<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FOS Community &#187; Youth Inspirator</title>
	<atom:link href="http://fos-community.com/category/youth-inspirator/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fos-community.com</link>
	<description>Simple but Powerful - Stand in Unity not in Uniform</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 08:39:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Grace Suryani – Kasih Yang Memberi Dampak Dalam Persahabatan</title>
		<link>http://fos-community.com/grace-suryani-kasih-yang-memberi-dampak-dalam-persahabatan</link>
		<comments>http://fos-community.com/grace-suryani-kasih-yang-memberi-dampak-dalam-persahabatan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 04:02:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Youth Inspirator]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kristen]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=399</guid>
		<description><![CDATA[“Mengasihi sahabat apa adanya tapi tidak membiarkan dia seadanya. That’s the real love. Itu sama dengan cinta-Nya Tuhan untuk kita. Cinta Tuhan menerima kita apa adanya, tapi Tuhan ingin kita terus bertumbuh. Tuhan tidak menginginkan kita menjadi seadanya. Dia ingin kita menjadi serupa dengan Dia. Karena itulah Dia memproses kita terus menerus.“ Itulah kalimat yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><em>“</em><em>Mengasihi sahabat apa adanya tapi tidak membiarkan dia seadanya. That’s the real love. Itu sama dengan cinta-Nya Tuhan untuk kita. Cinta Tuhan menerima kita apa adanya, tapi Tuhan ingin kita terus bertumbuh. Tuhan tidak menginginkan kita menjadi seadanya. Dia ingin kita menjadi serupa dengan Dia. Karena itulah Dia memproses kita terus menerus.“</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-400" title="Grace Suryani" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/06/Kak-Grace-300x224.jpg" alt="Grace Suryani" width="240" height="179" /></p>
<p style="text-align: justify;">Itulah kalimat yang dituliskan oleh Kak Grace Suryani ketika ditanyakan mengenai hal terbaik apa yang bisa kita berikan untuk sahabat. Yup guys, kata-kata dari Kak Grace Suryani emang pas banget menggambarkan tema kita bulan ini mengenai <strong><em><a href="http://fos-community.com/2009/06/persahabatan-yang-berdampak/" target="_blank">Impacting Friendship</a> </em></strong>atau persahabatan yang berdampak. Nah yang lebih serunya lagi, di penghujung bulan Juni ini Kak Grace Suryani juga menjadi profil <a href="http://fos-community.com/category/youth-inspirator/" target="_blank">Youth Inspirator </a>kita loh! Kenapa FOS memilih Kak Grace Suryani sebagai salah satu Youth Inspirator? Enggak lain karena FOSters sendiri udah banyak banget terinspirasi sama tulisan-tulisannya Kak Grace. Buat yang belum tahu atau belum pernah baca bukunya kak Grace, <em>duuuh kemana aja?? </em>^^ Kita kenalan lebih lanjut yuk sama sosok penulis muda dan guru Mandarin yang handal ini :)<span id="more-399"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignright" title="Grace Suryani" src="http://www.glorianet.org/cover/kecina.jpg" alt="" width="95" height="146" />Grace Suryani, Anak sulung dari 3 bersaudara ini lahir di Jakarta, tepatnya tanggal 23 November 1983. Berawal dari cuman iseng-iseng nulis karena ingin membagikan banyak hal yang ada di dalam pikirannya kini Grace sudah menghasilkan 3 buah buku. Dari mulai The <strong>Puzzle of Teenage Life, The Puzzle of Jomblo Life,</strong> dan yang terakhir yang juga sempet jadi <em>recommended book</em> di FOS Community adalah <strong><a href="http://fos-community.com/2009/02/tuhan-mengapa-aku-harus-ke-cina/" target="_blank">Tuhan Mengapa Aku Harus ke Cina</a>.</strong> Gaya tulisan Grace Suryani yang simpel, lucu namun sangat mengena di hati anak muda membuat buku-bukunya menjadi buku rohani yang isinya sama sekali enggak terkesan ‘menggurui’.</p>
<p style="text-align: justify;">Buat yang pernah baca buku-bukunya Grace Suryani, pasti bisa merasakan kedekatan Grace dengan Tuhan melalui tulisan-tulisannya, dan inilah rupanya yang ingin Grace Suryani tularkan kepada para pembacanya. Bahwa sebenernya Tuhan itu enggak jauh dari kita, Tuhan bisa diajak ngobrol seru, Dia pengen banget kita kenal Dia lebih dekat melalui semua aktivitas kita. <em>Catet loh guys! Semua aktivitas, itu termasuk aktivitas shopping, jalan-jalan, nonton, bahkan <a href="http://fos-community.com/2009/05/tips-ber-facebook-ala-anak-tuhan/">aktivitas ber-facebook</a>^^</em></p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu momen dari sekian banyak momen yang mengubahkan kehidupan rohani Grace Suryani adalah momen ketika Grace masih menjadi murid Sekolah Minggu. Saat itu, seorang Guru Sekolah minggunya bertanya <em>“Siapa yang yakin kalo meninggal pasti masuk surga?”</em> Dan ternyata Grace adalah satu-satunya yang enggak angkat tangan. Akhirnya, sebelum pulang, Guru Sekolah Minggu tersebut memberikan pengertian kepada Grace kecil. Dan apa yang dilakukan oleh Guru Sekolah Minggu itulah yang ternyata membuat perubahan besar dalam pengenalannya akan Tuhan. Lucunya setelah bertahun-tahun berlalu, ternyata saat ini Grace malah menjadi guru Mandarin dari anak Guru Sekolah Minggunya yang dulu^^.</p>
<p style="text-align: justify;">Kerinduan Grace buat ngobrol sama Tuhan diawali ketika SMP, waktu itu Grace sering mendengar kaset khotbahnya <strong>Ev. Yusak Tjipto</strong> dan <strong>Ev. Iin Tjipto.</strong> Dari situlah, pertama kalinya Grace tahu kalo orang bisa ngobrol sama Tuhan. Dan kerinduan itulah yang akhirnya membuahkan tulisan-tulisan pengalaman hidupnya bersama dengan Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-410" title="f3g" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/06/f3g-150x150.jpg" alt="f3g" width="150" height="150" />Sewaktu ditanyakan mengenai pengalaman persahabatan yang memberi dampak, Grace menceritakan persahabatannya dengan ke-tiga orang temannya sewaktu di China. <em>“</em><em>Mereka itu memberikan dampak yang sangat besar buat gue. karena di dalam persahabatan kami, gue merasa dikasihi dan diterima apa adanya. Mereka pernah melihat gue dalam kondisi terbaik maupun terburuk, tapi mereka tetap menerima. Mereka tidak pernah menuntut. Namun, mereka juga tidak membiarkan gue seadanya. Kalo ada kesalahan, mereka menegur. Kalau gue melakukan sesuatu yang tidak pantas, mereka bicara juga. itu yang membuat persahabatan kami bertumbuh. Mengasihi dan menerima apa adanya, tapi tidak membiarkan kita seadanya.” </em>Yup guys, seperti itulah persahabatan yang memberi dampak, <strong>persahabatan yang mengasihi dan menerima apa adanya tapi tidak membiarkan kita seadanya.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Lebih lanjutnya Grace juga berbagi bagaimana caranya menciptakan persahabatan yang memberi dampak. <em>“</em><em>Dengan bersahabat terlebih dahulu dengan sahabat yang sejati alias JC. Tanpa persahabatan dengan JC akan sulit buat kita untuk menerima dan mengasihi sahabat-sahabat kita. Kasih yang akan memberi dampak yang sangat luar biasa dalam persahabatan.”</em> Bukankah hal ini yang sering kita lupakan? Kita sering merasa kesulitan menerima dan mengasihi sahabat kita yang karakternya mungkin jauh berbeda, kita seringkali ingin dimengerti dan sulit mengerti orang lain, tapi kalo kita menjalin persahabatan dengan Tuhan Yesus, kita ingat bahwa Yesus aja mau bersahabat dengan kita yang seringkali egois terhadap Dia, karena itulah Ia menginginkan kita juga melakukan hal yang sama seperti yang Ia lakukan pada kita.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>-Tanpa persahabatan dengan JC akan sulit buat kita untuk menerima dan mengasihi sahabat-sahabat kita.-</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Nah itu dia sekilas obrolan tentang persahabatan yang memberi dampak dengan profil Youth Inspirator kita di bulan Juni ini – Grace Suryani. Buat kalian yang mau tahu tulisan-tulisan dari seorang Grace Suryani, jangan ragu-ragu deh buat beli buku-bukunya! Enggak bakal nyesel Guys!^^ atau kalian juga bisa loh baca <a href="http://www.glorianet.org/grace/arsip.html" target="_blank"><strong>Blog-nya Grace Suryani</strong></a><strong> </strong>di kolom Gloria Cyber Ministries. Yang pasti kalo udah baca tulisan-tulisannya, jangan hanya mengagumi aja yah hubungan dekat Kak Grace dengan Papi JC, tapi kita juga harus punya kerinduan yang sama dan mulai membangun hubungan pribadi kita dengan Bapa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/grace-suryani-kasih-yang-memberi-dampak-dalam-persahabatan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Oky Arfianto &#8211; From a Totally Looser Became More Than a Winner</title>
		<link>http://fos-community.com/oky-arfianto-from-a-totally-looser-became-more-than-a-winner</link>
		<comments>http://fos-community.com/oky-arfianto-from-a-totally-looser-became-more-than-a-winner#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 05:19:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Youth Inspirator]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kristen]]></category>
		<category><![CDATA[kesaksian kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan rohani kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kasih sayang, kasih setia dan kasih karunia Tuhan Yesus Kristus lebih besar dari semua kebejatan, kejahatan dan kebodohan dari seorang Oky Arfianto.&#8221; Itulah sebuah kalimat yang menurut Kak Oky merangkum seluruh perjalanan hidupnya hingga saat ini. Oky Arfianto lahir di Magelang, 19 Februari 1977. Kehidupannya sebelum lahir baru adalah tipikal kehidupan anak muda jaman sekarang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong><em>&#8220;Kasih sayang, kasih setia dan kasih karunia Tuhan Yesus Kristus lebih besar dari semua kebejatan, kejahatan dan kebodohan dari seorang Oky Arfianto.&#8221; </em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Itulah sebuah kalimat yang menurut Kak Oky merangkum seluruh perjalanan hidupnya hingga saat ini. Oky Arfianto lahir di Magelang, 19 Februari 1977. Kehidupannya sebelum lahir baru adalah tipikal kehidupan anak muda jaman sekarang yang <em>broken home</em>, sering ke diskotik-diskotik, terlibat narkoba, pergaulan bebas, pornografi, suka melawan orang tua, suka bohong, rajin mencontek, sombong, dan yang paling parah bahkan Kak Oky pernah menjadi penyembah setan. (Kisah hidup selengkapnya bisa dibaca di buku/<em>ebook</em> <a href="http://fos-community.com/2009/03/our-summa-testimonia/" target="_blank"><strong><em>True Story and Testimony-nya FOS Community</em></strong></a>)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>From a Totally Looser Became More Than a Winner</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Saat Tuhan sudah menentukan seseorang untuk diberikan kasih karunia keselamatan maka praktis seluruh hal yang dialami orang tersebut adalah hal-hal yang benar-benar di luar kemampuan, pemikiran, serta rencana manusia. Dari seseorang yang &#8220;<em>totally looser&#8221;</em> Tuhan ubahkan jadi pemenang bahkan lebih dari pemenang. Hal itulah yang dialami oleh Kak Oky Arfianto, secara luar biasa Tuhan menyediakan segala kondisi, situasi dan orang-orang untuk menggiringnya kepada pertobatan.</p>
<p><img class="size-medium wp-image-213 alignleft" title="di-rayon-1g" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/04/di-rayon-1g-300x236.jpg" alt="di-rayon-1g" width="300" height="236" /></p>
<p style="text-align: justify;">Dimulai dari &#8220;dipaksa&#8221; terlibat Persekutuan Doa di kampus, karena statusnya waktu itu adalah mahasiswa baru jadi terpaksa Kak Oky mengikutinya. DI situlah Kak Oky bertemu dengan kakak rohani yang setia melayaninya. Walaupun saat itu Kak Oky termasuk &#8220;domba&#8221; yang bandel karena lari terus saat akan dilayani.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian Tuhan ijinkan Kak Oky &#8220;dipaksa&#8221; lagi terlibat dengan komunitas Youth di gereja ketika papa mamanya menjadi pekerja di sebuah gereja yang baru dirintis. Pelayanan youth pertama di gereja tersebut otomatis menjadikan seluruh anak pengerja sebagai bagian dari &#8220;peserta&#8221;. Di sinilah Kak Oky dipaksa terjun ke dunia yang waktu itu asing sama sekali baginya, yaitu dunia pelayanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Hampir bersamaan, setelah proses &#8220;pemaksaan&#8221; tersebut, datang undangan persekutuan doa pemuda di kompleks seberang rumah&#8230; &#8220;Nah kalo yang ini enggak dipaksa sih, kebetulan waktu itu PD-nya diadakan di rumah salah satu model video klip band papan atas yang sering muncul di tv. Karena penasaran, iseng-iseng ikut datang.&#8221; Cerita Kak Oky. Tapi justru dari &#8220;iseng-iseng&#8221; itulah Kak Oky malah  &#8220;ditangkep&#8221; Tuhan.<span id="more-210"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Perlahan-lahan semuanya berubah dari seorang yang tidak percaya diri, bahkan rusak gambar dirinya, Tuhan ubahkan menjadi pembicara yang banyak menyentuh hati anak-anak muda untuk dipulihkan. Saat ini Kak Oky Arfianto selain sibuk bekerja sebagai seorang Bankir di sebuah bank internasional. Kak Oky juga menjadi Youth Pastor GBI Jl. Gatot Subrot, anggota dewan Sekota Youth Pusat GBI Jl. Gatot Subroto, pengkhotbah di ibadah raya dan persekutuan jemaat, pembica di seminar-seminar Youth dan siaran radio rohani, konselor, pengerja GBI Cawang &#8211; STIE Nusantara, serta seorang suami dan papa yang diurapi Tuhan. Kehidupannya telah diubahkan Tuhan menjadi kehidupan yang berkelimpahan, tidak hanya menjadi seorang yang diberkati namun juga memberkati banyak orang.</p>
<div id="attachment_212" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-212" title="together" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/04/together-300x224.jpg" alt="together" width="300" height="224" /><p class="wp-caption-text">Kak Oky, Kak Aning dan Si Kecil Jamie</p></div>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Nah karena bulan ini Tema FOS adalah Borderless, kita juga sempet wawancara singkat nih sama Kak Oky tentang Borderless&#8230;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>FOS : Kakak punya pemahaman apa untuk kata borderless, menyangkut kehidupan rohani anak muda?</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>K&#8217;Oky :</strong> <em>&#8220;Menjadi serupa dengan Kristus berarti menjadi sama dengan Kristus dalam pikiran dan perasaan (Filipi 2:5).  Selama kita belum &#8220;seluas&#8221; itu, berarti masih ada batasan-batasan dalam hidup kita. Anak muda yang borderless adalah anak muda yang sudah mengalami kemerdekaan dalam Kristus dari ikatan manusia lamanya. Sebelum pembebasan itu terjadi, maka pencapaian hidup kita akan minimal dan sempit. Alih-alih menjadi seorang yang dasyat dan luar biasa kesaksian hidupnya, tetapi justru menjadi lemah, miskin dan terampas berkat-berkatnya.&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>FOS : Menurut kakak batasan-batasan apa yang harus dihancurkan oleh anak muda supaya kehidupan rohaninya berkembang?</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>K&#8217;Oky :</strong><em> &#8220;Batasan yang paling menghalangi kita terdapat dalam pikiran kita.. Di sanalah terobosan harus terjadi. Saat kita bertobat dan memilih untuk mengikut Tuhan, tidak serta merta cara berpikir kita berubah. Tanpa pembaharuan pikiran, tidak akan ada pembaharuan dalam tindakan dan perbuatan. Memang roh kita dihidupkan kembali setelah menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, tetapi cara pikir lama kita tidak seketika turut berubah semuanya di saat yang bersamaan, sehingga kita harus mengalami proses pembaharuan yang terus menerus (Roma 12:2) di dalam terang Firman Tuhan dan tuntunan Roh Kudus.&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>FOS : Terakhir, kakak punya pesen khusus apa sih Kak buat para anak-anak muda?</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>K&#8217;Oky :</strong><em> &#8220;Ada 3 hal yang kakak mau sampaikan,</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>1. Sebagai sesama anak muda, kakak menyadari bahwa kita memiliki </em><em>passion dan mobilitas yang lebih dibanding generasi di atas kita. Tapi ada satu yang pasti kita tidak punya tetapi mereka miliki : tahun-tahun yang lebih banyak. Artinya, kita harus mau dengan rendah hati belajar dari para kakak dan bapak kita tentang jalan kehidupan ini di dalam Kristus. Sering kita punya idealisme yang setinggi langit, there&#8217;s nothing wrong with that, tapi jangan lupa untuk bertanya kepada mereka yang sudah pernah jatuh dan bangkit kembali, sehingga tidak perlu kita mengulangi sejarah buruk yang sama, tapi sebaliknya menjadi the new history maker.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>2. Jangan pernah berhenti dan menyerah terhadap apapun masalah yang kita hadapi, karena apapun nama masalahnya semuanya berkategori ringan (2 Kor 4:7). Jadi, jangan pernah habiskan waktu, energi dan tenaga sia-sia hanya untuk sesuatu yang sifatnya sementara. Sebaliknya, fokus kepada panggilan sejati kita sebagai Duta Kerajaan Allah di muka bumi, maka kita akan menemukan makna hidup yang sebenarnya di dalam Tuhan.</em></p>
<div id="attachment_211" class="wp-caption alignright" style="width: 234px"><img class="size-medium wp-image-211" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/04/copy-of-dsc00086-224x300.jpg" alt="Kak Oky dan Jamie" width="224" height="300" /><p class="wp-caption-text">Kak Oky dan Jamie</p></div>
<p style="text-align: justify;"><em>3. Untuk itu Firman Tuhan berkata agar kita mempergunakan waktu yang ada dengan baik (Efesus 5:16). </em><em>Listen guys, masa muda hanya datang satu kali dalam hidup ini. Tidak bisa diulang kembali jika kita telah salah melewatinya. Beri yang terbaik selagi dikatakan orang masih ada waktu bagi kamu. Jangan habiskan waktu di depan layar komputer berjam-jam hanya untuk bermain </em><em>game on-line atau ber-</em><em>facebook ria, atau menonton televisi sampai lagu Indonesia Raya berkumandang dan tinggal kerumunan semut di layar TV, atau nongkrong di pertigaan semalaman dan bangun jam 10 pagi keesokan harinya, atau beragam aktivitas lain yang sepertinya sayang sekali untuk dilewatkan. Padahal kita tahu sebagian besar kegiatan tadi  tidak membuat kita lebih cinta Yesus, tapi justru makin jauh dari Yesus. Jangan-jangan kita lebih hafal jalan cerita Cinta Fitri daripada nama dua belas orang murid Yesus.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Iblis bersorak saat waktu kita dihabiskan untuk hal yang sia-sia. Makin mudah bagi dia untuk menghancurkan hidup kita saat kita dalam kondisi lemah. Agenda Iblis cuma satu, membuat hidup kita hancur berantakan berkeping-keping, tanpa sisa, tanpa setitik pun belas kasihan. </em><em><strong>NO MERCY!!! </strong>Dan jika kita tahu bahwa hari-hari ini adalah jahat, tetapi kita sembarangan mengisi hari-hari kita, maka kita sendirilah yang mempermulus tercapainya agenda Iblis tadi atas hidup kita.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Ingat, semua elemen dunia ini sedang berkompetisi untuk menduduki kursi nomor satu dihatimu. Dan kamulah jurinya. Tentukan dengan tegas, </em><em>no compromise, kalau cuman Tuhan Yesus yang berhak duduk di sana.&#8221;</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/oky-arfianto-from-a-totally-looser-became-more-than-a-winner/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

