa yang ada di pikiran mereka tentang penginjilan. Kebanyakan mereka pasti menjawab “KKR yang membosankan”, “diajak masuk ke suatu gereja, lalu disuruh baptis di sana”, “dikhotbahin berjam-jam dan ditakut-takutin tentang neraka”. Kalo gak percaya, silakan coba!</p>
<p style="text-align: justify;">Satu hal yang perlu kita lakukan hanyalah hal se-simple ini: gunakan hal yang paling disukai dan dibutuhkan anak-anak muda itu! Gunakan persahabatan mereka, gunakan tempat “nongkrong” mereka, gunakan bacaan favorit mereka, gunakan cara yang baik untuk sampaikan kabar baik. Injil itu sifatnya kabar baik, dan harus disampaikan dengan cara yang baik, tidak boleh dengan cara yang menakutkan atau membosankan.</p>
<p style="text-align: justify;">Masalahnya begitu banyak penginjil yang nggak kreatif. Kalopun ada anak muda yang kreatif, mereka nggak tahu caranya menginjil, atau isi dari Injil itu. Jadi kondisinya begitu terbalik antara apa yang dibutuhkan, dan apa yang menjadi jawaban. Sampai kapanpun metode penginjilan ini akan kurang efektif.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam Friendship Evangelism Camp, kita coba ubah metode kita untuk penginjilan yang menjemukan dan membosankan bahkan menakutkan itu. Kita mulai lakukan metode yang “simple but powerful” atau “sederhana namun berdampak besar”, sesederhana persahabatan, dan sekuat persahabatan juga dampaknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap kita anak-anak Tuhan bisa terlibat dalam penginjilan, dan setiap kita harus terlibat dalam penginjilan. Gunakanlah cara yang paling simple menurutmu untuk lakukan penginjilan, Tuhan yang akan beri kekuatan untuk menyatakan InjilNya secara dahsyat dalam kehidupan sahabat-sahabat yang kita Injili.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/menginjil-anak-muda-susah-tuh%e2%80%a6/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

