Takkan Melebihi Kekuatanku

Category : inFOStainment, Lifestyle

Tempatku berharap
Tempatku berseru
Tempatku berserah, hanya Kau Yesus
Dalam kesesakan,
Kau beri kelegaan,
Kau b’ri penghiburan dan kekuatan
Reff:
Kaulah Tuhan, tempatku berseru,
Tempatku berserah, Kaulah Harapan
Kaulah Bapa yang paling mengerti
S’gala yang terjadi tak kan melebihi Kekuatan ku

Hai Para FOSTERS mania, apa kabar nih? Kembali lagi dengan Review dari FOS Community. Kali ini FOS Community me-review lagu-lagu dari band rohani Lifetree. Lifetree juga salah satu band yang menjadi inspirasi buat anak-anak FOS. Banyak lirik dari lagu-lagu Lifetree yang memberikan inspirasi kepada anak-anak muda untuk terus berharap kepada Tuhan Yesus Kristus. Seperti salah satu lirik lagu yang di atas. Lirik lagu di atas menggambarkan kalau kita sebagai anak Tuhan selalu berharap penuh kepada Tuhan, Di dalam keadaan sukacita ataupun dalam keadaan kesesakan. Karena hanya Tuhan Yesus yang tidak pernah mengecewakan anak-anak-NYA, hanya Tuhan Yesus yang menjadi jawaban dan pengharapan di dalam hidup kita. Karena segala sesuatu yang terjadi di dalam hidup kita tidak akan pernah melebihi kekuatan kita. Itu yang kita tangkap dari maksud lagu ini. Seperti pada 1 Kor 10:13

“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia, sebab ALLAH setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”

Selain itu juga masih banyak lagu dari Lifetree yang berasal dari album Brand New Day dengan lagu pujian dan penyembahan yang luar biasa seperti Ku Haus Pada-MU, Raja di Hidupku, Adakah Yang Sebanding Dengan-MU dan masih banyak lagi. Selain album Brand New Day, album sebelumnya yang berjudul Life Changing juga berisikan lagu penyembahan dan pujian yang luar biasa. Cobain aja deh langsung dari CD album-album mereka, lagu-lagu mereka cocok banget di telinga anak-anak muda dan yang pasti lirik-liriknya sangat memberkati.

hanya kepada-Mu

Lomba Menulis Essay – Friendship Evangelism

8

Category : Eventgelism, inFOStainment

1126728_home_work_close-up_3

Shalom..

Tanggal 27-29 November nanti FOS Community akan mengadakan acara FEC – Friendship Evangelism Camp. Buat yang belum tahu mengenai acaranya gabung yuk di GRUP FEC atau kunjungi website Friendship Evangelism Camp Indonesia.

Kita pengen banget semua orang-orang muda baik secara pribadi maupun komunitas bisa ikut serta dalam acara yang akan diadakan selama 3 hari 2 malam di Bukit Karmel, Puncak Kana – Cipanas ini. Karena itu bagi yang berada di luar daerah JABODETABEK, saat ini kita membuka kesempatan untuk mengikuti acara FEC dengan mengadakan sebuah lomba menulis Essay yang berhadiah gratis mengikuti acara Friendship Evangelism Camp plus tiket transportasi PP dari daerah asal sampai tempat Camp diadakan. Tertarik untuk ikutan? Baca ketentuannya di bawah ini ya…

Keterangan Lomba :

Buat tulisan semenarik mungkin mengenai Friendship Evangelism (penginjilan melalui media persahabatan). Boleh mengenai konsep Friendship Evangelism, cara-cara melakukan friendship evangelism dalam kehidupan sehari-hari atau apapun juga yang terpikirkan oleh kalian ketika mendengar kata Friendship Evangelism/Penginjilan Melalui Persahabatan.

Ketentuan Teknis :

Peserta bertempat tinggal di luar JABODETABEK, berusia 15-25 tahun dan sudah dipastikan bisa mendapatkan ijin atau bertanggung jawab secara pribadi apabila memenangkan lomba ini. Essay ditulis di halaman A4 dengan Font Times New Roman 12, spasi 1, minimal 1 halaman. Dikirimkan ke alamat email FOS Community : contact@fos-community.com sebelum tanggal 15 Oktober 2009.

Hadiah :

1 Pemenang pertama dapat mengikuti acara Friendship Evangelism Camp gratis selama 3 hari 2 malam, pemenang juga akan diberikan tiket PP dari daerah tempat tinggalnya sampai ke Jakarta.

Pemenang kedua dan ketiga akan mendapatkan hadiah hiburan berupa buku rohani pilihan.

Ayo Guys! Enggak usah pikir-pikir lagi, ikutan aja lomba ini! Karena syaratnya mudah banget dan pemenangnya pasti enggak akan nyesel bisa ikutan acara Friendship Evangelism Camp – indonesia. Ditunggu yah partisipasinya^^

God Bless You Guys…

Stand Up For Jesus

Category : inFOStainment, Lifestyle

The Jesus’ Generation Statement of Faith

“Let the earth rejoice, see the risen King

On the clouds of praise, He’s exalted forever

We will rise with Him, Son of Righteousness

And the earth will shake in the glory of heaven…

See the heavens open wide, and His glory like a flood

Fill the earth with Salvation…

See the nations take His hand, and in righteousness they stand

This is Jesus Generation…” (Jesus Generation – Hillsong United “My Best Friend”)

Lagu ini  pertama banget saya dengar waktu SMA dulu. Udah sekitar 6 tahun sejak saat itu, tapi aslinya album ini udah dari tahun 2001. Jadi lagu ”Jesus Generation” ini udah ada dari 8 tahun yang lalu. Beberapa waktu saat saya denger lagi lagu ini, saya jadi inget pertama kali saya denger lagu ini saya menangis terharu. Koq kayaknya mantap banget yah kalo emang kita jadi generasinya Tuhan Yesus seperti yang dinyanyikan di lagu ini, generasi yang memegang tangan-Nya dan berdiri dalam kebenaran-Nya, bahkan generasi yang mengguncang dunia dengan kemuliaan surga.

Awal SMA dulu, jadi momen paling manis kalo dikenang. Saat dimana Tuhan jamah hati saya dan membuat saya menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi. All things seem so beautiful, even the dark clouds can be seen as daylight. Well, waktu berjalan dalam sejarah rohani hidup saya. Akhirnya saya ngalamin juga yang namanya meninggalkan kasih mula-mula itu, hidup terasa hambar, hati jadi kering, ada masalah dikit langsung protes sama Tuhan, ada rasa ingin kembali aja jadi orang biasa yang menjalani hidup lamanya seperti nggak pernah kenal hal-hal rohani.

Saat saya mulai tinggalin kasih mula-mula, saya mulai berhadapan dengan realita bahwa di dunia Kekristenan ini ternyata banyak banget orang munafik, yang akhirnya bikin saya tambah kecewa. Boro-boro punya hati lagi buat berdoa dan nangisin jiwa-jiwa bagi keselamatan mereka, ngurusin sakit hati dan kekecewaan pribadi aja udah nggak kuat. → Continue

Our Summa Testimonia

3

Category : inFOStainment, Lifestyle

“Tak peduli seberapa hebat kesaksian orang lain tentang Tuhan, kesaksian terbesar tetap adalah pengalaman pribadi kita bersama Dia – sesederhana apapun itu.”

Enggak terasa yah bulan Maret sebentar lagi akan berakhir. Dan dengan berakhirnya bulan Maret, berakhir pula tema FOS bulan ini  – Summa Testimonia, yang artinya kesaksian terbesar. Tapi bukan berarti semangat dari Summa Testimonia itu sendiri harus pudar. Karena yang namanya pengalaman pribadi bersama Tuhan Yesus harus terus kita rasakan dan alami di sepanjang hidup kita loh. Nah, untuk mengakhiri bulan Summa Testimonia ini, ada sesuatu yang FOS Community ingin bagikan. Yup it’s Our Own Summa Testimonia! Kumpulan kesaksian terbesar kami dalam bentuk sebuah buku.

Kenapa sih kok kita bisa kepikiran untuk membuat sebuah buku yang isinya kumpulan kesaksian-kesaksian pribadi? Apa karena ada penerbit yang mau menerbitkan? Hohohooo gak tuh, sampe saat ini belum ada kerjasama dengan pihak penerbit :D *tapi gak nolak loh kalo ada penerbit yang mau menerbitkan^^.  Kalo bukan karena ada yang mau menerbitkan trus kenapa dunk? Apa karena kita semua narsis en iseng aja pengen bikin buku? Huaaaa enggak-enggak! Bahkan ada beberapa diantara kami yang tadinya  malu banget kalo kisah hidupnya dibuat jadi sebuah buku yang bisa dibaca banyak orang. Dan beneran deh kita enggak bikin proyek buku ini cuman buat sekedar iseng aja. Jadi apa donk? Hmm.. Mungkin hanya ada satu kata untuk menjelaskannya : KERINDUAN. Yup ini adalah kerinduan Tuhan yang ditaruh di hati kami. Terinspirasi dari film independen berjudul Freedom Writers. Akhirnya kami juga ingin membuat sebuah tulisan yang kalaupun enggak dibaca sama orang lain setidaknya kami membuat sesuatu untuk diri kami sendiri. Karena dalam pembuatannya pun, masing-masing dari kami mendapatkan banyak hal. Saat kami menuliskan kata per kata yang dirangkai untuk menceritakan bagaimana Tuhan berkarya dalam hidup kami masing-masing, kami merasa jauh lebih dekat lagi kepada-Nya. Kami merasa ternyata sudah begitu banyak kebaikan yang Ia sampaikan melalui setiap segmen hidup kami. Kami jadi lebih mengerti bahwa penyertaan-Nya itu nyata, kami pun menjadikan tulisan kami sebagai suatu komitmen yang akan terus mengingatkan kami akan kasih-Nya di sepanjang perjalanan hidup kami. Dan suatu motivasi yang akan terus membuat kami bangkit dan bertahan hingga perjalanan terakhir kami. Dan enggak hanya itu aja, melalui buku biografi ini pun kami jadi bisa lebih mengenal masing-masing pribadi dari sahabat-sahabat kami, mengerti mengapa sahabat kami bisa memiliki temperamen seperti itu atau karakter seperti ini. Dengan begitu bukan hanya kita bisa saling mengerti aja tapi kita pun bisa saling membantu perubahan karakter masing-masing menjadi lebih baik dan menuju sempurna seperti Kristus.

Dalam pembuatan project FOS kali ini sebenernya juga gak berlangsung mulus. Dalam kehidupan berkomunitas, ada aja hal kecil yang bisa bikin kesalahpahaman diantara kita. Ada juga kesaksian yang gak bisa kami masukkan karena pertentangan dari orang tua. Tapi Puji Tuhan, akhirnya proyek kali ini terselesaikan juga. Dan itu jelas-jelas bukan karena kekuatan kami. Tapi semua karena kasih karunia yang Tuhan Yesus berikan.

Dan akhirnya, jika saat ini kami ingin membagikan Summa Testimonia kami, enggak lain karena kami berharap bahwa tulisan kami dapat memberkati semua orang yang membacanya. Selain itu, semoga buku ini dapat memotivasi semua anak muda untuk mulai menuliskan kisah pribadinya bersama Sang Juruselamat. Yup yup!! Tuliskanlah kesaksian hidup kalian dan lihat apa yang akan kalian dapat! Pastinya kalian semua juga bisa… Karena kesaksian terbesar adalah pengalaman pribadi kita bersama Dia.

So here it is..

FOS Community Proudly Present

Our Summa Testimonia

TRUE STORY AND TESTIMONY

image-buku

pdf

The Diary of FOS Community

Category : Eventgelism, inFOStainment, Simply Articles

1161001_vintage_calendar_2

FOS COMMUNITY FELLOWSHIP

Villa Pemandangan Cipanas, Puncak

7-9 Maret 2009

Dapatkah hidup seseorang diubahkan dalam 3 hari? Nice question isn’t it?

Yup, kami yakin bisa. Perubahan yang dialami anak-anak Tuhan bukanlah perubahan yang outside-in atau perubahan yang dari luarnya dulu baru ke dalam. Perubahan hidup seperti itu adalah perubahan yang amat dipaksakan. Peubahan anak-anak Tuhan adalah perubahan hidup inside-out, yaitu perubahan hidup dari dalam yang terpancar keluar.

Selama 3 hari 2 malam berdiam di hadirat Tuhan dan merasakan tertanam dalam sebuah komunitas dalam pergaulan yang benar, dipastikan banyak banget pemulihan terjadi bagi seseorang. Nggak percaya? Daud bilang di Mazmur 84:11 Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik.”

Kenapa Daud bisa bilang kalo satu hari di pelataran rumah Tuhan itu lebih baik daripada seribu hari di tempat lain? Karena satu hari dalam Tuhan bisa mengubah hidup kita dan membuat kita mengalami suatu pengalaman yang luar biasa banget dibandingkan dengan seribu hari di tempat lain yang mungkin aja nggak berdampak apa-apa buat hidup kita.

Itu hal yang kami (Footsteps Followers) rasain selama 3 hari 2 malam di Puncak. Fellowship kemarin dimulai dari perencanaan 3 bulan lalu, tepatnya pas hari Ultah FOS Community 31 Desember 2008. Saat itu kita-kita kepingin banget adain sebuah acara Fellowship, dan keinginan itu Tuhan tanamkan kuat banget di hati kami. Sementara kami juga ngerjain project buku FOS Community “True Story and Testimony”, Tuhan gerakin hati anak-anakNya untuk bikin Fellowship ini. Hem..hemmm… kalo mau pada tau nih, kita nggak punya modal uang sepeserpun pas mau bikin acara ini, bahkan sehari sebelum berangkat, dana masih kurang sekitar 1,3 juta. Tapi kami ingin taat pada apa yang Tuhan gerakin di hati kami. Suatu berkat yang luar biasa banget saat kami tau semua Tuhan cukupkan bahkan surplus untuk dananya. Salut deh buat Tuhan yang menyediakan segalanya.

Yang ikut di acara Fellowship ini ada 18 orang totalnya, setiap kita ngerasain banget apa arti berdiam dalam hadirat Tuhan, ngerasain arti persahabatan yang asyik banget dan membangun, ngerasain dibentuk secara powerful sama Firman Tuhan, bahkan kita juga ngerasain suasana keluarga yang akrab dengan masak bareng, karena semua makanan di sana kita masak sendiri, terus ngerasain juga gimana rasanya subuh-subuh ditarikin selimutnya dan ditiupin kakinya (hiiiih, dingggiiiiiinnn abisssss…) supaya bangun buat saat teduh, ngerasain juga jalan-jalan ke kebun raya Cibodas dan kebaktian minggu di padang rumput yang sejuk, hoooaaaahhh, ih, pada kepingin ya? Hehehe…

Seperti apa yang jadi motto FOS “Simple But Powerful”, kami coba menjadi anak-anak Tuhan yang se-simple mungkin dalam hal kerendahan hati, menerima satu sama lain apa adanya, memperlakukan setiap sahabat kami sebagai saudara yang kami kasihi, mengerti hati Allah dengan cara yang simple, dsb. Tapi Tuhan nyatakan, melalui hati kami yang sederhana, Dia buat banyak hal yang Powerful atas hidup kami. Bener-bener deh melalui acara Fellowship ini kami belajar tentang “as simple as I can, as powerful as God can”, so dengan begitu, masa muda kita jadi luar biasa.

Sebagai sebuah Friendship Evangelism Community atau komunitas yang memberitakan Injil melalui persahabatan, FOS hadir untuk jadi sahabat di setiap waktu bagi anak-anak Tuhan yang membutuhkan kehadiran seseorang yang mau menyediakan telinganya untuk mendengar, pundaknya untuk tempat sahabatnya menangis, hatinya untuk berbelas kasihan, waktunya untuk menemani, bahkan juga hidupnya untuk berbagi. Kami investasikan hidup kami untuk menjadi sahabat-sahabat yang menaruh kasih di setiap waktu. Pertama komunitas kami lahir di hati Bapa, kami diberikan Persahabatan sebagai karunia untuk penginjilan, tapi melalui Fellowship ini, Tuhan membawa kami lebih dalam lagi menjadi sebuah keluarga.

1161156_candlePada sesi Candle Night atau malam lilin, Kak Oky Arfianto, bapa rohani kami membawa sebuah renungan tentang “Family Love”. Kak oky bilang: “Dalam sebuah keluarga biasanya kita punya banyak foto-foto tentang perjalanan hidup anggota keluarga dari kecil sampe dewasa. Ada foto kelahiran, ada foto-foto ultah, ada foto-foto tentang wisuda, ada foto-foto tentang anggota keluarga yang married, banyak deh. Nah, dalam keluarga rohani ini, kita juga harus memiliki “foto-foto” perjalanan rohani setiap kita dari kecil sampai nanti kita semua menjadi dewasa. Sebuah keluarga selalu ada bersama dalam melewati setiap masa, baik dalam keadaan susah, maupun senang. Dan biasanya setiap anggota keluarga tau kisahnya masing-masing satu sama lain. Setiap hal yang terjadi dalam keluarga rohani ini, akan tercatat dalam “album foto” perjalanan rohani kita.” Wuiiihhh. So sweet banget ya…

Selain itu, kami juga menikmati saat-saat nangis Bombay bareng di Candle Night, saat kami semua merenungkan bahwa dalam sebuah keluarga kami harus menerima apa adanya keadaan setiap anggota keluarga, artinya ada penerimaan yang utuh, bukan karena prestasi atau jasa seseorang, tapi karena kita adalah keluarga. Terus harus ada penghargaan satu sama lain, kita harus menghargai dengan tulus apapun yang sahabat-sahabat atau keluarga rohani kita lakukan, kita juga harus memulai lebih dulu untuk mengampuni, sampai kita semua memiliki hati dan pikiran Kristus. Dan untuk bisa melakukan itu semua pada keluarga rohani kita atau pada orang lain, terlebih dahulu kita masing-masing harus mengalami pemulihan, menerima dan mengampuni diri sendiri, dan menghargai diri sendiri apa adanya.

Candle night yang manis dalam hadirat Tuhan itu ditutup dengan doa “Tuhan, pertemukan kami dengan mereka di luar sana yang ingin memiliki keluarga rohani seperti apa yang telah kami rasakan, kami rindu jadi “seseorang” yang Tuhan pakai untuk hidup mereka. “

Banyak banget hal yang kami pelajari, lakukan, dan alami langsung tentang Tuhan, persahabatan rohani, hidup yang mengalami percepatan-percepatan atau akselerasi iman dalam Tuhan, tentang arti kasih sebuah keluarga, dan masih banyak lagi di acara Fellowship kemarin. Sungguh, apapun yang Tuhan ingin kita lakukan, kalo kita taat melakukannya, pastinya kita akan dapet paket berkat banyaaaak banget, dan itu untuk kebaikan kita juga kok.

Di acara terakhir pas penutupan dan udah mo pulang, kita bikin komitmen bareng untuk tetap menguatkan dan meneguhkan hati di dalam Tuhan. Firman Tuhan diambil dari kitab Yosua pasal 1 tentang penyertaan Tuhan yang akan selalu tetap bagi anak-anakNya, bahkan Ia berjanji akan melakukan hal-hal yang dahsyat melalui hidup kita. Pas selesai closing ceremony, eh ternyata ada surprise party kecil yang udah disiapin untuk tiga orang sahabat kami yang berulang tahun, yaitu Maxi (8 Maret), Yaia dan Mauren (11 Maret). Semuanya terasa begitu indah dan menguatkan saat ada kebersamaan di dalam Tuhan. Apalagi suasana yang hangat di tengah dinginnya udara puncak itu semakin bertambah hangat dengan kehadiran Tuhan di antara kami, suatu momen yang nggak akan kami lupakan.

Guys, perjalanan kita masih sangat panjang, yakinlah apa yang Tuhan buat di fellowship kemarin akan selalu menjadi kekuatan bagi kita ke depan. Masalah dan tantangan menanti, tetapi selama ada Tuhan yang menyertai dan sahabat-sahabat yang selalu menginvestasikan imannya dalam kehidupan setiap kita, maka kita akan selalu kuat.

Tetaplah simple, dalam Allah kita yang Powerful… Jadilah teladan dan sahabat yang memberkati.

God bless you all guys…

Liputan FCF – Family Love in Friendship Community

Category : Eventgelism, inFOStainment

Kehadiran lebih dari sekedar kenangan,

Karena kehadiran lebih daripada sekedar berada di sana !!

Kalimat di atas sungguh-sungguh sangat terasa pada FCF (FOS Community Fellowship), dan untuk menceritakan kembali hal-hal yang terjadi di sana adalah sesuatu yang sangat dahsyat dan hebat…

Yuph, FCF alias Fos Community Fellowship timbul dari sebuah kerinduan. Lagi-lagi dari sebuah kerinduan, dimana kita sebagai komunitas ingin bukan hanya sekadar tau siapa aja yang ada di dalamnya, tetapi ingin mengenal lebih lagi dan juga menjadi satu keluarga, That’s right, Family Love adalah tema yang diangkat di fellowship ini.

Dari sebuah kerinduan kepada sebuah tindakan, akhirnya jadilah kita berangkat ke Puncak. Yuph dengan segelintir sahabat-sahabat yang mem-planning-kan ini, plus sedikit problem dengan Faith, berangkatlah kita.

Sahabat-sahabat yang ikutan ternyata banyak juga lho.. Dan yang bikin amazing ternyata yang tadinya  gak kepikiran bakal ikut ternyata ikut juga! Wow.. Praise God banget!

Yang ikutan FCF yaitu ada Evi, Maxi, Oceph, Andreas, Tian, Yunita, Ami, Nikki, Rebbeca, Mauren, Yaiya, Ria, Ricky (Oceph’s brother), Rice, Silvi, Rizal dan Ayli yang trus K’Okky plus K’Aning dan anaknya Jimie.

And the story begin….

Keberangkatan

Puncak... We are Coming!!!!!
Puncak… We are Coming!!!!!

Kita jalan pake mobilnya Hankam. Haha.. Lumayan lah kuat nanjak Puncak. Ada 2 titik  buat kita ngumpul, yang pertama di pondok kopi jam 7 pagi dan yang kedua di UKI Cawang jam 8. Wah ternyata antusias dari sahabat-sahabat besar banget, pada on- time lho, walaupun ada juga sih yang masih agak ngaret-ngaret gitu.. Tapi akhirnya kita berangkat juga..


Day 1 at Puncak

Puji Tuhan jalanan nggak begitu macet dan jadi kita sampe Puncak jam 10-an gitu deh. Setelah sampe kita masih sempet istirahat dulu sejenak, yah tekcupin alias milih-milih kamar dan nyobain kamarlah. Lumayan ngelurusin badan dulu.. Dan kata pertama yang terucap begitu masuk rumah adalah…..Wwwoooowwwww……..

Opening ceremony kita mulai jam 14.00, dengan jeng Evhi sebagai WL… in this moment kita ice breaking sebentar, sembari menggerakkan badan dan mempersiapkan hati untuk kita dibawa lebih dekat lagi kedalam hadirat Tuhan. Di opening kita shout untuk JC, Praise untuk JC, Fly untuk JC dan dance untuk JC pokoknya semua untuk JC deh (JC = Jesus Christ), ‘n that’s really amazing. Hari Ini Kurasa Bahagia di medley dengan Kukasihi kau dengan kasih Tuhan, dan Ku Kan Terbang menjadi ungkapan hati kita melalui pujian.

But sebelum mulai opening ternyata ada hal yang dilakukan spontanitas walaupun di dalam grup-grup, entah tiba-tiba Tian, Ocep dan Andreas kunci pintu kamar n mulai praise and worship, trus ternyata terdengar sampai luar dan ada yang ketok-ketok tetapi nggak dibukain gitu deh dan ternyata Evhi, Ria dan Maxi juga start to praise n worship di tempat yang laen, dan sahabat-sahabat yang lain ikutan juga praise ‘n worship in group dan di dalam grup masing-masing kita doa tuk fellowship ini. Yang terlintas cuma satu yaitu mendeklarasikan kalo tempat ini adalah kepunyaan Tuhan, dan kita rindu dalam hadirat Tuhan, jadi nggak ada celah untuk iblis mengacaukannya… dan Tuhan tutup bungkus tempat itu selama 3 hari itu, the power of pray…

Setelah itu kita makan siang dulu dan dilanjutkan dengan sesi 1 yang dibawain sama Tian dengan tema Arti Sahabat. Kita sembah Tuhan lagi, kita masuk lebih dalam hadiratNya lagi dan mengejar hadirMu adalah kerinduan kami ya Tuhan. More deeper…more deeper….more deeper…. Seorang sahabat menaruh kasihnya setiap waktu dan menjadi saudara dalam kesukaran, arti sahabat yang menjadi ungkapan hati dan hikmat dari seorang Salomo, namun lebih dari sekadar itu, kalaupun kita memiliki berbagai macam definisi atau arti dari sahabat, ataupun belum sama sekali bisa mengartikan sahabat itu bagaimana, akan sangat indah kalo kita terlebih dahulu menjadi seorang sahabat yang berarti bagi sahabat kita.

Break…mandi…bersih-bersih…dandan…plus camilan sehat bergizi….

Lanjut ke sesinya Oceph. Kalo tadi kita ngebahas tentang friendship, nah sekarang kita ngebahas tentang evangelism-nya. Pioneering and the Spirit breakthrough, Perintisan dan Penerobosan. Tentang bagaimana Tuhan membentuk anak-anaknya untuk menjadi seorang perintis dan memiliki semangat pendobrak. Yang pastinya Tuhan pengen kita nggak jadi anak-anak aja, tetapi Dia mau kita menjadi dewasa. Pioneer yang dimaksud adalah pion, yang merintis, mempelopori dan pembuka jalan. Seorang perintis adalah seorang yang mau maju terlebih dahulu untuk memulai sesuatu hal yang dahsyat. Dan kita sebagai anak-anak Tuhan, harus jadi seperti ikan di air asin, walaupun berada di lingkungan yang asin tetapi tidak menjadi asin, artinya tidak menjadi seperti lingkungan di sekitarnya. Saat kita diperintahkan sesuatu oleh Tuhan, saat kita dengar suara Tuhan yang bagian kita hanya patuh, taat dan percaya. Dan saat kita melakukan sesuatu yang menjadi suara Tuhan bukan berarti nggak ada masalah, dan pada saat kita menjalankan apa yang jadi kerinduan Tuhan semakin ada masalah bukan berarti kita salah dengar suara Tuhan. So, have a Spirit in pioneering and the Spirit of breakthrough

Ini dia nih buku FOS Community - True Story and Testimony yang akhirnya cetak juga!! p.s:;iat gambar bukunya aja ya, abaikan model yang memperagakannya secara aneh ^^
Ini dia nih buku FOS Community – True Story and Testimony yang akhirnya cetak juga!! p.s:liat gambar bukunya aja ya, abaikan model yang memperagakannya secara aneh ^^

Sehabis itu inilah saatnya untuk launching biografi kita, sebuah buku untuk suatu generasi yang dimulai dengan simplicity. Share dari Andreas, Tian dan Oceph, dan beberapa sahabat-sahabat yang ikut menulis membuat kita semua menjadi bagian dari buku itu. Dan sambil menikmati cemilan kentang goreng, kita share satu sama lain mengenai banyak hal sampai larut malam… sampe akhirnya semua masuk kamar masing-masing dan tinggalah 4 orang yang masih tetap share dan akhirnya tertidur juga deh di ruang tamu….zzzzzzzzzz……..

Jadilah petang…jadilah pagi…itulah hari pertama…

Second day…

Hari yang baru….awal yang baru……

Dan perubahan karakter dimulai pada pagi hari !!!

Tau ngga, ternyata enggak mudah buat bangun pagi di tengah suasana yang dingin banget. Ada yang masih ngulet-ngulet lah, ada yang tidur lagi, ada yang langsung ngambil selimut karena saking kedinginan, de el el. Tapi ada juga lho yang udah bangun dari pagi, mantab!!

Sa-Te hari ini dibawain sama Maxi, tentang bersyukur kepada God atas apapun. Ternyata semakin kita merasa kehilangan, semakin besar rasa syukur kita kepada God dan semakin kita memperjuangkan sesuatu semakin sesuatu itu jadi berharga. Tapi jangan sampai kita kehilangan sesuatu dahulu sebelum kita mensyukuri hal itu.

Setelah Sa-Te, kita mandi-mandi, dan sarapan, pastinya masak dulu dunks….

sebelum berangkat ke Taman Cibodas wajib foto2 dulu!! Tapi kok Tian bengong gitu yah mu pergi? Mikirin apa siyh?
sebelum berangkat ke Taman Cibodas wajib foto2 dulu!! Tapi kok Tian bengong gitu yah mu pergi? Mikirin apa siyh?

Hari ini ada something special lagi niy, ternyata kita ibadah minggunya di Taman Cibodas, kebaktian padanglah istilah kerennya. Setelah ganteng-ganteng dan cantik-cantik semua, kita naek deh ke Taman Cibodas, dengan naek angkot dan sedikit jalan akhirnya kita menemukan tempat yang cozy buat ibadah itu…. lagi-lagi Tuhanlah yang menyediakan semuanya itu.

Praise n worship yang deep banget, setelah itu kita sama-sama denger Firman Tuhan tentang Mazmur 23, mengenai Mazmur Daud dan pengalamannya bersama dengan God yang semakin dekat. Menjadi seorang pribadi yang ingin selalu berada dekat Tuhan, seperti domba yang mengenal gembalanya, demikianlah kita mengenal Bapa lebih lagi. Suatu kedekatan yang takkan terpisahkan bahkan oleh serigala sekalipun. Dan yang menjadi kesenangan kita adalah diam di dalam rumah Tuhan sepanjang hidup kita.

dari wajah-wajahnya yang sumringah bisa ditebak donk kalo ini foto tim yang menangin game. sayang tim yang kalah gak mau difoto sih dengan muka cemong2.. tapi tenang aja di video ada kok!!^^
dari wajah-wajahnya yang sumringah bisa ditebak donk kalo ini foto tim yang menangin game. sayang tim yang kalah gak mau difoto sih dengan muka cemong2.. tapi tenang aja di video ada kok!!^^

Suasana yang dingin membuat  kita pengen gerak-gerakin badan niy. Yah nge-games donk pastinya…. wow…ngegame-lah kita, maen tepung-tepungan, gundu-gunduan, trus sebelumnya buat yel-yel yang kocak gitu deh, dan akhrinya dapetlah coklat untuk para pemenang dan bagi yang kalah mukanya cemang-cemong tepung tuh…..hahahahha………lucu dan asyik lho….

Balik ke villa dengan cuaca yang lagi ujan, untung naik angkot, tapi tetep ajah ada yang kena ujan, yang gantung di pintu angkot paling sengsara, karena kedinginan plus kena ujan dan harus keramas pula.

Mandi, dan masak time… kali ini kita bli tape tapi belum di goreng, nah untuk makan siang kita bikin deh nasi uduk plus telur plus nugged gitu deh…mmmm…nyam..nyam..nyam….

Kita yang tadinya belum nyatu semua, belum terlalu nge-feel, masih agak kaku, bener-bener disentuh banget sama Tuhan di hari kedua ini. Hati kita yang tadinya keras, mungkin masih kepikir sama keadaan di rumah, pikiran yang masih tertinggal di Jakarta, bahkan ada yang hampir menyesal ikutan fellowship, tapi itu semua betul-betul  diubahkan Tuhan. Kita merasa menjadi satu keluarga. Canda tawa di dalam Tuhan, puji dan sembah Dia. Kesatuan hati sebagai seorang sahabat dan keluarga bener-bener Tuhan kasih di hati kita. Bener-bener nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata, that’s really amazing…. Tuhan tau yang ku mau…

mantap juga nih ucok yang satu ini bawa sesi sharing..
mantap juga nih ucok yang satu ini bawa sesi sharing..

Dan saat masuk ke sesi berikutnya, ada suatu atmosfir yang beda banget. Ada suatu spirit yang menyala-nyala, yang membuat kita semua semakin all out, semakin blow up dalam hadirat Tuhan. Masuklah kita ke sesi sharing, dimana Andreas cerita mengenai pergaulan yang Ia jalani dulu, tentang pergaulan di luar sana, dan tentang pergaulan yang terindah yang pernah dirasakannya. Dan kamipun juga merasakan hal yang sama.

Dan Puji Tuhan, hari itu Tuhan juga menibakan K’Okky beserta keluarga  di vila dengan selamat, walaupun sempat terjebak macet. Dan kami sangat bersyukur untuk malam teromantis dimana kami bisa melihat dan merasakan kehangatan kasih persahabatan di tengah dinginnya malam dan diterangi dengan cahaya kecil dari lilin.

Hati mulai terbuka, dan pemulihanpun mulai terjadi, isak tangis meliputi seluruh ruangan, tangis penyesalan dan tangis kegembiraan, itulah yang kami rasakan…. rasanya kami tidak ingin malam ini cepat berlalu, kami tidak ingin kebersamaan ini hilang ditelan waktu. Dan aku percaya di tengah kami saling berpelukan satu sama lain, Tuhan juga sedang memeluk kami semua.

Sesi terakhir dibawakan oleh Ria, yang tadinya sempet gak mau ikut FCF kali ini. Tapi ternyata God emang baik banget melalui pengalaman Ria, akhirnya Sist kita itu malah bisa membawakan sesi mengenai Persahabatan yang Mengubah Karakter langsung dari pengalaman pribadinya. Di dalam komunitas FOS yang kita inginkan memang kita bisa menjadi sahabat yang saling mengubah karakter satu sama lain menjadi karakter yang jauh lebih baik.

Last day in Puncak…

Kebersamaan kemarin malam masih sangat terasa di hati. Semangat-semangat yang tadinya padam mulai menyala kembali, dan hati yang teluka telah Tuhan balut, dan sesungguhnya kami tidak ingin pulang dan meninggalkan tempat ini. Kami ingin fellowship seminggu lagi, kalau bisa selamanya !!!

Tapi, biar bagaimanapun kita harus tetap kembali ke dunia kita masing-masing, dunia nyata yang terkadang penuh penderitaan, penuh luka dan penuh kekecewaan. Sebuah keadaan yang sangat dingin akan kasih sayang, dingin akan sebuah kehangatan keluarga dan dingin akan sebuah persahabatan. Tetapi untuk itulah kita ada di dunia ini, untuk menghangatkan sebuah kasih sayang , menghangatkan sebuah keluarga dan menghangatkan sebuah persahabatan. Dan saat ini dengan hati yang bulat dan kuat kami bersemangat untuk menjalani kehidupan itu, kembali kepada rutinitas tetapi tidak menjadi lelah. Karena kami tidak berjuang sendiri, kami memiliki sahabat, saudara dan sebuah keluarga kedua yang akan selalu ada buat kami. Dan inilah yang kami rindukan, kalian juga menjadi keluarga bersama kami.

God, thanks for the beautiful friendship in our Life...You’re the best...
God, thanks for the beautiful friendship in our Life…You’re the best…

FCF mungkin berakhir pada hari ketiga, tetapi persahabatan kami baru diperbaharui dan baru dimulai…. Dan Tuhan belum selesai berencana dalam hidup kami, dalam persahabatan kami, dalam komunitas ini dan dalam impian kami…

p.s mau liat komen2 peserta FCF? Di sini nih

Cool Comments on FCF 7-9 Maret 2009

2

Category : inFOStainment

Ini dia nih komentar dari beberapa FOSters yang ikut FCF tanggal 7-9 Maret 2009 lalu…

“Wuaa, gua bersukacita banget kalo FCF boleh berjalan dengan baik karena Tuhan Yesus yang rruar biasa!:D Gua banyak belajar tentang pengendalian diri , ketaatan, kebersamaan, kesehatian, dan pengorbanan. Rasa-rasanya sebagai koordinator en pemegang duit, gua yang dapet berkat paling banyak! Chahaha xD Thanks for all Guys, semangatz!!^^ Luph U all and God Bless..”

-Evi, ketua koordinator acara

“Luar biasa.. Sungguh Tuhan benar2 berkarya dengan dahyat dan canggih.. Dia menjamah kita satu per satu menjadi sahabat, keluarga yang menguatkan..
Thanks Lord
GBU”

-Andreas


“Senang.. Gembira.. Bahagia.. Cihuy bangetlah.. okeh sekali.. Ruar biasa!”

-Nikki

“Seru banget.. mengajarkan tentang arti persahabatan, trus ngajarin gua juga buat belajar masak hehee.. secara gua ‘n Ria yang jadi kokinya dengan komandannya Ocep..Emm kayanya itu aja dech. Yang jelas gua cukup terberkati dengan fellowship kemarin’n gua tunggu fellowship selanjutnya.JLU.”

-Yaya

“Waktu FCF aku ngerasain jamahan Tuhan yang luar biasa. Akhirnya aku sadar kalo aku punya sobat2 yang luar biasa yang dikirim Tuhan untukku. Merci. JBU.”

-Rebbeca


“Wah banget! Karena di acara kemaren gua dipulihkan kembali dan gua bisa mengenal orang2 yang baru tapi gua ngerasa udah kenal lama banget. Gua bener2 ngerasain pentingnya persahabatan di sana ‘n gua merasa ada penerimaan buat gua..Kalo bisa FCFnya diadain lagi donk..”

-Silvi

“Kesannya luar biasa banget Rice mendapatkan banyak hal yang gak pernah Rice bayangkan, gak pernah Rice minta, tapi sesuatu yang aku rasa sangat aku inginkan ‘n itu semua Tuhan kasih. Hebat banget Tuhan Yesus, yang gak pernah kita minta aja Tuhan kasih, apalagi yang kita minta ‘n gumuli dalam doa pasti Tuhan kasih yang the best banget dech..
Sukacita banget kumpul sama anak2 Tuhan yang dahsyat untuk mencari hatinya Tuhan, untuk deket sama Tuhan. Aku diberkati banget dari setiap pujian, firman Tuhan, renungan, sharing, bahkan gamesnya ^_^ Yah terang aja kelompok aku kan juara 1 ‘n kita daper coklat. Mm..mamamialezatos..Sangat2 berkesan banget deh ‘n setiap waktu yang kita habiskan bersama itu sangat2 berharga kerasa banget kebersamaannya, kekeluargaannya, persahabatannya.. Di FCF “Lo dapet apa yang lo mau” (hehe nyontek iklan) but gak cuma itu tapi “Lo dapet apa yang Tuhan Yesus mau”

-Rice

“Kesan buat FCF apa ya..Bagi gua FCF kemaren dahsyat!Kenapa bisa dahsyat, coz Tuhan sendiri yang mengijinkan FCF terjadi, ‘n momen seperti itu jarang terjadi..Jadi apa yang udah di dapet pas FCF harus disyukuri banget ‘n apa yang kita dapet juga kita bagi ke orang2 yang lum pernah merasakannya.. Gua thank God punya sahabat seperti kalian.. Keep on fire guys! Ditunggu project selanjutnya..haha..GB..”

-Yunita

“Menyentuh hati, di sana gua bisa dapat apa yang sebelumnya belum gua dapet, seperti kebersamaan, persaudaraan, pertemanan, kasih, pengetahuan tentang kebenaran firman Tuhan, perubahan sikap dan lainnya. Dan semuanya itu indah di dalam Tuhan. selebihnya Keep on Fire and God Bless you all..Love u all ^_*”

-Ricky

1 kata aja.. Dahsyat….!!

-Mauren


-Summa Testimonia-

Category : inFOStainment

hand-writing

Aku bersyukur kepadaMu

Oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib

Ajaib apa yang Kau buat

Dan jiwaku benar-benar menyadarinya

(mazmur 139:14)

Friends, pernahkah kalian merenungi hal-hal terindah dalam hidup kalian, apa kalian hanya terdiam meratapi hal-hal yang paling menyakitkan dalam hidup kita.

Aku enggak tau pada saat gimana raja Daud terinspirasi membuat Mazmur ini, saat sedang merenungi hal-hal terindah atau meratapi nasib, tapi pastinya dari Mazmur ini aku bisa membayangkan kalo Daud benar-benar menyadari bahwa hidupnya selalu dalam genggaman Tuhan dan dia sangat amaze banget akan setiap lika-liku hidupnya.

“Ahh, Daud mah enak pernah ditolong Tuhan waktu lawan singa.”

“Dia mah enak pernah ngobrol ma Tuhan, raja yang diurapi Tuhan gitu lho…”

mmm… klo aku jadi Daud mah aku akan bilang,

“Yeee… sapa suruh ga minta intimacy ma God… minta dong maka kamu akan diberi….”

Yuph, bener banget…. Minta dong.. Minta… Kebanyakan anak Tuhan bilang Tuhan itu amazing lewat pengalaman hidup orang lain. Lho??? Mank enggak boleh??? Boleh kok….boleh… hanya saja bagiku akan sangat indah apabila kita bukan cuma mupeng ngeliat temen kita, sahabat kita or orang lain merasakan hadirat Tuhan, merasakan dapet mukjizat, merasakan dekat dengan Tuhan. Kita juga bisa kok! Jangan berhenti kalo baru kagum sama pengalaman orang lain, tetapi melangkahlah untuk meminta suatu pengalaman bersama God secara pribadi. Dan itulah makna Amazing yang sesungguhnya.

Tapi bukan berarti aku mau kalian maksa Tuhan untuk berbuat “sesuatu” sama kita yah, coz jangan salah yang hamba itu kita, bukannya Tuhan, jadi sadar statuslah..hehehehhe…. But karena kasihNya, Dia ngangkat kita jadi anak-Nya supaya kita memiliki kedekatan yang lebih dengan Dia, mengenal Dia lebih intim, dan supaya kita bisa curhat apapun yang sedang kita rasakan sama Dia. Dia Bapa yang sangat amat baik kok, jadi kita bisa deh share sama Dia klo kita mau merasakan kedekatan yang lebih lagi sama Dia.

Dan ternyata semakin dekat dan kenal dengan Dia, enggak perlu sesuatu kejadian yang wah atau heboh banget untuk kita bisa ngerasa amazing, ternyata dari hal-hal simple dan sehari-hari enggak jarang ngebuat kita terkagum-kagum dan terheran-heran sama God.

Jadi sebenarnya yang membuat sebuah pengalaman kita bersama Tuhan begitu berarti adalah bagaimana sikap hati kita dalam merasakan pengalaman itu. Kalo hati kita kecil, sebesar dan sehebat apapun pengalaman yang terjadi dalam hidup kita maka akan terasa kecil dan enggak bermakna, tetapi bila hati kita besar maka sekecil apapun pengalaman kita, maka kita akan selalu mensyukuri dan selalu terkagum terhadap karya Tuhan. That’s the keyword.

Kami pun mendapatkan keyword itu setelah kami diminta menuliskan biografi masing-masing, awalnya sih bingung banget. Pusing mau tulis apa yaaa, takut dibilang narsis, takut kalo pengalaman kita enggak cukup berarti buat ditulis but ternyata dari hal itu kami jadi tau bahwa ternyata seluruh hidup kami adalah sebuah pengalaman yang sangat amazing karena telah Tuhan rencanakan dan Tuhan pimpin. Kami jadi semakin sadar bahwa Tuhanlah kekuatanku, kami jadi menghargai diri kami dan hidup kami, kami jadi mensyukuri anugreah terindah dari hidup yaitu hidup itu sendiri, dan kami jadi lebih mengenal masing-masing pribadi dari sahabat-sahabat kami bahkan pribadi diri kami, dan kami sangat rindu pengalaman kami menjadi inspirasi bagi sahabat-sahabat semua dimanapun kalian berada untuk memiliki pengalaman pribadi dengan Tuhan….. karena semua itu sangat amazing….

Guys, kalo pengen baca bukunya bisa kok.. Walaupun saat ini sih bukunya hanya dicetak terbatas dan manual,  hehe.. manual karena kita enggak  cetak melalui penerbit ^^. Tapi nanti diusahain buat upload versi PDFnya aja di sini. So, yang mau tau isi bukunya kayak apa.. Tunggu aja launching PDF-nya di bulan ini.. But kalo udah baca bukunya jangan liat kaminya, tapi liat Tuhan-nya yang mengizinkan kami memiliki pengalaman itu. Dan satu lagi jangan cuma kagum ajah yah guys… tapi minta, sebab “Mintalah maka kamu akan diberikan”.

Oh iya, untuk tema FOS bulan ini kan Summa Testimonia, mungkin banyak yang bingung.. Apaan tuh Summa Testimonia?? Well, karena bulan ini FOS mau ngangkat tema mengenai kesaksian terbaik adalah kesaksian yang kita alami sendiri (terlepas dari pandangan dunia mengenai hebat atau enggaknya kesaksian tersebut).  Makanya pas lagi nyari ide buat judulnya, kepikiran deh kata-kata summa yang diambil dari istilah latin summa cum laude. Yang biasa dipakai buat istilah penghargaan tertinggi dalam perkuliahan. Trus Testimonia-nya pastinya diambil dari kata testimony. Nah itulah yang mau FOS tekankan dan bagikan.. Kalo sebenarnya kesaksian pribadi kitalah kesaksian yang tertinggi.. Walaupun kita bisa berdecak heran waktu orang lain bersaksi bahwa dia pernah disembuhin dari sakit kanker stadium 4 atau pernah ditolong Tuhan lunasin hutang yang miliaran.. Tetep aja kesaksian yang paling berdampak, paling membekas, paling terhebat adalah kesaksian yang kita miliki sendiri.

So, mulai sekarang jadikanlah kesaksian pribadimu menjadi Summa Testimonia!!!

I praise you because you are to be feared;

all you do is strange and wonderful.

I know it with all my heart.

(Psalm 139:14 TEV)

Finally…

Category : inFOStainment

Akhirnya!! FOS sekarang memiliki website resmi juga^^. Walaupun website ini hanya berbentuk weblog yang sederhana, diharapkan dengan adanya website ini all FOSters bisa saling berinteraksi dan bisa up-to-date dengan perkembangan-perkembangan FOS ke depannya.

Di website ini juga nantinya akan di-posting berbagai macam artikel-artikel pilihan yang bisa membangun, trus bakal di-posting juga profil-profil FOSters satu per satu! Yup! satu per satu dari kalian akan punya kesempatan buat mejeng di sini dan berbagi kesaksian kalian di sini! So, tunggu giliran aja yah, siapa yang profilnya bakal masuk ke sini..

Lewat website ini juga, kita pengennya bisa saling berinteraksi dan saling bekerjasama dengan komunitas-komunitas Kristen anak muda lainnya. Jadi, nantinya kita juga akan me-review profil-profil komunitas anak muda lainnya looh.. Ayo, yang punya komunitas Kristen anak muda lainnya hubungi FOS supaya profilnya bisa dimasukin di sini ^^.

Dan gak cuma itu aja, di sini juga setiap minggunya bakal ada resensi buku, musik, atau website-website Kristen yang  pas buat kita-kita.. So, jangan lupa buat mem-bookmark website ini di browser kesayangan kalian! Pokoknya, website ini wajib sering dikunjungi bagi para FOsters ^^

GBU all….