<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FOS Community &#187; Friendship Evangelim</title>
	<atom:link href="http://fos-community.com/tag/friendship-evangelim/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fos-community.com</link>
	<description>Simple but Powerful - Stand in Unity not in Uniform</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 08:39:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>With Arms Wide Open &#8211; Eps 2</title>
		<link>http://fos-community.com/with-arms-wide-open-eps-2</link>
		<comments>http://fos-community.com/with-arms-wide-open-eps-2#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Sep 2010 14:16:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communities Highlight]]></category>
		<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[inFOStainment]]></category>
		<category><![CDATA[FEC]]></category>
		<category><![CDATA[Friendship Evangelim]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan dalam Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1189</guid>
		<description><![CDATA[Minggu, 15 Agustus 2010 Hello.. Selamat datang di hari ke-2 FEC. Ayo bangun..bangun.. ! Kita sapa Bapa kita yuk. Ayuk..ayuk..sebelumnya, apa kabarnya pagi ini sobat?? Katakan luar biasa, fantastik dan yess.. Sambil melompat setinggi-tingginya yah. Hehehe.. [imagebrowser id=5] Saat Teduh : Kecil Bukan Berarti Tidak Penting: Ada 2 cerita yang dibagikan Ko Min2 pagi ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Minggu, 15 Agustus 2010</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hello.. Selamat datang di hari ke-2 FEC. Ayo bangun..bangun.. ! Kita sapa Bapa kita yuk. Ayuk..ayuk..sebelumnya, apa kabarnya pagi ini sobat?? Katakan luar biasa, fantastik dan yess.. Sambil melompat setinggi-tingginya yah. Hehehe..</p>
<p style="text-align: justify;">[imagebrowser id=5]</p>
<p><strong>Saat Teduh :</strong> <strong>Kecil Bukan Berarti Tidak Penting:<br />
</strong>Ada 2 cerita yang dibagikan Ko Min2 pagi ini ;</p>
<p style="text-align: justify;">
1. Seorang Kristen, kepala keluarga yang hidup takut akan Tuhan. Ia memiliki 3 orang anak, yang pada suatu hari nanti salah seorang anaknya ini akan menjadi orang besar yang memperkenalkan Kristus kepada dunia. Mau tau ceritanya?? Mari kita panggil Bapak ini dengan sebutan Papa Ten Boom. Papa Ten Boom hidup pada zaman Hitler, pasukan Nazi dan pembantaian orang-orang Yahudi. Papa Ten Boom lain dari kebanyakan orang-orang Kristen lainnya. Di saat orang-orang sekelilinginya menutup mata, tunduk, pasrah bahkan mungkin menyetujui tindakan pembantaian orang-orang Yahudi. Papa Ten Boom malah berani mengambil resiko untuk menolong, menyembunyikan bahkan memelihara orang-orang Yahudi di dalam rumahnya. Setiap kali ada pemeriksaan orang-orang Yahudi dari rumah ke rumah, Papa Ten Boom selalu berhasil menyembunyikan orang-orang Yahudi itu. Sampai suatu ketika pasukan Nazi dapat mencium kehadiran orang-orang Yahudi di rumahnya, sehingga Papa Ten Boom dan seluruh keluarganya dimasukkan ke dalam penjara. Yang namanya penjara pasti gak enak banget, penyiksaan dan penderitaan itu yang paling dikenal. Bertahun-tahun sampai Papa Ten Boom dan satu persatu anggota keluarganya mati dalam penjara, hanya 1 anak yang berhasil kabur dan selamat. Nama anak ini adalah Corrie Ten Boom. Bukan persungutan, kekecewaan sama Tuhan atau kejamnya dunia yang ia tunjukan. Tapi setelah melewati masa-masa di penjara,  ia bangkit menjadi penolong dengan membuat tempat pemulihan untuk orang-orang yang berhasil lolos dari camp konsentrasi, menampung para pengkhianat Belanda yang bekerjasama dengan Jerman dan menjadi pembicara ke seluruh dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">
2. Seorang laki-laki bernama brother Andrew bersama truk yang dikendarainya, setia membawakan alkitab ke daerah yang belum terjangkau injil. Lebih tepatnya sih menyelundupkan alkitab yang tiap kali bertambah satu demi satu, sampai memenuhi truknya. Anehnya alkitab yang dibagi-bagikan secara gratis itu gak pernah ketahuan ketika dicek di daerah perbatasan.</p>
<p style="text-align: justify;">
So, apa kesimpulan dari 2 cerita diatas sobat?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Matius 25:21<br />
&#8220;Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatan mu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><br />
</em>Setia dalam perkara yang kecil, apapun yang dipercayakan kepada kita lakukanlah dengan setia. Hal kecil yang kita lakukan dengan setia bisa menjadi hal yang besar suatu hari nanti. Hal kecil yang kita lakukan mungkin memang kecil buat kita, tapi berdampak besar untuk orang lain. Jika Papa Ten Boom tidak setia memperkenalkan Tuhan mulai dari masa kanak-kanak, mungkinkah Corrie Ten Boom bisa menjadi orang yang luar biasa dalam memperkenalkan Tuhan kepada dunia? Jika brother Andrew tidak setia menyelundupkan alkitab, mungkinkah penduduk yang tidak terjangkau dengan injil itu dapat mengenal Tuhan? <strong><em>Pikirkanlah hal</em></strong><strong><em>-hal</em></strong><strong><em> baik apa yang dapat kamu lakukan, meskipun kecil lakukanlah dengan setia.<br />
</em></strong><br />
Setelah menerima makanan rohani, sarapan jasmani yuk! Met makan ^^</p>
<p><strong>Ibadah Minggu : With Arms Wide Open</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Galatia</em><em> 4:12-14</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Aku minta kepadamu, saudara2, jadilah sama seperti aku, sebab aku pun telah menjadi sama seperti kamu. Belum pernah kualami sesuatu yang tidak baik daripada mu. Kamu tau, bahwa aku pertama kali telah memberitakan injil kepadamu oleh karena aku sakit pada tubuhku. Sungguhpun demikian keadaan tubuhku itu, yang merupakan pencobaan bagi kamu, namun kamu tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang hina dan yang menjijikan, tetapi kamu telah menyambut aku, sama seperti menyambut seorang malaikat Allah, malahan sama seperti menyambut Kristus Yesus sendiri&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">Hai guys, satu hal yang perlu kita sadari bahwa Tuhan selalu menerima kita apa adanya. Mungkin kita sering merasa gak layak datang sama Tuhan. Kita liat hidup kita, kita liat dosa-dosa yang telah kita perbuat. Tuhan selalu menyambutmu, guys. Sejak awal tanganNya selalu terbuka lebar untukmu. Tembok-tembok yang menghalangimu untuk datang pada Yesus, Yesus bilang &#8220;Sudah selesai&#8221;. Maka Tuhan juga mau kalo kamu dapat menerima diri kamu sepenuhnya. Diri kamu sangat berharga dan orang di sekelilingmu juga sangat berharga. <strong><em>So..mari belajar untuk menerima, untuk menyambut mereka dengan tanganmu yang terbuka lebar tanpa persyaratan seperti apa yang telah Yesus lakukan untuk kita. Sambutlah mereka seperti kamu telah menyambut Yesus masuk dalam kehidupanmu.<br />
</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">[imagebrowser id=6]</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Talk Show : Cool Facts About Bible</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ngobrol-ngobrol seru yuk bareng kakak-kakak kita yang mantap, ada Kak Ferry, Bang Sigit dan Ko Min2. Juga ada moderator kita yang <em>acik </em>Tian dan Erwin. <em>C</em><em>iappp..ciap,</em> <em>hehe..</em></p>
<p style="text-align: justify;">
1. Injil adalah kabar baik. Bagaimana orang lain bisa menilai kebenaran ini?</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan membacanya, menghidupinya dan mengimaninya.</p>
<p style="text-align: justify;">
2. Dari tema talk show kita : Cool Facts About Bible, dimana letak cool-nya?</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama menyadari bahwa alkitab itu nyata, peristiwa2 yang terjadi merupakan sejarah yang dapat dibuktikan. Kedua isi alkitab di-ilhamkan oleh Allah (2 Tim3:16) yang memiliki manfaat dan kuasa jika kita hidup di dalamnya. Ketiga isinya jujur dan ekspresif. Memiliki rasa humor, contoh Kisah Para Rasul 20:1-12.</p>
<p style="text-align: justify;">
3. Bagaimana cara kita membuat orang lain tertarik untuk membaca alkitab?</p>
<p style="text-align: justify;">Gak hanya menawarkan, dengan membujuk melalui kata2 tetapi buktikan dengan hidup mu. Orang lain akan lebih tertarik dan lebih percaya saat mereka melihat kebenaran alkitab yang kamu hidupi.</p>
<p style="text-align: justify;">
4. Mengapa gambaran Tuhan dalam kitab perjanjian lama berbeda dengan Tuhan di dalam perjanjian baru? Dalam perjanjian lama Tuhan digambarkan sebagai Tuhan yang kejam, pencemburu, pembalas dsbnya. Tetapi gambaran Tuhan di dlm perjanjian baru adalah Tuhan yang penuh kasih dan pengampunan. Mengapa gambaran Tuhan-nya tidak konsisten? Perlu diketahui bukan Tuhannya yang berubah tetapi umatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
5. Mengapa isi alkitab kadang saling bertentangan? Bukan saling bertentangan tetapi saling melengkapi dan meneguhkan, maka pada saat kita membaca alkitab, yang harus kita lakukan adalah :<br />
- Observasi<br />
- Investigasi<br />
- Aplikasi</p>
<p style="text-align: justify;">
6. Apa maksud kalimat di dalam Roma 8:37 yang mengatakan &#8220;bahwa kita orang-orang yang lebih dari pemenang&#8221; maksudnya adalah di dalam diri kita sudah ada pribadi yang menang. Iman kita kepada Yesus memberikan kita identitas pemenang. Untuk menjadi pribadi yang lebih dari pemenang artinya kita dapat menaklukan diri kita sendiri dengan membuang bagian-bagian diri kita yang tidak perlu dipertahankan.</p>
<p style="text-align: justify;">
7. Tuhan punya rancangan yang terbaik untuk setiap orang. Bagaimana kehidupan setelah kematian bagi orang-orang yang belum mengenal injil, bagi mereka yang tinggal di pedalaman, daerah yang sama sekali belum terjangkau injil?</p>
<p style="text-align: justify;"><em> Ulangan 29:29</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi Tuhan, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini&#8221;. </em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tuhan bilang disana jangan memusingkan apa yang diluar kemampuanmu tetapi apa yang bisa kamu lakukan sekarang lakukanlah dengan baik. Jangan bertanya bagaimana dengan mereka Tuhan, tetapi bertanyalah kepada dirimu sendiri apa yang bisa kamu lakukan untuk mereka. Lalu lakukanlah.</p>
<p style="text-align: justify;">
8. Bagaimana tips-tips membaca alkitab yang asik?<br />
- memulai dari bacaan yang ringan, seperti buku bacaan rohani, yang isinya sudah dilumatkan sehingga bisa langsung dicerna.<br />
- berdoa terlebih dahulu, minta pimpinan Roh Kudus supaya gak ngatuk dan gak salah menangkap pesan yang disampaikan<br />
- mengubah cara pandang kita mengenai alkitab, belajar untuk mencintai, dari yang tidak suka menjadi suka<br />
- temukan cara kreatif mu untuk membacanya</p>
<p>Oce deh sekian yah Talk Show kita,  yang ngebahas cool-nya alkitab. Seru banget yah. Ayo kita ambil komitmen untuk baca alkitab setiap hari!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Topical session : Living in Community</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dibawakan oleh : </strong><strong>Bang Sigit</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Kolose 2:7 </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur&#8221; dan 2 korintus 3:2-3 &#8220;Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang. Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><br />
</em>Ciri-ciri komunitas yang sehat :<br />
1. Adanya pemuridan<br />
2. Dapat berbagi hidup, terbuka dan saling menguatkan<br />
3. Adanya Evangelism, penginjilan artinya dapat bermultiplikasi</p>
<p><strong>Session 2 : Simple But Powerful Integrity</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dibawakan oleh Bang Sigit</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Apa yang bisa bikin kita Simple but Powerful Integrity :</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan menyadari bahwa hidupmu adalah ibadahmu. Ingat guys, seperti pepatah jawa bilang dan yang udah kita kenal secara umum juga. Jadi setiap apapun yang kita kerjakan, kerjakanlah karena kita cinta Tuhan. Sadarilah bahwa hidupmu harus dipersembahan kepada Tuhan. Guys, kalau kita hidup sampe dengan saat ini semua itu karena Tuhan. Ambil komitmen selama saya hidup, saya hidup bagi Tuhan. Hati saya tetap menyembah-Nya dan mata saya tetap memandang-Nya. Dan tidak ada yang dapat memisahkan diri kita dari kasih-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Roma 12:1 </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Karena itu saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati&#8221; </em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Efesus 3:17</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> &#8221; Sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">Oce deh, Room Sharing yuk!! Sampe ketemu besok lagi yak…tidur yuk..tidur…Gbu Guys.</p>
<p style="text-align: justify;">[imagebrowser id=7]</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Ditulis Oleh</em></strong> <strong><em>RCA_FOS Community</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/with-arms-wide-open-eps-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>With Arms Wide Open &#8211; Eps. 1</title>
		<link>http://fos-community.com/with-arms-wide-open-eps-1-2</link>
		<comments>http://fos-community.com/with-arms-wide-open-eps-1-2#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 13:28:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communities Highlight]]></category>
		<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[inFOStainment]]></category>
		<category><![CDATA[Friendship Evangelim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1180</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu pagi, 14 Agustus 2010, beberapa muda-mudi berkumpul di Grogol, Depok, Pondok Kopi, dan UKI, dengan tas yang besar-besar. Sebagian di antaranya mengobrol dengan seru, beberapa yang lain canggung. Wajar, karena toh ada yang baru mengenal satu sama lain. Pukul 09:00, bus berangkat menuju Pondok Pemuda, Cibodas, membawa mudi-mudi dengan tas yang besar-besar. Beberapa di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sabtu pagi, 14 Agustus 2010, beberapa muda-mudi berkumpul di Grogol, Depok, Pondok Kopi, dan UKI, dengan tas yang besar-besar. Sebagian di antaranya mengobrol dengan seru, beberapa yang lain canggung. Wajar, karena toh ada yang baru mengenal satu sama lain. Pukul 09:00, bus berangkat menuju Pondok Pemuda, Cibodas, membawa mudi-mudi dengan tas yang besar-besar. Beberapa di antaranya bertanya-tanya, seperti apakah <em>Friendship Evangelism Camp 2010</em>, itu?</p>
<p style="text-align: justify;">Inilah, <em>Friendship Evangelism Camp 2010</em>! <em>Camp</em> kedua ini (yang pertama tahun 2009) adalah sebuah <em>camp</em> rohani untuk memperlengkapi para pemuda, pelajar, mahasiswa, youth counselor, pengerja kaum youth gereja, pengurus persekutuan-persekutuan kaum muda sekolah, kampus, dll, dalam hal pemberitaan injil. Kerinduan dalam <em>camp </em>ini agar anak-anak Tuhan dapat menjadi pemberita Injil yang efektif dengan cara-cara yang <em>simple</em> namun <em>powerful</em> dalam dunia anak muda yang penuh dengan dinamika dan tantangan.</p>
<p style="text-align: center;">[imagebrowser id=2]</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, ini dia tema FEC 2010, <strong><em>With Arms Wide Open</em></strong> atau dalam bahasa Indonesia sehari hari <strong>‘dengan tangan yang terbuka lebar’</strong> yang diambil dari Galatia 4:12-14. Ini menunjukkan kasih yang Kristus berikan bagi kita dalam pengorbanan-Nya dengan tangan yang terbuka lebar, menyambut dan menerima kita orang berdosa di atas kayu salib. Demikian ditujukan bagi kita untuk dapat meneladani kasih Tuhan, dengan tangan terbuka, bukan hanya menjangkau, tetapi juga menerima orang-orang, sahabat dan bahkan orang yang mungkin kita anggap tidak layak, dengan kasih yang kapasitasnya lebih besar. Ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, yang salah satunya adalah dengan menjadi garam dan terang bagi kehidupan mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Kembali pada para muda-mudi bertas besar :D. Setelah perjalanan yang berkelok menuju Puncak, para sahabat FEC 2010 akhirnya tiba pada pukul 11:00. Berkumpul di ruang makan, panitia FEC 2010 berbaju merah memperkenalkan diri. Mulai dari ketua, sampai dokumentasi. Sambil makan jagung rebus dan dilanjutkan makan siang, peserta dan panitia riuh mengobrol dan bergurau. Pukul 12:30 pembagian kamar, <em>name tag </em>dan buku acara. Lalu, mulailah sesi pertama :D.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapiii, sebelum masuk dalam <em>Opening Session</em>, kita kenalan dulu yuu dengan para pelayan FEC 2010. Tim musik terdiri dari Sdr.Erwin (drummer), Sdr.Kristian (basis), Sdr.Lim Hansen (keyboardis), Sdr.Henri (gitaris), Sdr.Samuel (drummer) dan Sdr.Yoseph (yang kadang basis, dan kadang gitaris) juga Sdr.Andreas (yang juga sebagai drummer). Cowo-cowo ini walaupun punya talenta yang <em>amazing</em>,<em> </em>tapi mereka tetap rendah hati loh :D (<em>xie xie yeah, guys)</em>. <em>Worship leader</em> oleh Sdr.Yoseph, Sdr.Andreas, Sdr.Kristian, Sdr.Hothlas, Sdri.Rice, Sdri.Evi, Sdri.Nikki, Sdri. Silvi dan<em> singer</em> oleh Sdri.Yunita, Sdri.Sisca, dan Sdri.Nikki dan Sdr.Andreas (cayooo, guys!). Belum lengkap rasanya kalau belum memperkenalkan pengurus LCD (hihi). Taraaaa, ini dia Sdr.Hothlas Sitanggang!! Design-nya yang <em>simple but powerful</em>, memberkati banget! Apalagi dengan video-nya yang <em>touchy</em> (mauliate godang ^^). FEC kali ini, sahabat-sahabat dilayani oleh tiga pembicara yang <em>powerful</em>. Yang pertama adalah Ps.Ferry Felani, S.Th. yang akrab disapa dengan Kak’Ferry atau Ko’Ferry. Kak’Ferry melayani sebagai Gembala di City Gate Apostolic Community  Church. Khotbah Kak Ferry bersemangat banget! <em>Inspiring</em>! Pribadi Kak Ferry juga asyik, ramah, menyenangkan :). Selanjutnya Ps.Sigit P. Wibisono, S.Th., M.M. yang dekat disapa dengan Bang Sigit. Perawakan boleh besar, tapi pribadinya asyik, ramah, rendah hati pula. Khotbah yang ‘greget’ dan <em>touchy </em>bikin sahabat-sahabat FEC merinding :D. Bang Sigit melayani di POUK Halim. Pembicara selanjutnya adalah Sdr.Minmin yang akrab disapa Ko’Minmin. Ko’Min ini penulis G-Fresh Magazine yang datang langsung dari Bandung :). Tulisannya yang <em>touchy </em>dan <em>inspiring </em>bisa kita baca di blognya dengan merk warungbakmi.blogspot.com. Ko’Min juga setia menulis untuk web dan facebook FOS Community. Selain ramah dan menyenangkan, Ko’Min juga asyik buat <em>sharing </em>loh.</p>
<p style="text-align: center;">[imagebrowser id=3]</p>
<p style="text-align: justify;">Nah. inilah <em>opening session </em>yang dilayani oleh Sdr.Andreas Chrismanto sebagai <em>worship leader</em>. Persekutuan yang indah dalam Tuhan, sangat terasa saat para sahabat FEC 2010 menyanyikan pujian “Tiba Saatnya, (medley dengan Sungguh Kau) <em>How Great is Our God</em>, Yesus Kekasih Jiwaku (medley dengan Sayang-sayang, Disayang Tuhan) dan Manis Kau dengar”. Dengan tema <em>Welcome to FEC 2010 </em>ini, Sdr.Yoseph membagikan sedikit penjelasan mengenai <em>Friendship Evangelism</em> dan pandangan Alkitab mengenai <em>Friendship Evangelism</em>, sehingga semua muda-mudi yang ada di aula dapat lebih memahami tentang arti persahabatan, arti penginjilan dan hubungan antara persahabatan dengan penginjilan, serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu, para peserta, panitia, dan pembicara, huru-hara mengisi tabel yang ada di buku acara untuk tukeran <em>No.Handphone</em> dan alamat <em>email</em>. Suasana yang akrab dan sukacita, terasa kental di antara muda-mudi yang sangat bersemangat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya adalah KKR dengan tema <em>Unity in Jesus’s Love</em> yang dilayani oleh Sdr.Yoseph sebagai <em>worship leader </em>juga Sdri Yunita dan Sdri.Sisca sebagai <em>singers</em>.  Sesi ini diisi dengan pujian dan penyembahan kepada Tuhan untuk merasakan hadirat dan kebesaran-Nya, merasakan semangat yang baru untuk menyembah-Nya. Pujian yang dinyanyikan antara lain “Mengejar Hadir-Mu, <em>One Way</em>, Hidup Tanpa-Mu, Bersyukurlah, <em>Amazing</em>, Erat dengan Hati-Mu”. Kemudian dilanjutkan dengan Firman Tuhan yang dilayani oleh Bang Sigit. Bang Sigit dengan kemeja yang rapi, terlihat sangat mencekam dengan ekspresinya yang tidak dapat ditebak. Dan <em>voila</em>, ternyata ketegangan yang dibuat Bang Sigit cuma bercanda :D. Selanjutnya Bang Sigit mengisi sesi ini dengan khotbah yang sangat membangun diselingi dengan kata-kata dan kisah yang sangat menghibur (Nats: 2 Timotius 3:1-5, 1 Korintus 15:33, Yohanes 8:1-11). Sesi ini mengarahkan para sahabat FEC 2010 untuk dapat bersama-sama menyatukan hati sebagai satu keluarga dalam Allah. Menyadari bahwa Yesus adalah satu-satunya Pribadi yang sangat mengasihi anak-anak kesayangan-Nya. Merefleksikan kehidupan yang dijalani, bahwa Yesus sanggup memulihkan tiap sahabat dan Yesus pula yang menjadikan kita semua sebagai bagian dalam keluarga-Nya. Bang Sigit menutup sesi ini dengan mendoakan para sahabat FEC yang rindu dipulihkan dan memulai hubungan yang baru bersama Tuhan J. Urapan Roh Kudus terasa dashyat di tengah para sahabat FEC 2010.</p>
<p style="text-align: center;">[imagebrowser id=4]</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah <em>snack time </em>yang lezat dan mandi dengan air yang amat sangat banget banget dingin, mulailah sesi selanjutnya yakni <em>Topical Session: Global Care-Youth Mission</em>. Dengan para pelayan Sdr.Kristian sebagai <em>worship leader </em>dan Kak’Ferry Felani sebagai pembicara. Kak Ferry yang bersemangat dengan bahasa yang lugas (serta selipan lagu-lagu dunia yang sangat menghibur) mentransfer semangat yang besar pula pada para sahabat FEC. Sesi ini mengangkat dan menjelaskan mengenai  isu-isu global dalam penginjilan anak muda yang terjadi pada generasi kaum muda serta berbagai permasalahan yang terdapat di dalamnya (Nats: Roma 10:13-15, 2 Korintus 4:3-5,6-8, 1 Korintus 13:11). Dilengkapi dengan berbagai macam contoh realitas hidup yang terjadi hingga menyadarkan ketanggapan para sahabat FEC 2010 atas <em>global issues </em>yang terjadi. Ditujukan untuk memberikan pemahaman mengenai isu-isu global yang terjadi dalam penginjilan anak-anak muda dewasa ini, sehingga sebagai anak-anak muda Kristen, diharapkan dapat memberikan respon atau reaksi yang tepat dalam menghadapi isu-isu global tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah makan malam yang mantap yang telah disuguhkan oleh tim konsumsi, saatnya untuk <em>game </em>di aula!!!^^. Permainannya seru dan asyik banget! Bikin hati gembira :D. <em>Game </em>ini terdiri dari tujuh tim. Babak pertama yaitu permainan melilit <em>tissue</em>. Tim yang terdiri dari enam sampai delapan orang, membuat lingkaran yang menghadap ke luar. Setelah itu, mereka harus melilit segulung <em>tissue </em>dari pinggang ke bawah dengan rapi, tanpa sobek dan dengan cepat. Walau agak sulit memutuskan, akhirnya dengan apresiasi yang meriah, pemenang babak ini adalah kelompok dua, yang terdiri dari Frisca, Rio, Eva, Oscar, Veronica, Jojo, Ricky, dan Silvia. Horeeeee :D. Babak kedua yakni membuat pakaian dengan koran. Tanpa lem dan gunting, para peserta berkreativitas membuat model pria dan wanita dengan koran. Hanya dalam waktu beberapa menit, peserta yang kreatif dan bersemangat ini, mampu membuat <em>fashion show </em>yang heboh dan menyenangkan. Setelah berbagai tragedi (koran yang copot, dsb) Kak Ferry Felani dengan bijak memutuskan bahwa kelompok enam yang keluar sebagai pemenang. Kelompok enam ini adalah Rey, Kim, Ade Chandra, Novianty, Rizky, Leny Liu, Gisella, dan Ricko Girsang. Selamat yoo, <em>guys</em>!! ^^.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah seru-seruan, saatnya untuk <em>sharing </em>di kamar masing-masing dan beristirahat. Hayooo, panitia <em>briefing </em>dan doa ucapan syukur dulu yaa di aula! Kini tidur dan menantikan hari esok yang ceriaaaa! ^^.</p>
<p style="text-align: center;">[imagebrowser id=1]</p>
<p style="text-align: right;"><em><strong>Liputan Hari Pertama FEC 2010 Oleh ENS_FOS Community</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/with-arms-wide-open-eps-1-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Segenap Kerinduan Untuk Generasi Ini.. Friendship Evangelism Camp 2010</title>
		<link>http://fos-community.com/segenap-kerinduan-untuk-generasi-ini-friendship-evangelism-camp-2010</link>
		<comments>http://fos-community.com/segenap-kerinduan-untuk-generasi-ini-friendship-evangelism-camp-2010#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 13:28:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communities Highlight]]></category>
		<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[Friendship Evangelim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1124</guid>
		<description><![CDATA[Dear sahabat-sahabat, rekan-rekan terkasih dalam Tuhan Yesus&#8230; Sebuah kesempatan yang begitu berharga bagi saya pribadi untuk dapat terlibat langsung dalam memahami, menjangkau, dan membangun generasi muda kita. Pada kesempatan ini, ijinkanlah saya untuk membagikan segenap kerinduan yang Tuhan tanamkan dalam hati saya dan sahabat-sahabat tentang bagaimana menjadi seorang yang berdampak bagi generasi ini. Anak-anak muda, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/FEC-2010.jpg"><img class="size-medium wp-image-1125 aligncenter" title="FEC 2010" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/FEC-2010-300x196.jpg" alt="" width="300" height="196" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Dear sahabat-sahabat, rekan-rekan terkasih dalam Tuhan Yesus&#8230;</p>
<p>Sebuah kesempatan yang begitu berharga bagi saya pribadi untuk dapat  terlibat langsung dalam memahami, menjangkau, dan membangun generasi  muda kita. Pada kesempatan ini, ijinkanlah saya untuk membagikan segenap  kerinduan yang Tuhan tanamkan dalam hati saya dan sahabat-sahabat  tentang bagaimana menjadi seorang yang berdampak bagi generasi ini.</p>
<p>Anak-anak muda, adalah sebuah generasi yang begitu banyak kelebihan,  namun begitu banyak juga kekurangan. Generasi muda adalah generasi yang  &#8220;menerima warisan&#8221; dari generasi di atasnya. Baik atau buruk warisan  yang telah diberikan kepada mereka, akan berdampak pada hidup mereka  hari-hari ini.</p>
<p>Generasi muda kita memiliki banyak kelebihan, diantaranya adanya  kesempatan yang luas terbentang bagi mereka untuk menentukan respon yang  tepat terhadap bagaimana mereka menjalani hidupnya ke depan, juga  bagaimana mereka menentukan arah kehidupan mereka, memutuskan di tangan  siapa mereka akan berada, menjadi anak-anak panah di tangan pahlawan,  atau menjadi senjata di tangan perusak. Seringkali, apa yang diwariskan  pada mereka mengajarkan begitu banyak hal yang akan menentukan pilihan  mereka.</p>
<p>Dunia hari-hari ini memberikan warisan yang sangat berdampak bagi kaum  muda. Mengapa dampaknya besar? Karena dunia sedang &#8220;membangun hubungan&#8221;  dengan kaum muda kita. Seberapa besar sebuah hubungan dibangun, sebesar  itulah juga hal-hal yang terdapat dalam diri seseorang bisa diwariskan  ke dalam diri orang lainnya. Dunia membangun hubungan lebih cepat dan  lebih giat dengan anak muda kita, sebab itu, pengaruh dunia begitu cepat  mempengaruhi anak-anak muda.</p>
<p>Kita melihat bagaimana perusahaan-perusahaan, televisi, dan media begitu  gencar menjangkau keberadaan anak-anak muda di generasi ini. Mereka  melakukan riset, turun tangan langsung, mengembangkan cara-cara yang  super-attractive dan sangat menarik untuk menjamah bagian terdalam dari  generasi ini. Ratusan juta rupiah dikeluarkan untuk  perusahaan-perusahaan itu dapat menjejalkan produknya ke dalam kehidupan  konsumsi kaum muda, dan mereka tidak segan-segan mengubah cara-cara  lama, serta membangun hubungan yang tidak kaku dengan generasi kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Generasi ini membutuhkan seorang bapa&#8230; generasi ini membutuhkan  gembala&#8230; generasi ini membutuhkan sahabat&#8230; generasi ini membutuhkan  orang-orang yang membangun hubungan dengan mereka, dan mewariskan  hal-hal yang baik serta mendampingi mereka sebagai modal menjalani hidup  bertahun-tahun ke depan.</p>
<p>Banyak di antara kita menghakimi gaya hidup generasi ini, tanpa menabur  apa yang perlu untuk membantu mereka dan menjelaskan kepada mereka  bagaimana untuk menjalani hidup dengan baik, padahal:<br />
&#8220;Anak-anak muda kita akan selalu kekurangan modal untuk menjalani hidup  jika tidak ada yang mewariskannya bagi mereka melalui hubungan-hubungan  yang mereka alami dalam masa muda mereka&#8221;</p>
<p>Kebanyakan di antara kita tidak menyadari, bahwa kita memiliki banyak  hal yang dibutuhkan oleh generasi ini. Kita memiliki skill untuk  diajarkan pada mereka. Kita memiliki kelebihan dana yang seringkali  dipakai untuk pergi dengan rekan bisnis ke tempat hiburan. Kita memiliki  sarana-sarana komunikasi, kita memiliki media, yang bahkan tidak pernah  kita gunakan untuk membantu generasi ini. Kalau kita memiliki begitu  banyak kelebihan dalam hal ini, mengapa kita tidak bergabung dan  terlibat untuk menjangkau generasi muda kita? Setidaknya, berikanlah  hati untuk menerima mereka, mendengarkan mereka, sedikit waktu untuk  sekadar ada bersama mereka.</p>
<p>Friendship Evangelism Camp 2010 &#8220;With Arms Wide Open&#8221;, inilah yang  menjadi perwujudan kerinduan kami untuk generasi ini. Inilah segenap  talenta, dana, dan kesempatan yang kami miliki untuk menjangkau generasi  kami, dan kami mengajak segenap rekan-rekan untuk bergabung, membangun  hubungan dengan generasi ini, mewariskan seseuatu bagi mereka. Melalui  Friendship Evangelism, kita akan menyaksikan dan mengalami bagaimana  generasi kita dimenangkan melalui hubungan, dan digembalakan melalui  hubungan.</p>
<p>Kami mengucap syukur untuk anak-anak muda yang berani, yang tidak kenal  lelah, dan berjuang tanpa pamrih untuk membuat camp ini bisa  berlangsung. Para panitia FEC 2010, kehadiran kalian dan kerja keras  kalian sungguh tidak pernah sia-sia. Kami bersyukur untuk kehadiran para  advisor kami Kak Oky dan Kak Aning Arfianto, Kak Ferry Felani, Bang  Sigit P. Wibisono, dan Pak Jonathan Hutagalung untuk warisannya yang  sangat berharga bagi generasi ini, yaitu kebenaran dan teladan yang  telah kalian buktikan bagi kami di hadapan Tuhan. Kami beryukur untuk  setiap dana yang ditaburkan oleh para donatur kami yang tidak dapat kami  sebutkan satu persatu, kami pastikan dengan janji di hadapan Gembala  Agung yang kami layani bahwa apa yang telah ditabur akan mencapai maksud  yang maksimal, bertumbuh, dan bermultiplikasi menjadi buah-buah  pelayanan yang sangat manis di generasi ini bagi Tuhan.</p>
<p>Terakhir dan terpenting, kami bersyukur untuk setiap hati yang Tuhan  gerakkan ikut serta dalam camp ini. Kami tidak sekadar mencari peserta  camp, kami mencari anak-anak muda yang akan terlibat dalam gerakan-gerakan yang Tuhan rancangkan  bagi generasi ini. Kami berharap melalui Friendship Evangelism Camp  kedua ini, akan muncul lebih banyak lagi anak-anak muda yang dimenangkan  dan memenangkan. Segala puji bagi Yesus Kristus, Tuhan dan pemilik.</p>
<p style="text-align: right;"><em><strong>YKT_FOS Community</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/segenap-kerinduan-untuk-generasi-ini-friendship-evangelism-camp-2010/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saat persahabatan dimulai dalam sebuah Unforgettable Moment</title>
		<link>http://fos-community.com/saat-persahabatan-dimulai-dalam-sebuah-unforgettable-moment</link>
		<comments>http://fos-community.com/saat-persahabatan-dimulai-dalam-sebuah-unforgettable-moment#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 02:46:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[FEC]]></category>
		<category><![CDATA[Friendship Evangelim]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=623</guid>
		<description><![CDATA[Momen apakah yang paling berharga di dunia ini? Saat melihat foto-foto Friendship Evangelism Camp 27-29 November 2009 kemarin (yang juga udah di-upload di facebook), aku menyadari kalo ternyata tuh yang diabadikan selalu momen-momen berharga yang nggak terlupakan yah… Kenapa kita mengabadikan suatu momen? Karena di kemudian hari pasti kita ingin punya kenangan yang nggak terlupakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: 'Times New Roman'; line-height: normal; font-size: medium;"> </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Momen apakah yang paling berharga di dunia ini? Saat melihat foto-foto Friendship Evangelism Camp 27-29 November 2009 kemarin (yang juga udah di-upload di facebook), aku menyadari kalo ternyata tuh yang diabadikan selalu momen-momen berharga yang nggak terlupakan yah…</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Kenapa kita mengabadikan suatu momen? Karena di kemudian hari pasti kita ingin punya kenangan yang nggak terlupakan dengan momen itu. Kita selalu punya foto-foto kelahiran, foto wisuda, foto retreat, foto baptisan, foto bareng keluarga, foto bareng sahabat, dan foto yang mengabadikan momen-momen bahagia lainnya. Kita nggak pernah tuh nyimpen foto waktu kita lagi ngambek, atau foto kita lagi berantem sama sahabat, atau foto-foto yang berisi momen-momen menyedihkan lainnya.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Yah guys, kita selalu ingin mengingat saat-saat berharga. Waktu kita bertobat dan lain sebagainya. Kita nggak pernah ingin mengingat masa-masa terburuk dalam kehidupan kita. Saat aku melihat betapa banyaknya foto Friendship Evangelism Camp kemarin, aku percaya itu bukan karena ada panitia yang kurang kerjaan sehingga foto-foto terus, atau bukan karena terlalu banyak orang narsis yang ikut camp ini (hehe, bercanda…), tapi karena begitu banyak momen berharga yang ingin kita ingat dari camp ini.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Saat hari pertama kita telah merasakan bagaimana atmosfer persahabatan dibangun, lalu pemulihan hati Bapa, saat-saat fellowship dengan sahabat-sahabat baru. Kita tertawa dan menangis bersama di FEC, kita lewati suka dan duka bersama, kita tenggelam dalam hadirat Tuhan, kita ambil komitmen sama-sama, dan kita juga diutus untuk menjadi Friendship Evangelist, sahabat-sahabat yang terbaik di dalam Tuhan. Sahabat, semua itu telah kita lalui bersama, dan pastinya kita ingin FEC nggak hanya untuk sekedar berlalu. Apa yang telah kita alami di sana, sangat berdampak di dalam hati setiap kita yang hadir, dan nggak terlupakan sampai hari ini.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Banyak peserta yang nggak tahu kalo panitia sangat berjuang keras agar camp ini bisa jadi dilaksanakan. Tiga minggu sebelum acara, peserta baru 10 orang, itupun panitia semua. Terjawab saat seminggu sebelum acara, peserta telah jadi 80 orang lebih. Karena banyak yang cancel, akhirnya jadilah 70 orang peserta yang ikut. Hari ketika berangkat, panitia masih kekurangan dana 13 juta. Kami nggak tahu dari mana akan dapat segitu banyak. Bahkan sampai hari kedua dan ketiga, dana yang diharapkan nggak kunjung tiba. Dalam kondisi seperti itupun, kami merasakan tuntunan tangan Tuhan yang dahsyat. Kami harus tetap bisa tersenyum dengan tulus, tetap memberikan yang terbaik bagi semua peserta, menjaga atmosfer rohani supaya nggak nge-down, dan semua bagian acara dapat berlangsung dengan sangat indah. Singkat cerita, hari ketiga setelah selesai outbound, tepat sebelum pulang, ada donatur yang Tuhan pakai untuk transfer dana sesuai kebutuhan kami. Wow! Tuhan itu emang baik banget. FEC yang tadinya udah hampir mustahil jadi dilaksanakan, ternyata benar-benar menjadi unforgettable moment di hati setiap orang yang ikut.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Pastinya kita ingat kalo masih banyak sahabat kita yang kurang diperhatikan di luar sana, temen-temen kita yang merasa di-reject atau di-ignore oleh lingkungannya, mereka yang butuh uluran tangan yang menolong saat mereka lemah, guys, di situlah kita harus masuk ke dalam hidup mereka, dan menjadi jawaban. Biarlah kita sebagai anak-anak Tuhan menjadi sahabat-sahabat terbaik bagi orang-orang di sekitar kita. Biarlah Injil diberitakan bagi generasi kita, pertama-tama bagi orang-orang yang terdekat dengan kita, yaitu keluarga dan sahabat-sahabat kita. Ingat selalu akan momen-momen yang berharga ini. Sahabat, dunia tidak akan pernah sama lagi dengan kehadiran kita yang membawa kabar baik. Setelah camp ini, yuk kita ingat dan lakukan setiap komitmen yang udah kita buat. Ingatlah bahwa dunia ini butuh lebih dari sekedar diinjili dengan khotbah, tapi dunia ini membutuhkan sahabat-sahabat yang rela memberikan hidupnya agar kita menyatakan Tuhan Yesus, Sahabat yang sejati.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Persahabatan yang udah kita mulai di FEC dengan sahabat-sahabat baru kita, pertahankan itu dengan sungguh, karena suatu saat nanti ada saatnya dimana kita tidak akan bisa berdiri sendiri lagi, dan saat itu terjadi, yang akan berdiri bagi kita adalah sahabat-sahabat terdekat dan orang-orang yang kita kasihi di sekitar kita. Biarlah bukan hanya sekedar foto yang mengabadikan persahabatan kita, namun persahabatan kita menjadi hal yang abadi dalam hati setiap orang yang disentuh kasih Allah melalui kehadiran kita bagi sahabat kita setiap waktu dan dalam setiap kesukaran, itulah yang membuktikan pada dunia bahwa persahabatan kita abadi di dalam Tuhan.</span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-624" title="fec2009" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/12/fec2009-300x224.jpg" alt="fec2009" width="300" height="224" /><br />
</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">“Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku…” (Yoh 15:13-14a)</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">See u guys at the next Unforgettable Moment… Saat itu tiba, biarlah lebih banyak lagi sahabat kita dimenangkan dalam kasih Tuhan, kasih Sang Sahabat Sejati, Kasih yang terbesar. Amin.</span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;"><strong><em>_Y.K.T_</em></strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/saat-persahabatan-dimulai-dalam-sebuah-unforgettable-moment/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

